Saat kamu mendengar kata ‘kreativitas’ apa yang ada di benakmu? Seniman? Anak-anak? Seringkali orang mengira kreativitas hanya berkaitan dengan anak-anak dan seniman. Padahal segala aspek kehidupan kita memerlukan kreativitas.

Misalnya kamu adalah seorang pebisnis, tentu sangat membutuhkan kreativitas. Kamu aristek, seniman, guru, pengrajin dan apapun profesimu akan memerlukan kreativitas.

Memang menjadi kreatif di jaman modern saat ini sangat diperlukan. Suatu negara tentu akan menghadapi banyak masalah jika negara tersebut kurang memberdayakan sumber daya manusia untuk bisa menjadi kreatif.

Kreativitas berperan besar dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup manusia. Sehingga bisa dikatakan menjadi kreatif itu luas maknanya. Kreatif dalam berkarya, kreatif dalam berpikir bahkan kreatif dalam menyelesaikan masalah.

Mengajarkan anak untuk berpikir kreatif sejak dini merupakan salah satu upaya mewujudkan generasi hebat yang mampu memberikan manfaat.

Masih ingatkah kamu ketika kamu belajar Sains atau IPA di bangku sekolah? Umumnya guru dan siswa mengenal konsep dan rumus serta proses pembelajaran kerap kali bercorak membahas rumus dan soal-soal saja.

Sebaiknya siswa perlu mengenal latar belakang dari ilmuwan dan bagaimana mereka bisa menciptakan konsep ilmu atau suatu rumus.

Sangat tepat rasanya jika dalam mendidik anak untuk kreatif dapat dilakukan dengan mengenalkan proses kreatif para ilmuan dalam menemukan suatu fenomena melalui biografi mereka.

Nah, berikut biografi singkat tentang cara belajar 4 ilmuan dunia sehingga mereka pintar.

1Albert Einstein

waynejagoe.com

Siapa yang tidak kenal Albert Einstein? Tentu saja, hampir semua orang di dunia mengenalnya. Seorang fisikawan yang terkenal dengan Teori Relativitasnya.

Pada masa kecil kemampuan berbicara Einstein sangat lambat. Karena kemampuan berbicaranya yang lambat membuatnya pernah gagal di sekolah dan kepala sekolah menyarankan agar ia keluar dari sekolah.

Namun, Einstein mempunyai kelebihan pada kemampuan numerika atau matematika. Ia tidak pernah gagal dalam mata pelajaran matematika.

Sebelum ia berumur lima belas tahun ia telah menguasai kalkulus diferensial dan integral yang dipelajarinya secara otodidak.

Perlu kita ketahui bahwa Einstein merupakan sosok yang lebih suka belajar, berpikir, dan berkarya tanpa banyak berbicara. Einstein menemukan caranya tersendiri dalam mengembangkan daya pikir dan kreativitasnya.

Bagi Einstein, belajar sama dengan bermain. Jadi baginya, belajar sangat mengenakkan dan mengasyikkan dengan menganggap sebagai permainan sehari-harinya.

2Thomas Alfa Edison

www.selasar.com

Tahukah kamu, ketika di bangku sekolah Edison kecil tidak dikenal sebagai anak jenius, ia bahkan menjadi langganan ranking terendah sehingga ibunya memutuskan untuk mengajar sendiri Edison di rumah.

Meskipun tidak sekolah, Edison kecil menunjukkan sifat ingin tahunya yang mendalam dan selalu ingin mencoba.

Bahkan pada usia belasan tahun Edison sendiri memperoleh keahliannya dalam bidang kelistrikan dan telegraphy (telegraph untuk komunikasi).

Penemuan terbesarnya sepanjang masa adalah Lampu pijar. Pada saat dia menemukan lampu pijar ini Thomas Alfa Edison telah mengalami kegagalan sampai sebanyak 9.998 kali.

Baru pada percobaan yang ke 9.999 dia berhasil dan sukses menciptakan lampu pijar yang benar-benar menyala dengan terangnya.

Hal yang patut ditiru dari seorang Thomas A. Edison adalah kegigihannya dalam melakuan sesuatu serta cara berpikirnya yang membawanya pada kreativitas tingkat tinggi.

3Isaac Newton

www.conspiracyclub.co

Ilmuan yang lahir di di kota Woolsthorpe, Lincolnchire ini adalah seorang fisikawan, matematikawan, ahli astronomi, dan juga ahli kimia yang berasal dari Inggris.

Meskipun lahir di keluarga yang kurang mampu Newton memiliki semangat belajar yang tinggi. Saat Newton di bangku kuliah, Newton sangat menguasai pelajaran matematika, science dan fisika.

Newton memiliki kapasitas luar biasa dalam memecahkan soal matematika dan segala hal yang berkenaan dengan hitungan.

Beliau menemukan Teorema Binomial Umum dan mulai mngembangkan teori matematika yang akhirnya berkembang menjadi Kalkulus

Selain itu, kisah terpopulernya berkenaan dengan bagaimana Isaac Newton menemukan teori gravitasi lewat sebuah apel yang jatuh saat ia duduk dibawah pohon apel.

Newton merupakan ilmuwan yang luar biasa. Dalam hidupnya ia berusaha mencari misteri yang tersembunyi hingga di luar kehidupan manusia.

Dengan kecerdasan yang tajam, ia mampu memberikan kontribusi terhadap perkembangan luar biasa dalam berbagai bidang ilmu.

4Charles Darwin

www.popsci.com

Charles Darwin adalah ilmuan yang lahir di Shropshire, Inggris. Pada awalnya ia disarankan ayahnya untuk menjadi pendeta dan belajar di Christ’s College untuk belajar teologi.

Akan tetapi Darwin mempunyai minat dalam mengkoleksi tanaman, serangga, dan benda-benda geologi.

Darwin mengembangkan minatnya dalam serangga dan spesies. Kemudian ia menjadi naturalist (pencinta alam) dan ikut melakukan ekpedisi dengan berlayar dan mengunjungi banyak negeri di lautan Pasifik Selatan.

Darwin gemar membaca buku, salah satu buku yang ia baca adalah buku pemikiran Thomas Malthus yaitu “Essay on the Principle of Population“.

Setelah membaca buku tersebut, ia memmfokuskan teorinya bahwa “semua jenis spesies terfokus dalam memenuhi kebutuhan makanan dan makanan berguna untuk kelangsungan hidup dan untuk berkembang biak”.

Dari uraian di atas terlihat bahwa kesusksesan seorang ilmuan diperoleh dengan kerja keras dan memerlukan proses belajar kreatif selama hidupnya.

SPONSORED: Belajar AdSense

Cukup sederhana bukan? Dengan minat dan keinginan kuat, cara berpikir kreatif serta rasa pantang putus asa seseorang bisa sukses dan memberikan manfaat.