ummaymochil.wordpress.com

Ibu Menyusui Ingin Tetap Sehat dan Bugar Menajalani Puasa Ramadhan? Silahkan Coba Tips Jitunya Berikut

Posted on

Bulan Ramadhan, dimana umat Muslim mendapatkan kewajiban dari Allah SWT untuk menjalankan puasa selama sebulan penuh dari hari pertama bulan Ramadhan tiba smapai bulan tersebut berganti menjadi bulan Syawal.

Puasa Ramadhan wajib dijalankan semua umat Muslim yang telah baligh, berakal, dan sehat. Beberapa memang mendapatkan keringanan untuk tidak wajib puasa, namun ada yang harus menggantinya di hari lain.

Bagi wanita haid dan nifas, atau seseorang yang sedang sakit dan musafir, wajib mengganti puasa Ramadhan di hari lain, selain hari terlarang untuk puasa.

Sedangkan bagi wanita hamil, lansia yang telah tak mampu berpuasa, serta orangs akit menahun yang sangat lemah, bisa menggantinya dengan membayar fidyah, yaitu memberi makan orang miskin.

Lalu bagaimana dengan ibu menyusui? Apakah perlu tidak berpuasa agar gizi bayi tetap terpenuhi? Eits, jangan dulu beranggapan demikian! Karena walaupun berpuasa, ibu menyusui tetap bisa memberikan gizi terbaik untuk bayinya kok.

Memenuhi Tubuh dengan Makanan Bergizi Saat Berbuka dan Sahur

www.ibuprofesional.com

Sesungguhnya berpuasa itu masih tetap diperintahkan Allah untuk makan, dua kali sehari atau bahkan jika mau bisa tiga kali sehari jika malam menjelang tidur masih ingin makan. Hehehe.

Hanya saja, yang biasanya sarapan di atas jam tujuh, waktunya di geser menjadi sebelum subuh. Dan yang biasa makan siang di atas waktu dhuhur, waktunya digeser ke setelah maghrib.

Sehingga ibu menyusui tetap bisa memenuhi kebutuhan gizi dirinya agar ASI yang diberikan kepada buah hati tetap maksimal. Tentunya pada saat berbuka dan sahur dengan makan makanan yang bergizi penuh.

Segera Menyusui Saat Berbuka dan Banyak Menyusi Saat Sahur

norzibeautilicioushouse.blogspot.com

Jika siang hari ibu menyusui tidak makan dan minum, maka otomatis produksi ASInya juga menjadi sangat sedikit, maka kesempatan bayi untuk menyusu juga menjadi berkurang.

Untuk itu ibu perlu menyiasatinya dengan banyak memberikan ASI saat waktu sahur, dimana setelah makan produksi ASI akan bertambah banyak. Susui bayi sampai kenyang agar gizinya tetap terpenuhi sampai seharian penuh.

Dan pada saat berbuka puasa, terutama setelah ibu kemasukan makanan dan minuman, segera raih si buah hati untuk kembali diberi asupan ASI.

Banyak Makan Makanan Berserat

ladyamericanaindonesia.blogspot.com

Makanan berserat sangat baik untuk memacu produksi ASI juga untuk menjaga keseimbangan tubuh. Sehingga ibu tidak lemas, dan produksi ASI juga tetap stabil walau seharian penuh ibu tak kemasukan makanan maupun minuman.

Banyak Berolahraga

bajumuslimpengantin.com

Berolahraga ringan seperti jalan-jalan pagi selepas subuh, senam ringan untuk ibu menyusui guna merangsang produksi ASI, atau sekedar meregangkan otot bisa membuat ibu rileks dan tidak stress.

Karena memang tak bisa dipungkiri bahwa kondisi stress bisa menghambat produksi ASI ibu, dan tentunya akan membuat si buah hati juga kekurangan asupan gizinya.

Nah, bagaimana para ibu menyusui, sudah siap untuk menyambut Ramadhan ini dengan tubuh yang lebih sehat dan bugar?

[td_smart_list_end]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *