boombastis.com

Inilah 5 Kenakalan Remaja SMA yang Sering Menggemparkan Indonesia

Posted on

Masa SMA merupakan masa-masa pencarian jati diri. Kala itu banyak hal menarik,unik dan aneh yang dilakukan remaja SMA. Ada saja sisi kenakalan mereka yang mencemaskan hati para orang tua. Meskipun tidak semua remaja SMA memperlihatkan kenakalannya.

Namun, dewasa ini makin banyak remaja SMA yang memunculkan aksi kenakalan cenderung negatif. Parahnya lagi, perbuatannya sudah menjerumus pada tindakan kriminal. Perbuatan mereka kerap mencoreng nama baik keluarga dan negara.

Misalnya saja, Sonya Deepari yang melalukan konvoi dan berkata kasar kepada polwan. Bahkan dengan angkuhnya dia mengaku anak seorang pejabat tinggi di kepolisian alias anak Jenderal.

Inilah 5 kenakalan remaja SMA yang menggemparkan Indonesia. Simak deh.

Tawuran Antar Pelajar

mbolosoogi.blogspot.com
mbolosoogi.blogspot.com

Tawuran seolah menjadi sebuah tradisi. Masalah gengsi dan konflik pribadi merupakan pemicu utamanya. Sebenarnya bukan masalah besar, tapi selalu berakhir pada perkelahian lantaran tidak terima kawannya direndahkan.

Akibatnya, banyak korban yang berjatuhan. Tidak sedikit korbannya justru salah sasaran. Ketika mereka sedang saling melempar batu atau senjata tajam, orang lain malah jadi korban. Tragis bukan.

Belum lagi kalau berurusan dengan polisi. Tidak hanya nama baik keluarga saja yang tercoreng, tetapi juga nama baik sekolahnya. Hukuman pun akhirnya dobel. Sudah kena teguran kepolisian, kena skors pula dari pihak sekolahan.

Suka Membolos Sekolah

boombastis.com
boombastis.com

Inilah kenakalan remaja yang lazim terjadi dari zaman dulu sampai sekarang. Bedanya, zaman dulu, sedikit sekali pelakunya. Sementara zaman sekarang, berbondong-bondong yang melakukannya.

Ironis memang, para remaja SMA yang seharusnya belajar di sekolah justru keluyuran di jalan-jalan dan di mal. Para satpol PP sudah sering menemukan puluhan anak SMA bolos sekolah setiap harinya.

Menggunakan Jasa Joki UN

boombastis.com
boombastis.com

Kejadian semacam ini selalu terjadi dari tahun ke tahun sejak UN diberlakukan. Faktornya, akibat kurangnya rasa percaya diri remaja SMA yang akan menempuh UN. Biasanya dilakukan remaja SMA yang kemampuan intelektualnya terbatas.

Mereka mengikuti sebuah kursus atau bimbel lalu membeli jawaban UN. Padahal, jawaban tersebut belum tentu benar. Hal tersebut sangat berbeda dengan yang terjadi di luar negeri. Di sana, anak-anak SMA justru berusaha keras untuk lulus secara jujur. Nah lho!

Mencoret-coret Seragam Seusai Lulusan

boombastis.com
boombastis.com

Kamu mungkin sering melihat gerombolan anak SMA yang konvoi dengan seragam penuh coretan setelah lulus SMA. Aksi tersebut masih ada hingga kini. Meskipun tidak semua anak SMA melakukannya.

Sonya Deepari adalah salah satu siswa SMA yang menjadi contoh buruk bagi seluruh siswa SMA di Indonesia dan di mana saja. Selain mencoret-coret seragam, ia juga melakukan aksi konvoi yang membuat geram masyarakat.

Pelajar SMA Melakukan Nazar Konyol

boombastis.com
boombastis.com

Ingat kasus seorang pelajar SMK di daerah Purworejo? Ia nekat melepaskan seragamnya dan berlari di tempat umum ketika lulus UN.

Bagi sebagian orang mungkin unik, tapi secara etika, ia telah melakukan hal konyol dan mendekati sebuah kebodohan. Tentu saja tidak etis jika dipandang dari norma sosial. Meskipun tidak total tanpa busana (masih memakai celana pendek), tetap saja tindakan yang tidak baik.

Dari sisi mana pun aksi tersebut tetap tidak sopan. Sebenarnya masih banyak hal yang bisa dilakukan remaja tersebut selain melepaskan seragamnya di muka umum.

Perilaku remaja SMA sekarang memang kian aneh dan meresahkan. Ini baru tahun 2016, entah bagaimana sepuluh tahun mendatang. Tahun di mana teknologi semakin canggih dan manusia semakin cerdas.

[td_smart_list_end]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *