Salah satu yang bisa mengakrabkan ukhuwah atau persaudaraan, menyambung yang telah lama jauh dan tetap merekatkan agar tak lepas adalah silaturahim.

Di bulan Ramadhan atau biasa dikenal sebagai bulan puasa, momen silaturahim biasa banyak peluang untuk dijalankan dalam suasana yang syahdu dan penuh keberkahan ini.

Salah satunya adalah dengan momen buka bersama, baik teman-teman kerja, teman-teman semasa sekolah, kelompok pengajian, tetangga kompleks, sahabat-sahabat dekat, dan sebagainya.

Momen seperti ini tentunya harus dimanfaatkan sebaik mungkin agar tak mubadzir waktu dan justru mengarahkan para pelakunya pada kemaksiatan, dosa, dan kesia-siaan bukan?

Sehingga momen ini jangan sampai salah diartikan menjadi sekedar ajang kumpul-kumpul saja, namun benar-benar sarat manfaat untuk mempererat silaturahim dalam keimanan.

Untuk itu kita perlu mewaspadai 4 kesalahan yang sering terjadi di momen buka bersama, dan sayangnya kesalahan ini justru dibiarkan berlarut-larut sehingga membuat para pelakunya menjadi terlena. Hmm..apa sajakah itu?

Ajang Membicarakan Aib Orang

Larangan-Ghibah
tigacahayautama.com

Membicarakan aib orang, bergosib, atau berghibah adalah sesuatu hal yang sangat dibenci Allah dan Rasulullah SAW. Bahkan diumpamakan bahwa seseorang yang membuka atau membicarakan aib orang lain seperti sedang memakan bangkainya.

Tentu jijik sekali ya membayangkan bagaimana jika kita memakan bangkai saudara kita sendiri, maka seperti itulah rasanya membuka atau membicarakan aib orang, sangat menjijikkan jika kita mengetahuinya dengan benar.

Namun sayangnya, ajang kumpul-kumpul sering memicu kita untuk bertukar cerita dengan teman atau sahabat, apalagi yang telah lama tak bertemu. Hingga pada akhirnya kebablasan sampai membuka dan membicarakan aib orang lain.

Melalaikan Ibadah

masjid_assalam
www.faisaltanjung.com

Terlalu asyik dengan bahan pembicaraan, nostalgia, atau hal-hal lain sehingga membuat orang-orang yang melakukan acara buka bersama sampai lupa bahwa waktu sholat maghrib itu sangat sedikit, bahkan tak sedikit yang meninggalkannya.

Tak cukup sampai disitu, bahkan sholat isya dan tarawih pun ditinggalkan. Kalau sudah begini, apakah kita bis amenjamin Allah ridho dengan aktivitas bahkan puasa yang telah kita jalankan seharian penuh tadi? Hmm…

Melupakan Waktu Mustajab untuk Berdo’a

Paket Buka Bersama Di Jogja
outbounddijogjamurah.blogspot.com

Salahs atu mustajab yang Allah berikan kepada hambaNya sebagai bentuk cinta yang tiada kira adalah saat waktu berbuka puasa. Banyaknya keberkahan dan ampunan yang siap Dia berikan pada waktu itu sungguh sia-sia jika tak diambil.

Maka bagi yang sedang berada dalam momen nostalgia atau kebersamaan di acara buka bersama, banyak yang melalaikan waktu mustajab tersebut untuk meminta sebanyak-banyaknya keberkahan dan ampunan dari Allah.

Malah justru fokus pada hidangan atau obrolan dan kegiatan lain yang banyak sia-sianya.

Pulang Terlalu Larut

pulang malam
www.jundaa.com

Setelah acara buka bersama, biasanya banyak yang tidak puas dengan pertemuan yang singkat itu saja. Kemudian ada beberapa yang usul untuk melanjutkan pertemuan sampai malam. Hal ini sungguh merugikan sekali.

Waktu malam yang seharusnya bisa digunakan untuk beribadah dan mendekat kepada Allah terutama di bulan penuh keberkahan ini justru diisi dengan kesia-siaan.

Apalagi jika pulang terlalu larut sudah lelah, bisa membuat seseorang bangun kesiangan waktu makan sahur, bahkan mungkin ketinggalan waktu sahur sehingga menjalani puasa esok harinya juga tidak maksimal.

Sesungguhnya melakukan kegiatan buka bersama itu baik, karena bisa mendekatkan kita pada teman dan sahabat, menyambung silaturahim, dan juga bisa saling mendo’akan di waktu tersebut.

Namun alangkah baiknya jika kita bisa lebih bijaksana dalam menjalankan momen-momen seperti itu, agar jangan sampai 4 kesalahan fatal tersebut terjadi dan membuat ibadah kita sia-sia saja.