indoberita.com

Lakukan 5 Ibadah Ini Saat Momen Gerhana Tiba

Posted on

Sebentar lagi akan ada gerhana lho! Persiapan apa saja yang sudah kamu lakukan untuk menyambut datangnya momen berharga yang sangat langka tersebut?

Kamu tak perlu lagi bingung, sebab sebagai seorang muslim, Rasulullah sudah mencontohkan ibadah apa yang harus dilakukan ketika datang gerhana bulan ataupun matahari.

Perbanyak Dzikir, Istighfar, Takbir, Sedekah

news.okezone.com
news.okezone.com

Dari ‘Aisyah ra, Nabi Saw bersabda, ”Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Gerhana ini tidak terjadi karena kematian seseorang atau lahirnya seseorang.

Jika melihat hal tersebut maka berdo’alah kepada Allah, bertakbirlah, kerjakanlah shalat dan bersedekahlah.” (HR. Bukhari)

Shalat Gerhana Berjama’ah di Masjid

konfrontasi.com
konfrontasi.com

Ibnu Hajar mengatakan, ”Yang sesuai dengan ajaran Nabi Saw adalah mengerjakan shalat gerhana di masjid. Seandainya tidak demikian, tentu shalat tersebut lebih tepat dilaksanakan di tanah lapang agar nanti lebih mudah melihat berakhirnya gerhana.” (Fathul Baari)

Lalu apakah mengerjakan dengan jama’ah merupakan syarat shalat gerhana?

Shalat gerhana secara jama’ah bukanlah syarat. Jika seseorang berada di rumah, dia juga boleh melaksanakan shalat gerhana di rumah. ”Jika kalian melihat gerhana tersebut, maka shalatlah.” (HR. Bukhari)

Hal ini menunjukkan bahwa shalat gerhana diperintahkan untuk dikerjakan walaupun seseorang melakukan shalat tersebut sendirian.

Namun, tidak diragukan lagi bahwa menunaikan shalat tersebut secara berjama’ah tentu saja lebih utama (afdhol).

Bahkan lebih utama jika shalat tersebut dilaksanakan di masjid karena Nabi Saw mengerjakan shalat tersebut di masjid dan mengajak para sahabat untuk melaksanakannya di masjid.

Wanita Boleh Shalat Bersama Kaum Pria

nurulhoeda.blogdetik.com
nurulhoeda.blogdetik.com

Dari Asma binti Abi Bakr, beliau berkata, “Saya mendatangi Aisyah ra -isteri Nabi Saw- ketika terjadi gerhana matahari.

Saat itu manusia tengah menegakkan shalat. Ketika Aisyah turut berdiri untuk melakukan sholat, saya bertanya:

‘Kenapa orang-orang ini?’ Aisyah mengisyaratkan tangannya ke langit seraya berkata, ‘Subhanallah (Maha Suci Allah).’ Saya bertanya: ‘Tanda (gerhana)?’ Aisyah lalu memberikan isyarat untuk mengatakan iya.” (HR. Bukhari)

Ibnu Hajar mengatakan, ”Judul bab ini adalah sebagai sanggahan untuk orang-orang yang melarang wanita tidak boleh shalat gerhana bersama kaum pria, mereka hanya diperbolehkan shalat sendiri.” (Fathul Baari)

Kesimpulannya, wanita boleh ikut serta melakukan shalat gerhana bersama kaum pria di masjid. Namun, jika ditakutkan keluarnya wanita tersebut akan membawa fitnah (menggoda kaum pria), maka sebaiknya mereka shalat sendiri di rumah.

Tidak Ada Adzan dan Iqomah

indoberita.com
indoberita.com

Dari ’Aisyah ra, beliau mengatakan, “Aisyah ra menuturkan bahwa pada zaman Nabi Saw pernah terjadi gerhana matahari.

Beliau lalu mengutus seseorang untuk memanggil jama’ah dengan: ‘ASH SHALATU JAMI’AH’ (mari kita lakukan shalat berjama’ah).

Orang-orang lantas berkumpul. Nabi lalu maju dan bertakbir. Beliau melakukan empat kali ruku’ dan empat kali sujud dalam dua raka’at.” (HR. Muslim).

Dalam hadits ini tidak diperintahkan untuk mengumandangkan adzan dan iqomah. Jadi, adzan dan iqomah tidak ada dalam shalat gerhana.

Berkhutbah setelah Shalat Gerhana

linimedia.com
linimedia.com

Disunnahkah setelah shalat gerhana untuk berkhutbah, sebagaimana yang dipilih oleh Imam Asy Syafi’i, Ishaq, dan banyak sahabat.

Dari Aisyah, beliau menuturkan bahwa gerhana matahari pernah terjadi pada masa RasulullahSaw. Lantas beliau Saw bangkit dan mengimami manusia dan beliau memanjangkan berdiri.

Setelah itu beliau berkhotbah di hadapan orang banyak, beliau memuji dan menyanjung Allah, kemudian bersabda,

”Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Gerhana ini tidak terjadi karena kematian seseorang atau lahirnya seseorang.

Jika melihat hal tersebut maka berdo’alah kepada Allah, bertakbirlah, kerjakanlah shalat dan bersedekahlah.”

Nabi selanjutnya bersabda, ”Wahai umat Muhammad, demi Allah, tidak ada seorang pun yang lebih cemburu daripada Allah karena ada seorang hamba baik laki-laki maupun perempuan yang berzina.

Wahai Umat Muhammad, demi Allah, jika kalian mengetahui yang aku ketahui, niscaya kalian akan sedikit tertawa dan banyak menangis.” (HR. Bukhari)

[td_smart_list_end]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *