Tahun 2016 adalah tahun di mana kebijakan MEA mulai diterapkan oleh pemerintah negara-negara ASEAN, termasuk Indonesia.

Artinya, tenaga kerja asing akan bebas keluar-masuk Negara Indonesia, sebagaimana masyarakat Indonesia pun bebas bekerja di Negara-negara kawasan ASEAN.

Sayangnya, istilah MEA di Indonesia masih terdengar asing untuk sebagian besar masyarakat, baik pada kalangan menengah atas atau menengah ke bawah.

Tidak terlalu banyak masyarakat yang tahu dengan pasti, apakah yang dimaksud dengan MEA? Padahal, MEA akan sangat mempengaruhi laju ekonomi dan perkembangan SDM Indonesia.

Yuk, kenal lebih dekat apa itu MEA.

Back

1. Pasar ASEAN

MEA adalah singkatan dari Masyarakat Ekonomi ASEAN. Dalam istilah asing, MEA disebut sebagai ASEAN Economics Community.

MEA merupakan sebuah pasar tunggal yang disetujui oleh negara-negara di ASEAN pada beberapa tahun lalu.

MEA akan segera dilaksanakan sebagai salah satu strategi agar daya saing ASEAN meningkat serta bisa menyaingi Tiongkok dan India untuk menarik investasi asing.

Penanaman modal asing di wilayah ASEAN, yang merupakan Negara berkembang, akan sangat dibutuhkan untuk meningkatkan lapangan pekerjaan sehingga pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan penduduk di negara-negara ASEAN.

Masyarakat Ekonomi ASEAN tidak hanya membuka arus perdagangan barang atau jasa, tetapi juga pasar tenaga kerja profesional, seperti dokter, pengacara, akuntan, dll.

Oleh karena itu, MEA secara langsung akan memengaruhi kualitas tenaga ahli di Indonesia. Tenaga kerja Indonesia akan bersaing penuh dengan tenaga kerja asing.

harnas.co
Back

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here