Manusia terlahir sebagai makhluk sosial. Dimana bagaimana pun juga dia akan tetap membutuhkan orang lain dalam kehidupannya, karena kodratnya yang tak mampu melakukan semuanya sendirian.

Nah, dalam hidup bersosial tersebut, manusia membutuhkan sebuah aktivitas yang disebut dialog. Karena lewat dialog ini manusia bisa saling berkomunikasi untuk menyampaikan maksud satu dengan lainnya.

Dari komunikasi tersebut akan timbul sebuah kesepakatan yang bisa membentuk sebuah tali penguat hubungan antara dua atau lebih manusia dalam menjalani kehidupan ini.

Berarti benar adanya bahwa dialog itu sangat penting dan harus dijalankan sebaik mungkin agar timbul komunikasi dan hasil yang diharapkan bukan?

Sehingga baik dengan pasangan hidup, dengan anak, dengan rekan kerja, dengan orangtua, maupun dengan atasan atau siapapun, hendaknya setiap orang menjaga benar dialog yang akan dilakukan agar mendapatkan hasil yang diharapkan.

Nah, jika kamu menginginkan dialog yang kamu lakukan berjalan dengan lancar bersama orang lain, ikuti rambu-rambunya berikut ini!

Satu, Cari Waktu dan Momen yang Tepat

teh kiki widyasari
usrah-turkey.blogspot.com

Momen atau waktu adalah satu hal penting yang wajib diketahui setiap orang yang hendak mengawali sebuah dialog dengan siapapun. Baik dialog tersebut dialog ringan atau lebih berat dengan tingkat kepentingan tinggi.

Jika momen atau waktunya tidak tepat, misal sedang sama-sama lelah, maka justru tidak ada tanggapan yang baik dan bahkan bisa memancing emosi.

Atau mungkin salah satu sedang tidak enak badan atau kurang berkenan diajak bicara maka jangan lakukan dialog dengan bobot berat karena akan mendapatkan hasil yang justru buruk.

Carilah momen atau waktu dimana dua belah pihak sedang siap fisik maupun hati, dalam keadaan santai, sehat, serta bisa diajak diskusi dengan baik.

Dua, Jangan Memaksakan Kehendak

Screen Shot 2014-07-31 at 3.37.07 AM
dramanoda.blogspot.com

Sering kita melupakan satu hal dalam berdialog dengan orang. Kita terlalu mengedepankan ego yang seharusnya bisa kita turunkan saat kita sedang menjalin dialog dengan orang lain.

Apa sih tujuan dialog? Bukankah untuk berdiskusi memecahkan atau merumuskan sesuatu?

Nah, dengan mengingat kembali tujuan tersbeut maka tekan ego kita agar kita tidak terlalu memaksakan kehendak dan pendapat pribadi kita pada lawan bicara, sehingga tetap terjalin komunikasi yang membangun dan hangat.

Tiga, Jangan Memotong Pembicaraan

wpid-img_20150301_0827261
kikiyoairen.wordpress.com

Siapapun pasti tidak suka jika sednag berbicara maka terpotong atau dipotong oleh suatu hal, terlebih oleh lawan bicara yang mengajaknya berdialog.

Begitupun saat kamu melakukan dialog dengan siapapun, baik dengan yang lebih tua maupun yang lebih muda. Jaga etika dengan tetap menghargainya, jangan memotong pembicaraanya sebelum dia menyelesaikan maksudnya.

Empat, Tunjukkan Ekspresi dan Nada Bicara yang Baik

tumblr_nwtxozz3Xo1qiqm8qo2_1280
www.tumbnation.com

Salah satu cara menghormati siapapun lawan bicara kita adalah dengan menjaga tutur kata dan perilaku kita tetap baik dan hangat, serta tidak menyinggung perasaannya.

Jangan sampai kita mengeluarkan cacian atau makian, nada membentak atau memaksa, atau ekspresi tidak mengenaknya yang membuat lawan bicara tersinggung.

Alhasil, tujuan dari dialog tak akan sampai dan justru malah mungkin akan bisa memecah belah hubungan baik di antara kalian berdua.

Nah, itulah tadi empat rambu penting yang perlu diperhatikan oleh siapapun dalam melakukan dialog dengan lawan bicaranya. Tidak menutup dengan siapa, baik orang terdekat atau yang baru dikenal, dengan orang muda atau yang lebih tua.

Menjaga hubungan tetap harmonis dengan orang lain berarti menjaga diri kita sendiri untuk tetap hidup aman dan tenteram di dunia ini. Iya kan?