Beberapa teori dan pendapat mengatakan bahwa beberapa negara di benua biru atai Eropa akan berubah menjadi negara muslim. Beberapa negara itu diantaranya adalah Inggris, Perancis, Belanda, dan Jerman.

Jerman berpotensi menjadi negara dengan jumlah penduduk muslim terbanyak di Eropa, bahkan mengalahkan jumlah penduduk non-muslim.

Hal itu bisa terjadi karena beberapa sebab, berikut ini di antaranya.

1Tingkat Kelahiran Muslim Tinggi

islamictides.com

Secara umum, di Eropa sedang mengalami perubahan demografi dari populasi penduduk yang beragama. Di mana umat Islam cenderung mempunyai jumlah keturunan yang lebih banyak (produktif) ketimbang umat dari agama lain.

Idealnya, sebuah populasi bisa bertahan dan terus berlangsung apabila tingkat kelahiran setiap keluarga bisa melahirkan 2 anak. Jika setiap keluarga hanya melahirkan 1 anak, maka suatu hal yang mustahil bagi populasi tersebut untuk bertahan.

Di Jerman misalnya, tingkat kelahiran atau fertility setiap keluarga non-muslim adalah 1,3. Ini adalah angka yang jelas tidak bisa mempertahankan sebuah populasi.

Di lain sisi, pada 2015 ini saja terjadi imigrasi besar-besaran. Mulai dari alasan yang normal, sampai alasan mencari suaka politik seperti imigran dari Afghanistan, Irak, dan Suriah.

Seperti yang sudah umum diketahui bahwa tingkat kelahiran muslim atau fertilitynya sangat tinggi. Di Jerman sendiri angka itu berada pada angka rata-rata 4. Yang dalam waktu kurang dari 10 tahun, Jerman akan berubah jadi negara Muslim.

2Kasus Bunuh Diri yang Selalu Ada di Kalangan Non-Muslim

hereandnow.wbur.org

Padahal, kalau hanya merujuk pada data fertility saja sudah cukup, apalagi ditambah dengan menurunnya populasi non-muslim melalui kasus bunuh diri. Tentu ini semakin menguatkan prediksi bahwa Jerman akan didominasi oleh muslim.

3Anak Muda Muslim Mendominasi Negara-negara di Eropa

gusjohn.com

Generasi muda di Eropa yang berusia di bawah 20 tahun 30%-nya diisi oleh anak-anak muda beragama Islam.

4Muslim Menikah Pada Usia di Bawah 30 Tahun

perfectmuslimwedding.com

Berbeda dengan kebiasaan non-muslim di negara barat yang cenderung mendahulukan karir. Umat Islam terbiasa dengan pilihan untuk mempercepat lepasnya masa lajang. Artinya proses reproduksi umat Islam lebih cepat dan lebih sering dibanding non-muslim.

SHARE