Indonesia adalah negara besar, kuat dan sangat berbakat dalam membangun peradaban. Terbukti bagaimana berbagai prestasi internasional dalam berbagai bida telah dirintis oleh manusia-manusia Indonesia masa lalu.

Ditambah lagi, perkembangan Islam yang menghujam dalam dan kuat pada sejarah Indonesia kini melahirkan berbagai pahlawan yang bukan hanya tajam pada bidang agama, namun lengkap dan paripurna pada bidang perkembangan teknologi.

Nah, berikut beberapa ilmuwan dan penemu muslim asal Indonesia yang mendunia, bahkan sebenarnya sudah cukup pantas untuk menjadi nominasi atau pemenang Nobel Prize yang sangat masyhur dalam perkembangan keilmuan dunia.

1Eniya Listiani Dewi

kabardahlaniskan.com

Muslimah kelahiran Magelang ini merampungkan jenjang S1-S3 di Waseda University, Jepang. Selain mendapatkan Habibie Awards, Eniya juga pernah dianugerahi Mizuno Awards dan Koukenkai Awards.

Ialah ilmuwan muslim perempuan penemu zinc-air fiel cell (ZAFC) dan ThamriON. ZAFC adalah sumber energi yang dapat menghasilkan listrik, panas, dan air murni. Tanpa suara, tanpa emisi, bahan bakarnya adalah hidrokarbon, hidrogen, dan metanol atau etanol.

2Ricky Elson

waveofweekend.com

Bismillah tawakkaltu alallah la haula wala quwwata illa billah adalah doa yang dipanjatkan oleh ibu Ricky, dan ia pegang betul hingga kini. Melewati belasan tahun di Jepang dengan belasan karya teknologi yang dipatenkan atas nama dirinya oleh NIDEC Corporation.

Melawati ratusan kincir angin yang didalamnya bekerja generator utama buatannya sendiri. Menari indah pada langit-langit berbagai bukit tanpa listrik, di desa-desa tanpa lampu dan cahaya.

youtube.com
youtube.com

Bahkan setelah Lentera Angin Nusantara, kini Ricky mencetus Lentera Bumi Nusantara. Ia percaya bahwa Allah menganugerahkan alam untuk berdamai dengan teknologi.

Alam yang akan menyelesaikan masalah utama negeri ini, pangan, air bersih, dan energi. Dengan izin Allah, teknologi akan berkelindan dengan alam, tunduk, dan menyerahkan diri sepenuhnya untuk kemaslahatan umat Muhammad.

3Warsito Purwo Taruno

lyrapuspa.com

Muslim kelahiran Karanganyar ini, kini ciptaannya dipakai oleh NASA. Electrical Capacitance Volume Tomography (ECVT) adalah teknologi deteksi 4D yang sangat mutakhir.

Tidak berhenti di situ, Warsito juga menemukan alat pemusnah kanker. Sejauh ini memang baru terbukti dapat membunuh sel-sel kanker otak dan payudara. Namun, ia terus mengembangkan teknologi ini meskipun mendapat kecaman keras dari dunia medis.

Alat brain cancer electro therapy dan breast cancer electro therapy berbasis ECVT buatannya dianggap terlalu berbahaya untuk diterapkan dalam dunia kesehatan. Bahkan ia pernah dicekal dan dilarang mengadakan seminar ilmiah di Jakarta.

Sudah menjadi hal biasa, para ilmuwan muslim yang karyanya berpotensi menjadi fenomena dunia akan ditenggelamkan oleh oknum-oknum pembuat makar. Maka Allah lah sebaik-baik pembuat makar.

4Yogi Ahmad Erlangga

isigood.com

Anak bangsa berjenggot lebat ini kelahiran Tasikmalaya. Muslim lulusan ITB inilah yang memecahkan persamaan Helmholtz pada saat ia menempuh program PhD di Delft University, Belanda.

Berkat terpecahkannya rumus Helmholtz ini, pencarian sumber minyak bumi akan lebih cepat 100 kali lipat. Kebutuhan hardware berupa komputer yang awalnya sebanyak 1000 komputer dapat dikurangi.

Kebutuhan 1000 komputer diperlukan untuk pencitraan 3D, kini dapat berkurang jauh menjadi 300 komputer berkat pemecahan rumus Helmholtz. Itu artinya biaya dapat dihemat mencapai lebih dari 60%.

5Khoirul Anwar

radarkediri.co.id

Muslim asal Kediri ini juga berjenggot, meskipun tidak selebat Yogi, manfaat temuannya dalam waktu singkat telah dapat dirasakan oleh seluruh dunia. Terutama dunia teknologi komunikasi.

Anwar adalah penemu teknologi 4G LTE, teknologi sinyal yang jauh mengungguli teknologi 3G dalam semua hal. Kamu tentu dapat membedakannya sendiri jika kamu berada di Jabodetabek yang telah dijangkau oleh teknologi 4G ini secara penuh.

Kamu ingin tahu potensi kecepatan koneksi internet yang dihasilkan teknologi 4G? Teknologi ini pernah diuji oleh salah satu perusahaan ponsel dunia dan dapat mencapai kecepatan 173 Mbps dengan konfigurasi 2×2 MIMO (2 antena pada 2 pemancar dan receiver).

Nah, jika pengaturannya di-upgrade menjadi 4×4, potensi kecepatan yang dihasilkan teknologi 4G temuan Anwar dapat mencapai 326 Mbps. Mengerikan bukan? Komputer dan smartphone seperti apa yang mampu menerima kecepatan internet setinggi itu?