Kamu tentu sering mendengar bahwa pohon tertua di dunia biasanya berumur ratusan tahun. Tapi, agaknya kamu harus menepis argumen tersebut. Pasalnya, sebuah pohon berumur 9.500 tahun ditemukan di Swedia.

Entah hidup pada zaman apa pohon yang disebut pohon old tjikko tersebut. Para peneliti memperkirakan hidupnya dimulai sejak zaman es. Pohon ini mengalahkan rekor pinus Bristlecone di White Mountain California (5.000 tahun).

Penentuan usia pohon kali ini tidak dihitung melalui banyaknya lingkaran tahun pada batang pohon. Namun, perhitungannya didasarkan pada sistem penanggalan karbon. Dihitung dari sistem akar di bawah pohon.

Kalau berdasarkan lingkaran tahun, batang pohon ini usianya sekitar 600 tahun.

Mengapa demikian? Karena ketika batang lama mati, akar akan tetap hidup sampai kemudian tumbuh batang baru. Itulah sebabnya, usia akar jauh dijadikan sebagai usia pohon secara keseluruhan.

Para peneliti menemukan pohon old tjikko pada tahun 2004 di semak-semak pegunungan. Pohon berada pada ketinggian 910 meter di Swedia.

Sebenarnya, pohon yang tingginya hanya 4 meter tersebut bukan pohon asing bagi penduduk Swedia karena sering dipakai untuk pohon natal. Selama ini pohon natal dikenal menggunakan pohon pinus atau cemara.

Kalau yang satu ini merupakan pohon pinus dari spesies Spruce ione Norwegia. Sedikit pengetahuan untuk kamu yang belum begitu mengenal pinus, bahwasanya pohon ini memiliki banyak manfaat.

Di Indonesia juga ada pohon pinus, jenisnya pinus merkusi. Seluruh tumbuhan yang tergabung dalam marga pinus merupakan tumbuhan berumah satu. Tumbuhan berumah satu terdapat organ jantan dan betina yang letaknya terpisah.

Pohon pinus banyak dijumpai di daerah perbukitan atau pegunungan. Biasanya, pohon pinus dikembangkan untuk diambil manfaatnya. Selain itu, adanya pohon pinus di pegunungan, akan semakin mempercantik panorama di sekitarnya.

Lalu bagaimana dengan spesies pinus yang satu ini? Tanpa menunggu lama lagi, langsung saja yuk, simak foto-foto cantiknya. Let’s see it!

1Sejenis Pohon Cemara

boredpanda.com

Para peneliti mengemukakan bahwa pohon old tjikko termasuk jenis pohon cemara. Pohon old tjikko adalah pohon individu klonal tertua di dunia. Kloning pada pohon old tjikko membuatnya mampu bertahan lama hingga ribuan tahun.

Tampilannya? Tentu saja masih selalu memukau. Bayangkan kecantikannya saat pohon ini dijadikan pohon natal. Pasti menyuguhkan pemandangan tiada duanya.

2Kokoh dan Indah

boredpanda.com

Tidak jauh beda dengan pohon-pohon tua lainnya, pohon old tjikko terlihat kuat dan kokoh di tengah-tengah bentangan pegunungan. Daun-daunnya hijau melambai-lambai tertiup angin.

Sekalipun tingginya hanya 4 meter, pohon ini tetap menjulang gagah. Sungguh pohon yang menawan.

3Bertahan di Suhu Dingin

boredpanda.com

Keren! Pohon old tjikko bisa bertahan dalam tumpukan salju yang super tebal. Meskipun seluruh permukaan tertutup salju, tapi pohon ini masih tegak berdiri.

4Anti Cuaca Ekstrim

boredpanda.com

Umumnya, pohon sejenis ini hanya hidup sekitar 600 tahun. Namun, ketangguhan pohon old tjikko meruntuhkan fakta tersebut. Dengan usia 9.500 tahun, pohon old tjikko tidak berubah sedikit pun meski diterpa cuaca ekstrim.

5Tetap Berdaun di Tengah Gersang

boredpanda.com

Lihatlah pemandangan sekitar pohon old tjikko. Nampak agak gersang bukan? seperti berada di musim gugur. Namun, pohon tetap konsisten menyisakan daun-daun hijaunya. Ia tetap paling indah di antara tumbuhan yang lainnya.

6Predikat Pohon Tertua

boredpanda.com

Pohon old tjikko pada akhirnya mendapat predikat pohon individu tertua di dunia setelah beberapa penelitian membuktikan ia hidup di zaman Nabi Nuh. Wah, terhitung seberapa tuanya bukan?

Kalau sekarang, usia pohon ini tepatnya 9.550 tahun. Luar biasa!

SHARE