Sebagai umat Islam, kita pasti sangat miris jika agama kita selalu disudutkan dan selalu identik dengan hal-hal berbau radikal maupun terorisme. Tidak hanya itu, banyak juga pandangan-pandangan salah mengenai Islam itu sendiri.

Oleh karena itu, sebelum orang lebih jauh menilai buruk agama ini, maka kita sebagai pemeluknya harus meluruskan. Perkara orang mau percaya atau tidak, kita harus tetap menjelaskan sejelas-jelasnya bahwa Islam adalah agama rahmatan lil alamin.

Seperti apa sih sebenarnya pandangan-pandangan salah yang dimaksud? Yuk kita lihat bersama-sama, supaya kita bisa ikut menjelaskan jika ada orang di luar agama kita yang beranggapan seperti ini.

1Islam adalah Arab

kbg5913.blogspot.com

Islam sangat identik sekali dengan Arab, mungkin karena kibat umat Islam ada di sana. Dan banyak para Nabi pun berasal dari jazirah Arab. Tapi, apakah Islam adalah Arab. Tentunya kita tidak bisa menyimpulkan seperti itu juga.

Di Arab sendiri jumlah pemeluk Islamnya hanya sekitar 25 juta orang. Jika dipresentasikan, ini hanya 1,6 % dari seluruh muslim dunia. Lebih sedikit dibandingkan Indonesia yang umat Islamnya mencapai 204 Juta orang atau 12,6 % umat muslim dunia.

2Teroris adalah Islam

indonesianreview.com

Ketika ada tindakan terorisme maka warga dunia langsung melihat ke umat Islam. Sekalipun bukan umat Islam yang melakukannya. Bahkan ada yang memanfaatkan hal ini untuk menjebak dan merusak citra Islam.

Perlu diketahui, bahwa Islam adalah agama yang cinta damai dan ajarannya penuh kasih sayang. Jangankan menyakiti manusia, menyakiti binatang pun dilarang dalam Islam. Dan dalam peperangan saja ada adab-adab yang perlu diperhatikan.

3Toleransi Tidak Ada dalam Islam

delvinafar.blogspot.com

Umat agama lain menganggap bahwa Islam adalah agama yang tidak memiliki toleransi kepada umat lain. Misal saja pada perayaan hari besar umat beragama lain, umat Islam dilarang untuk mengucapkan selamat.

Pada kasus ini, banyak yang menganggap umat Islam tidak memiliki toleransi, padahal kan ini perkaranya akidah. Bukankah ruang toleransi umat Islam sangat terasa di kehidupan sehari-hari?

Buktinya, walau di Indonesia umat Islam jumlahnya paling banyak, namun umat agama lain dan hidup dengan tenang dan damai.

Islam tidak mengajarkan pemeluknya untuk memaksakan agama ke umat lainnya. Karena dalam Islam tidak ada paksaan untuk menjalankan ajaran agama. Dan Islam pun memberi kebebasan umat lain untuk beribadah sesuai ajaran agamanya.

4Jihad Identik dengan Berperang

prihatin.net.my

Mungkin banyak orang di dunia ini, bahkan umat Islam sendiri yang alergi dengan kata jihad. Mereka membayangkan bahwa yang namanya jihad itu adalah berperang mengangkat senjata.

Padahal dalam Islam, cakupan jihad itu luas. Walaupun jihad mengangkat senjata memang berada pada barisan yang paling utama. Namun, banyak hal lain yang dikategorikan sebagai berjihad, misalnya saja melahirkan anak dan menuntut ilmu.

5Saat Perang, Muslim Itu Kejam

Dari awal, Islam selalu disangkut-pautkan dengan terorisme, oleh karena itu banyak yang menganggap bahwa seorang muslim itu kejam, apalagi ketika perang. Tapi orang yang berpendapat seperti itu sepertinya tidak mengenal Islam.

Dalam Islam, ketika perang tidak boleh menyakiti wanita, anak-anak, orang tua, atau pun menyakiti lawan yang sudah menyerah.

Tidak diizinkan pula untuk membunuh dengan membabi buta. Jika ada umat Islam yang seperti itu, maka yang salah bukanlah Islam tapi pemahaman pemeluk Islamnya.

6Muslimah Itu Pakai Cadar

muslimahcorner.com

Di beberapa negara Eropa banyak yang melarang wanita-wanita memakai cadar, tidak hanya itu atribut-atribut yang terkait dengan Islam pun tidak diizinkan dipakai. Mereka berpendapat bahwa hal ini dapat meresahkan.

Dalam kasus ini kita bisa melihat bahwa Islam masih diidentikkan dengan cadar, walaupun pada kenyataannya cadar itu tidak diwajibkan dalam Islam. Bahkan banyak juga pemeluk agama lain yang pakaiannya serupa itu tapi bukan Islam.