platdr.com

Ini yang Terjadi Kalau Temanmu Pinjam Uang dan Lama Belum Dikembalikan

Posted on

 

Tidak Merespon Pesanmu

jendelaberita.com
jendelaberita.com

Kamu mengirimkan pesan singkat pada temanmu, hanya untuk menanyakan kabar dan mengobrol ringan melepas rindu. Tapi sayangnya, temanmu tidak merespon sama sekali.

Padahal kamu tahu, dia pasti sudah membaca pesanmu. Lantas kamu berpikir, mungkin saja dia takut jika kamu hendak menagih utangnya. Duh, memang serba salah juga sih.

Merasa Risih Ditagih

isagrafika.com
isagrafika.com

Ketika pertama kali dia pinjam uangmu, kamu menjanjikan waktu selama 2 bulan untuk mengembalikan. Tentu pada saat sudah 2 bulan, kamu sangat berhak untuk menagih utangnya.

Biasanya, pada bagian ini, temanmu akan merasa agak risih karena sudah ditagih-tagih lebih dulu. Padahal kalau memang belum bisa bayar, seharusnya dia bilang padamu jauh sebelum 2 bulan (waktu kesepakatan bersama).

Ternyata, Dia Pergi Liburan dan Rajin Update Status!

yangmuda.com
yangmuda.com

Ketika pesanmu tidak dibalas, teleponmu tidak diangkat, komentar di media sosial tidak direspon juga, ternyata dia tetap aktif di jejaring sosial, rajin update status, dan pergi berlibur!

Tentu rasanya sebal sekali melihat dia yang seolah-olah tidak bertanggung jawab terhadap kewajibannya melunasi utang, tapi malah bisa jalan-jalan dan sama sekali tidak membalas pesanmu.

Pasti kamu akan berpikir kalau uang jalan-jalannya buat membayar utang saja. Hmmm…. boleh jadi dia bisa berlibur karena ongkos gratis (dibayari). Jadi, positif thinking saja ya.

Ketika Dia Butuh, Aku Jauh Lebih Butuh

palembang.tribunnews.com
palembang.tribunnews.com

Dulu, waktu pertama kali dia pinjam uang padamu, dia bilang kalau dia sedang sangat butuh uang tersebut untuk keperluan pribadi yang mungkin tidak bisa disebutkan padamu.

Tapi pada saat yang sama, sebetulnya kamu juga berkali-kali lebih butuh uang tersebut. Nah, pada titik ini seharusnya kamu bisa mengambil sikap bijak. Apakah kebutuhanmu itu mendesak atau tidak, apakah prioritas harus diselesaikan saat itu juga atau tidak.

Kamu juga harus menanyakan apa keperluan temanmu meminjam uang. Apakah mendesak dan prioritas dibandingkan kebutuhanmu atau tidak.

Kalau sekarang sudah terjadi begini, kamu tidak boleh menyesali. Itulah keputusanmu di awal. Berusahalah untuk ikhlas membantu temanmu, supaya pahalamu tidak hangus.

Dia Berubah Galak

artidarimimpi.com
artidarimimpi.com

Ketika kamu hendak meminta uangmu kembali, temanmu itu tiba-tiba berubah jadi lebih galak dan ketus. Tentu kamu bingung kan?

Harusnya yang marah dirimu, begitu pasti yang kamu pikirkan. Nah, saat kamu menghadapi hal ini, kamu hanya perlu mempertebal kesabaran. Jelaskan dengan sabar pada temanmu bahwa kamu sedang membutuhkan uang tersebut untuk keperluan apa.

Akhirnya, Kamu Ikhlaskan Utang Temanmu

masjidjami-alittihad-citraindah.com
masjidjami-alittihad-citraindah.com

Karena sudah bingung bagaimana cara menagihnya kembali, maka keputusan akhir adalah mengikhlaskan uangmu menjadi miliknya, tanpa perlu mengembalikan.

Perasaan ini memang sulit, tapi ya mau bagaimana lagi? Dia sudah sulit sekali untuk menunaikan janji atau kesepakatan yang dibuat bersama di awal.

Suatu Hari, Dia Datang Lagi untuk Berutang!

tribunnews.com
tribunnews.com

Apa yang akan kamu lakukan jika terjadi hal demikian? Dia belum membayar utangnya yang kemarin, eh, tanpa punya rasa malu, dia datang lagi padamu untuk pinjam uang kedua kalinya.

Lagi-lagi, kamu harus bersabar dan jelaskan padanya kalau kamu sangat menjunjung tinggi yang namanya kepercayaan dalam menunaikan janji, melunasi kesepakatan. Tolak saja jika memang kamu ragu-ragu.

Biasanya, seorang teman yang dapat dipercaya dan selalu memegang teguh janji, tidak akan membuat orang yang dipinjam uangnya merasa khawatir. Dia akan amanah mempergunakan uang pinjaman tersebut dan mengembalikannya tepat waktu.

Ada Hitam di atas Putih

edhon.wordpress.com
edhon.wordpress.com

Berdasarkan survey dari CNN Money, sebanyak 43% orang yang meminjamkan uangnya, tidak menerima uangnya kembali secara utuh, danĀ 23% tidak menerima uangnya sama sekali.

Ada baiknya jika sesekali kamu pakai surat bermaterai atau kesepakatan tertulis untuk peminjaman uang agar perjanjian menjadi jelas.

Jadi, untuk perkara yang berkaitan dengan uang, sikapi dengan hati-hati ya.

[td_smart_list_end]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *