Ingin Membuat Istri Selalu Cinta? Ikuti Sunnah-sunnah yang Dilakukan Rasulullah SAW Ini

Posted on

Hidup berumah tangga, sejak pertama diikrarkan Akad Nikah, yang konon dapat mengguncang Arsy Allah SWT ketika seorang laki-laki mengucapkannya, maka hal tersbeut harus dijaga sampai maut menjemput kelak.

Walaupun Allah menghalalkan yang namanya perceraian, namun hal tersebut adalah hal yang sangat dibenci oleh Allah. Perceraian hanya diperkenankan bagi mereka yang benar-benar membutuhkannya saja.

Misal ketika pasangannya murtad, ketika suami menyuruh istrinya pada kemungkaran, terjadi kekerasan dalam rumah tangga yang membahayakan nyawa istri dan anak-anak, dan alasan-alasan yang dapat diterima secara syari’at.

Sehingga demi menjalankan amanah yang setara dengan perjanjian berat seperti jihad tersebut, pasangan suami istri harus mampu menjaga cinta dan kesetiaan mereka, agar badai yang menghadang tak mampu meruntuhkan ikatan tersebut.

Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan menjaga cinta di antara keduanya, seperti halnya yang dilakukan Rasulullah SAW dalam berusaha menumbuhkan terus rasa cinta antara beliau dan istri-istrinya.

Hmm, jika kamu para suami atau calon suami ingin menjaga cinta istrimu kelak, yuk dicoba sunnah-sunnah dari Rasulullah SAW berikut ini:

Mandi Bersama

pusat-infokesehatan blogspot com
pusat-infokesehatan.blogspot.com

Hal-hal seperti ini bahkan banyak yang ditinggalkan oleh para pasangan suami istri, karena alasan malu atau tak ada waktu.

Padahal dalam riwayat yang diceritakan oleh Ummul Mukminin, Aisyah ra, Rasulullah SAW dan dirinya pernah mandi bersama dan saling berebut periuk air sampai tangannya saling bersentuhan.

Dan dengan hal seperti itu, bukan pikiran negatif dahulu yang kita utamakan, namun betapa Rasulullah yang sibuk ternyata masih sangat menyempatkan waktunya untuk bermesraan dengan istrinya.

Dan bahkan dalam riwayat tersebut, kata berebut periuk menyiratkan arti bahwa mereka tengah mandi sambil saling bercanda. Romantis ya?

Bermain Bersama Istri

almiry net
almiry.net

Bukan berarti jika istri memiliki hobi yang terkesan kekanak-kanakan lalu suami marah dan menyuruhnya bersikap dewasa. Padahal wanita sangat ingin dimengerti, apalagi oleh suami yang dicintainya.

Dalam sebuah riwayat yang diceritakan oleh Aisyah ra, Rasulullah baru saja pulang dari berperang dengan keadaan lelah dan letih, namun di rumah beliau mendapati banyak boneka mainan milik Aisyah.

Rasul heran dan bertanya pada Aisyah, Rasul terus menanyai Aisyah sampai Aisyah merasa nyaman karena Rasul menerima hobinya bermain boneka tersebut. Bahkan Rasul kemudian bermain boneka bersama Aisyah dan tertawa bersama sampai gigi beliau terlihat.

Namanya wanita, pasti ada sisi ingin dimanja, termasuk jika mereka memiliki hobi yang baik dan tak merugikan, tak ada salahnya suami mencoba memahami dan bahkan ikut mendukung hal tersebut.

Memanggil dengan Panggilan Sayang

tausiyahcinta tumblr com
tausiyahcinta.tumblr.com

Rasulullah SAW memanggil Aisyah dengan sebutan Khumaira’, yang artinya “kemerah-merahan”. Hal tersebut beliau lakukan karena pipi Aisyah yang akan berwarna merah saat tersipu malu, dan Rasul sangat suka membuat Aisyah tersipu malu.

Semakin berkembangnya zaman, dengan alasan kesibukan, maka kondisi romantis dalam rumah tangga menjadi sangat berkurang, sehingga berkurang pula kehangatan cinta di dalamnya.

Padahal dengan panggilan sayang yang memanjakan, istri akan selalu meras abahwa suami akan terus mencintai dan setia berada di sampingnya. Dengan kondisi istri yang nyaman, cinta suami juga akan tetap dan semakin kuat bukan?

Bercanda dengan Istri

kupunyaaci com
kupunyaaci.com

Rasulullah tak hanya seorang pedagang, tapi juga pemimpin Negara, seorang Imam dari umat Muslim, Ayah, Kakek, sahabat, guru, dan dengan sebanyak itu aktivitas, amanah, dan tanggung jawab, beliau tak melupakan tugasnya sebagai suami.

Beliau tak lupa menyempatkan waktu menumbuhkan cinta dengan istri, bahkan lewat hal yang selama ini dianggap sepele oleh kebanyakan orang, waktu bercanda berdua bersama istri.

Rasul bersedia menggendong Aisyah demi agar si istri bisa melihat pertunjukan, Rasul ikut bercanda bersama Aisyah dan Saudah saat mereka berdua bermain lempar adonan kue, dan Rasul bahkan mengajak Aisyah berlomba lari.

Hal-hal yang dianggap konyol tersbeut justru bisa mendekatkan hubungan suami istri secara emosi dari hati ke hati, karena adanya tawa, maka akan hadir pula kenyamanan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *