Bulan Ramadhan adalah bulan yang sangat dinantikan oleh semua umat Muslim. Karena bulan yang penuh rahmat dan ampunan ini sangat spesial dibandingkan dengan bulan-bulan Islam lainnya.

Pada bulan ini setan-setan dibelenggu oleh Allah sehingga umat Muslim akan lebih tenang dalam memaksimalkan diri melakukan ibadah dan amal kebaikan demi keridhoan dari Allah.

Pada bulan Ramadhan ini, ampunan Allah begitu melimpah, dan barang siapa yang sering-sering meminta ampun dengan sungguh-sungguh, maka Allah akan mengampuninya.

Maka rasanya sungguh sia-sia ya, jika umat Muslim mengabaikan begitu saja kenikmatan yang luar biasa di bulan Ramadhan ini, karena dia akan banyak kehilangan keberkahan dan ampunan yang melimpah dari Allah.

Nah, ujian berat biasanya datang karena kondisi puasa kemudian beralasan lemas dan kurang tenaga. Padahal kondisi puasa, siapapun yang beramal kebaikan dan memohon sesuatu pada Allah pasti akan dikabulkan.

Untuk tetap mendapatkan segala kebaikan di bulan penuh berkah ini, teruslah semangat dalam melakukan amal kebaikan dan ibadah kepada Allah. Namun jika terasa berat bagaimana ya cara mengatasinya?

Yuk ikuti tipsnya berikut ini!

Membuat List Prestasi Sendiri

kiki widyasari todo_list
grantcardonetv.com

Masih ingat semasa duduk di bangku Sekolah Dasar dulu kalian mendapatkan buku prestasi di bulan Ramadhan? Buku prestasi itu dibagikan guru untuk mengontrol kegiatan kalian di bulan Ramadhan.

Lalu buku itu nantinya dikumpulkan setelah hari raya Idul Fitri dan menjadi tambahan nilai pelajaran Agama Islam. Tentunya kalian pada masa itu sangat semangat dalam mengisi buku tersebut ya?

Nah, cara tersebut bisa kamu coba di saat sekarang ini. Cobalah membuat list atau buku prestasimu sendiri. Isinya tentanga apakah kamu menjalankan puasa, melakukan sholat dhuha, sholat sunnah rowatib, sholat tarawih, sedekah, ikut kajian, dan sebagainya.

Termasuk juga berapa juz kamu tilawah Qur’an dan bisa ditambah beberapa amalan lain sesuai kebutuhanmu, seperti berapa ayat Qur’an yang kamu hafalkan dalam sehari.

Melihat list atau buku prestasi itu, yang walaupun tak dikumpulkan demi nilai dari guru atau siapapun, namun rasanya sayang kan jika tidak diisi? Nalurimu pasti tergerak untuk membuat list tersebut penuh isian. Hehehe.

Memiliki Target Sendiri

mencapai-target
kata-wahyu.blogspot.com

Berbeda dengan list prestasi, target ini bisa tertulis atau tidak, namun hanya kamu dan/atau  orang terdekatmu yang tau dan berkomitmen terhadapnya.

Misalnya, kamu meminta suami atau isterimu untuk membantumu mengontrol targetmu dalam menjalankan amalan dan ibadah di bulan Ramadhan ini. Jika sesuai target maka kamu berhak mendapat hadiah yang telah kamu sepakati dengannya.

Atau bukan tentang hadiah namun hanya tentang target tanpa imbalan yang hanya kamu saja yang tahu tentang itu. Buatlah target, kalau perlu tulis besar di kertas yang ditempel di tembok kamar.

Dengan target, kamu akan terpacu untuk menggapai keberhasilan dari hal yang kamu targetkan tersebut.

Berkumpul dengan Orang-orang Shalih

IMG_5952
sariphidayatadventure.blogspot.com

Jika dianalogikan, seperti seseorang yang mendekat pada pedagang minyak wangi, maka dia akan terkena wanginya juga. Begitupun bagi orang yang berada di antara orang-orang shalih yang giat menjalankan perintah Allah dan bersegera dalam kebaikan.

Dengan berada di tengah-tengah mereka, kamu akan merasa nyaman, ada budaya saling mengingatkan untuk kebaikan, dan otomatis kamu akan terpacu semangat dalam melakukan kebaikan juga.

Cobalah 3 tips di atas, dan rasakan peningkatan semangatmu dalam menjalankan amalan kebaikan dan ibadah di bulan Ramadhan, serta semoga semangat itu tak akan pernah luntur walaupun bulan Ramadhan telah berakhir nanti.