Apakah kalian pernah menonton atau membaca sebuah cerita, dimana ada seseorang yang berusaha menghalalkan segala cara demi hidup abadi dengan hartanya?

Cerita klasik yang pastinya para tokoh penggila hidup abadi tersebut akan mati dan kalah oleh kebaikan yang dibawa oleh para pahlawan penumpas kejahatan.

Namun ternyata hidup abadi itu tak melulu soal raga yang terus bergerak dan bernafas di dunia ini lho!

Karena kalaupun manusia hidup lama, dia akan semakin keriput, lemah, dan tak berdaya, sangat mustahil akan selalu cantik. Karena semua makhluk pasti mati.

Nah, yang sesungguhnya disebut keabadian adalah ketika  manusia mati namun dia tetap dikenang oleh generasi setelahnya.

Namanya sering disebut, dan bahkan sangat dihormati.

Bukan karena mereka dulunya penguasa, namun karena mereka telah memberikan banyak sumbangan bagi kehidupan manusia.

Salah satunya adalah para penulis Indonesia yang karya-karyanya mampu menjadi sebuah gebrakan luar biasa bagi hajat hidup orang banyak.

Itulah mengapa banyak yang menganggap bahwa sebenarnya para penulis yang telah memberikan karya-karya hebat bagi kehidupan manusia itu tidak mati, mereka hidup abadi dalam tulisan mereka!

1R.A Kartini

www.kidnesia.com

Orang Indonesia semua tahu dan mengenang sosoknya. Wanita pemberani dan cerdas bernama Raden Ajeng Kartini.

Beliau meninggal dalam usia yang masih sangat muda, setelah melahirkan anak pertamanya.

Beliau tak pernah memegang senjata, memakai pakaian perang dan bertempur melawan penjajah secara langsung.

Tapi lewat tulisan-tulisannya yang luar biasa, dan dedikasinya yang tinggi terhadap pendidikan dan kaum wanita serta anak-anak, beliau menjadi sosok yang tak akan pernah terlupakan.

Beliau hidup abadi lewat bukunya yang berjudul Habis Gelap Terbitlah Terang.

2Buya HAMKA

liputanislam.com

Begitupun dengan sosok religius yang satu ini. Tak hanya piawai menuliskan kisah-kisah luar biasa dalam novel atau syair, namun HAMKA juga seorang penulis yang kritis.

Perlawanannya terhadap segala bentuk penjajahan beliau tuangkan dalam kata demi kata di setiap karya tulisannya.

Hingga sekarang, HAMKA masih hidup abadi di sekitar kita, tak hanya dalam Tenggelamnya Kapal Van der Wijk atau Di Bawah Lindungan Ka’bah, namun dalam semua tulisan-tulisannya.

3Soe Hok Gie

fitri2701.blogspot.com

Bahkan sebelum muncul film Gie yang dibintangi oleh Nicolas Saputra pun, orang-orang Indonesia sudah sangat mengenal siapa Soe Hok Gie ini.

Alumni Fakultas Sastra Universitas Indonesia, seorang pecinta alam dan penulis kritis, yang meninggal di puncak tertinggi tanah Jawa, Mahameru.

Soe Hok Gie banyak menuliskan kritikan pedasnya kepada pemerintah kala itu, dia sangat peduli kepada rakyat miskin dan terjajah oleh berbagai kepentingan kaum elite.

Dan sampai detik ini, nafas perjuangan ala aktivis pergerakan mahasiswa khas Soe Hok Gie masih hidup, tentunya dalam tulisan-tulisannya yang terangkum dalam berbagai judul buku.

4Mohammad Hatta

historia.id

Tanpa perlu menanyakan lagi, semua orang Indonesia telah mengenal sosok satu ini.

Laki-laki pendiam berkacamata yang santun, salah satu Proklamator Indonesia, Mohammad Hatta.

Namun tak hanya perjuangan di darat saja yang membuat dia tetap dikenang oleh bangsa ini, karena Hatta juga dikenal sebagai penulis yang luar biasa.

Karya-karya tulisannya sangat kritis dan mampu membangkitkan semangat perjuangan kamu muda kala itu, bahkan sampai sekarang.

Salah satu karyanya yang paling dikenang adalah Alam Pikiran Yunani, yang mungkin sekarang sudah mulai jarang diterbitkan lagi.

Nah, itulah tadi 4 orang-orang besar Indonesia yang sebenarnya masih hidup “abadi” di negara kita tercinta ini.

Mereka berjuang lewat goresan pena, dan dari hasil coretan mereka itulah lahir berbagai semangat menggelora yang mampu menghantarkan bangsa ini menjadi bangsa yang luar biasa.