Rumah tangga adalah sebuah amanah yang harus ditanggung berdua, oleh seorang suami dan istri, yang telah dengan ikhlas dan ridha mengikatkan janji suci dihadapan Tuhannya.

Kelak apa yang telah mereka janjikan tersbeut akan ditagih oleh Tuhan ketika di akhirat. Apakah suami telah menjalankan tugasnya dengan baik, pun dengan sang istri?

Maka ketika dalam rumah tangga itu ada sebuah perbedaan, yangs eharusnya dipahami sejak sebelum keduanya menikah adalah bahwa memang laki-laki dan perempuan diciptakan berbeda oleh Tuhan.

Tak hanya fisiknya, namun juga latar belakang keluarga, karakter, kesukaan, hobi, dan masih banyak lagi. Sehingga jika perbedaan tersebut malah dijadikan sebuah alasan berpisah, maka itu adalah alasan yang kurang bisa dibenarkan.

Mengapa demikian? Karena seharusnya jika seorang lelaki dan perempuan telah berkomitmen untuk hidup sedunia dan sesurga lewat sebuah pernikahan maka mereka harus mampu menyikapi perbedaan menjadi sebuah kekayaan cinta.

Bagaimana pun karakter dasar seorang perempuan jauh lebih sensitif dibanding dengan laki-laki, karena mereka menggunakan perasaan lebih besar daripada logikanya. Kebalikan dari karakter dasar laki-laki bukan?

Sehingga para suami wajib tahu jika dalam rumah tangga kalian ada “istri yang merasa tak lagi dicintai”, bukan karena kalian yang tak lagi mencintainya, namun bisa jadi karena berbagai alasan berikut ini:

Kurang Didengarkan

kiki widyasari berjilbab
sagitakirana.wordpress.com

Karakter dasar seorang wanita adalah ingin selalu didengar. Saat mendapatkan masalah mereka akan berlari pada orang yang dianggapnya penting dan mampu menjadi ‘bahunya’. Mereka akan mencurahkan segalanya dan berharap mendapat dukungan.

Jika suami terlalu sibuk dan jarang mengajak bicara istrinya, sang istri akan merasa tak diperhatikan, menghindar, lebih baik diam, dan akhirnya dia merasa tak lagi dicintai oleh suaminya.

Jadi para suami, jangan sampai kesibukanmu membuat suasana rumah tangga yang harusnya hangat dengan obrolan dan canda menjadi hilang karena waktumu tak pernah ada untuk sekedar menjadi pendengar cerita istri dan anakmu ya!

Merasa Selalu Memberi tapi Tak Mendapat Balasan

istri-bukan-pembantu
www.bobobibi.com

Kaum wanita selalu memberi dan memberi, mereka lebih tulus dibandingkan kaum laki-laki, apalagi kepada orang yang mereka cintai.

Mereka tak peduli seberapa berat dan banyaknya yang harus mereka beri kepada orang yang mereka cintai, namun mereka akan sangat kecewa saat pemberiannya tak dihargai.

Sehingga ketika istrimu memiliki gelagat demikian, cobalah introspeksi diri apakah kamu sebagai suaminya sudah mulai jarang memberinya perhatian, kejutan, dan ungkapan cinta untuk memanjakannya?

Terlalu Banyak Pekerjaan namun Tak Mendapat Bantuan

wpid-2015-03-24-12-04-10
seerika.wordpress.com

Tugas seorang istri itu banyak, dia harus setia melayani suaminya, mengurus anak-anak dan rumah, belum lagi jika dia ada kesibukan di luar seperti bekerja atau kuliah atau kegiatan lainnya.

Bisa dibayangkan bukan bahwa tubuhnya yang jauh lemah dari kaum pria itu ternyata begitu tangguh melakukan semua pekerjaan itu?

Para istri tak meminta balasan kok, mereka senang dengan aktivitasnya. Namun mereka akan sangat sedih jika suami yang menjadi belahan jiwanya justru minim dukungan untuknya.

Karena alasan sibuk mencari nafkah maka pekerjaan rumah tangga saat istri kerepotan dia tak mau membantu, bahkan mengurus anak semua dia limpahkan ke istri. Hmm..

Jangan sampai para suami menyesal ketika kemudian istri kalian menjauh pelan-pelan karena merasa tak lagi kalian cintai lagi ya? Karena rumah tangga harmonis itu tak hanya milik kalian, tapi juga anak-anak, keluarga, dan orang-orang tercinta di sekitar kalian.