Pernah dengar tawaran investasi yang memberi return ratusan hingga ribuan persen per tahun? Sangat menggiurkan. Hati-hati dengan tawaran investasi dengan janji-janji keuntungan extravaganza tesebut. There is no such a free lunch. Kebanyakan orang yang menawarkan investasi bombastis tesebut berfokus pada mencari anggota bukan menjalankan investasinya. Tawaran investasi dengan janji profit bombastis rawan penipuan. Ada yang pernah jadi korbannya?

Penipuan tersebut muncul dalam berbagai bentuk, misalnya investasi dalam koperasi dengan janji imbal hasil ratusan persen per tahun. Selain berkedok koperasi, kasus penipuan serupa juga muncul dalam bentuk MLM atau multi level marketing. Selain itu, kasus penipuan berkedok investasi juga muncul dalam bentuk “titip uang” untuk ditradingkan dalam forex atau apapun. Beberapa kasus sudah ditangani oleh pihak bewajib dan bisa menjadi alarm bagi masyarakat untuk waspada.

Beberapa kasus tesebut antara lain adalah kasus PT Gradasi Anak Negeri (GAN), dan kasus Langit Biru yang sedang marak. Investasi bodong tersebut merupakan sebuah penipuan gagal bayar komisi atau return yang dijanjikan kepada investor. Perusahaan invesatsi bodong ini cepat berkembang dan mendapatkan ratusan ribu investor. Kenapa ya? Ya, banyak yang terjebak penipuan berkedok invetasi tidak lain karena banyak investor yang tegiur akan profit bombastis.

roosvansia.com
roosvansia.com

Penipuan ini marak berkembang di Indonesia, dari Jakarta, Jawa Barat, Sumatera, Sulawesi, hingga bagian timur Indonesia. Perkembangannya seperti virus, seakan terlewat dari perhatian pemerintah dan pihak berwajib. Kita harus cermat menyikapi hal demikian, jangan tergiur dengan tawaran menggiurkan tersebut.

Ada pula modus investasi (S*******e) yang menawarkan beragam paket investasi dengan jaminan keuntungan sebesar 3% per hari. Modusnya, uang yang ditanam investor ditradingkan dengan menggunakan robot forex super canggih yang bisa menjamin selalu untung. Return yang dijanjikan 3% per hari, maka sebulan 90% dan setahun berkisar 1000%. Luar biasa bombastis.

Tidak ada yang pasti dalam dunia trading, tidak ada kepastian selalu profit baik dalam trading forex atau saham. Jika memang bisa 100% benar atau selalu profit, mungkin sebaiknya perusahaan investasi tersebut tidak perlu repot-repot cari member. Hati-hati pada orang yang berani menawarkan jaminan atau kepastian tehadap sebuah profit yang bombastis! Biasanya adalah penipuan.

beritasatu.tv
beritasatu.tv

Modus investasi yang menjamin keuntungan besar tanpa kegiatan yang jelas seperti itu sebenarnya adalah MONEY GAME. Jadi uang yang disetor member baru digunakan untuk membayar bonus bagi member lama. Demikian seterusnya. Modus penipuan beragam. Mulai dari arisan motor, agrobisnis, investasi dan trading forex, MLM, koperasi.

Sebenarnya kalau kita waspada, penipuan berkedok investasi bisa kita deteksi dengan mudah dari ciri-cirinya. Ciri pertama, investasi bodong biasanya menjanjikan keuntungan tinggi yang tidak masuk akal. Too good to be true. Memang keuntungan besar inilah yang ditawarkan untuk menggaet korban. Banyak orang ingin cepat kaya tanpa usaha. Umumnya, pembayaran bunga lancar hanya pada tahun pertama sebagai trik untuk menumbuhkan kepercayaan nasabah. Fokusnya adalah mencari member, seperti MLM, member get member.

Modus penipuan investasi pernah juga dilakukan oleh Charles Ponzi dengan skema Ponzi nya. Bernard Madoff Mantan kepala bursa saham NASDAQ dipenjara 150 tahun karena money game, kerugian 600 Trilyun rupiah. Semakin banyak orang bergabung, komisi dan profit yang harus dibayarkan semakin besar, dan tak terbayar.

1080.plus
1080.plus

Akhir kata, jangan mudah tegiur investasi bodong. Beinvestasilah pada instrumen yang sudah disediakan oleh pemerintah. Anda bisa berinvestasi pada produk pasar modal seperti obligasi, reksadana, dan investasi saham. Semakin tinggi return investasi, resiko semakin tinggi karena butuh pemahaman yang semakin bagus pula. Resiko investasi semakin mengecil dengan meningkatnya pemahaman dari investor akan metode investasi tersebut. Yang sudah mencoba investasi, bisa belajar trading secara bertahap dengan memahami analisis teknikal.

*Kultwit Ellen May @PakarSaham 08/06/2012