Apapun tujuan hidup manusia di dunia ini, maka semua akan berujung pada kata bahagia. Sekalipun manusia itu berwujud perampok, koruptor ataupun pembunuh bayaran, karena mereka melakukan semua kejahatan demi apa yang dikatakan bahagia itu. Walaupun pada akhirnya mereka mendapatkan kebahagiaan semu dan berujung pada ketidakbahagiaan.

Jangankan mereka yang benar-benar penjahat, orang baik-baik pun yang tidak punya niat jahat, seringkali merasa tidak bahagia. Misalnya saja mengenai kisah seorang jomblo. Saat sedang menjomblo ia sering murung dan bersedih hati dengan kejombloannya. Ia selalu membayangkan bahwa ketika ia sudah menikah maka ia akan bahagia. Namun apa kenyataannya? Kenyataannya ia tetap tidak bahagia.

Begitupula dengan kasus orang-orang yang menganggap bahwa uang adalah sumber kebahagiaan. Saat tidak punya uang, mungkin kita berpikir bahwa ketika kita punya uang hidup kita akan bahagia. Namun kenyataannya, tidak selalu punya uang itu pada akhirnya berujung bahagia.

Lalu sebenarnya, apa sih kunci kebahagiaan itu? Untuk menjawab pertanyaan ini, ada baiknya kita belajar dari para pendahulu yang merupakan salah satu sahabat Nabi Muhammad saw dan sekaligus menantu beliau. Siapa lagi kalau bukan Ali bin Abi Thalib.

Back

1. Jangan Membenci Siapapun Sekalipun Ada yang Menyalahi Hakmu

Salah satu kunci kebahagiaan dalam hidup adalah dengan berlapang dada, jauhilah prasangka yang pada akhirnya akan mengantarkanmu pada kebencian. Jika kebencian bercokol di hatimu, maka rasa itu akan menutupi kebahagiaan yang sebenarnya bisa kamu rasakan dari nikmat lain yang kamu dapat. Oleh karena itu, jauhi kebencian, sekalipun kepada orang yang tidak memenuhi hakmu.

simomot.com
Back