Pelajaran hidup ternyata tidak hanya dari pengalaman diri sendiri  dan orang lain tapi juga bisa diambil dan dilihat dari alam sekitar kita. Salah satu contohnya adalah tentang perubahan ulat menjadi kupu-kupu, yang lebih dikenal dengan metamorfosis.

Yup, ternyata metamorfosis mengajarkan pelajaran penting dan sangat berharga bagi manusia. Sungguh Maha Suci ALLAH memang menciptakan semua yang ada di dunia ini selalu ada ilmu, selalu ada hikmah dan pelajaran penting bagi manusia.

Sayangnya manusia lebih banyak enggan untuk mencoba membaca alam sekitarnya,  tidak mau dan tidak bisa mengambil pelajaran dan hikma penting di sekitarnya. Mereka maunya terima jadi saja.

Kamu jangan begitu ya, yuuk membaca dan belajar bersama. Inilah beberapa hikmah yang bisa diambil dari metamorfosis ulat ke kupu-kupu.

1Setiap Orang Punya Masa Lalu

nawnawang.deviantart.com

Hikmah pertama yang dapat kita ambil adalah tentang bentuknya ulat. Ulat yang bentuknya menggelikan dan kadang dibenci orang karena bikin gatal. Tapi akhirnya ulat berubah menjadi kupu-kupu.

Jika disamakan dengan orang, maka ulat ini adalah masa lalu, setiap orang mempunyai masa lalu yang kelam, mempunyai masa yang tidak enak dalam hidupnya, layaknya sebuah ulat, diacuhkan orang, dibenci dan direndahkan.

Tapi bukanlah masa lalu yang menjadi penilaian kita, masa lalu orang juga tidak bisa menjadi acuan untuk menilai seseorang, jika orang itu akhirnya menjadi lebih baik, maka itulah penilaian yang seharusnya kita gunakan.

Lagipula tidak ada jaminan orang yang baik akan akhirnya menjadi baik dan orang yang buruk akan selalu buruk, sungguh tidak ada jaminan, layaknya surga yang siapapun manusia belum ada jaminan bisa masuk ke dalamnya.

2Selalu Ada Kesempatan Untuk Berubah Jadi Baik

burungocehan.link

Hikmah yang kedua yang dapat kita ambil adalah selalu ada kesempatan untuk berubah menjadi lebih baik. Yup, setiap orang memang mempunyai kesempatan itu.

Siapapun dia, darimana asalnya, apa profesinya dan bagaimana dia sekarang semua berkesempatan sama.

Bahkan orang buruk yang digambarkan seperti ulat pun mempunyai kesempatan untuk berubah menjadi ke arah yang lebih baik.

ALLAH Swt selalu memberikan kesempatan kita untuk terus berbenah ketika masih hidup di dunia, kesempatan ini akan terus diberikan sampai nyawa berada di tenggorokan.

Kita tidak boleh menyepelekan orang yang dahulunya buruk, tidak boleh merendahkannya, mungkin sekarang mereka dalam proses menuju ke kebaikan, layaknya sedang metamorfosis.

Jadi hargailah orang disekitar kita, entah bagaimanapun bentuknya.

3Jadi Indah dan Berhasil Itu Tidak Mudah

ilmupengetahuan.org

Hikmah yang ketiga adalah untuk berubah, menjadi indah sangat tidaklah mudah.

Layaknya sebuah ulat yang harus menjadi larva atau kepompong, dimana kepompong ini seperti puasa berbulan-bulan, menahan lapar dan haus, menyendiri dan menutup diri agar berhasil menjadi kupu-kupu.

Seteelah berhasil menjadi kupu-kupu pun masih berjuang untuk keluar dari kepompongnya, ia harus terus bergerak perlahan-lahan tapi pasti,penuh dengan kesabaran, tidak bisa secara instan.

Jika secara instan misal dibantu dikeluarkan manusia justru akan mengakibatkan kupu-kupu cacat tidak bisa terbang.

Ia harus berjuang sendiri demi keberhasilan menjadi kupu-kupu yang sempurna, yang indah dan mampu terbang kemana-mana.

Begitu pula dengan manusia, menjadi indah layaknya perjuangan ulat menjadi kupu-kupu. Kadang rasa sakit akan dirasakan, kecewa di terima dan dihina banyak orang, tapi memang itulah yang harus dilalui untuk berubah menjadi ke arah yang lebih baik.

4Seleksi Alam Terjadi

sekolah-bloger.blogspot.com

Hikmah yang terakhir adalah terjadinya seleksi alam. Kita tahu tidak semua ulat berhasil menjadi kupu-kupu, tidak semua kepompong berhasil keluar menjadi kupu-kupu yang indah.

Mereka yang tidak sabar pengen segera keluar atau salah tempat ketika melakukan ini akan gagal dan mungkin mati.

Itu juga yang terjadi dalam kehidupan manusia, manusia yang ingin berubah dan berhasil tapi tidak sabar, tidak tahu bagaimana caranya dan tidak memperbaiki kesalahannya akan gagal dalam perubahan.

Mereka yang tidak mau mencontoh yang sudah berhasil, yang terlalu percaya diri dengan kehendak sendiri dan terlalu sombong akan gagal di tengah jalan dan inilah yang di maksud dengan seleksi alam.

Ituah beberapa pelajaran dan hikmah yang bisa kita ambil dari proses metamorfosis ulat ke kupu-kupu, jika bermanfaat sebarkanlah tapi jika masih kurang maafkanlah. Semangat ya!