Pertambahan jumlah pengangguran di Indonesia di tahun ini tidak bisa dipungkiri lagi. Jumlah lapangan pekerjaan yang ada, tidak seimbang dengan jumlah lulusan dari lembaga pendidikan. Tentunya, hal tersebut mengakibatkan semakin lemahnya tingkat ekonomi masyarakat.

Secara langsung, perekonomian pun berimbas pada kesehatan, pendidikan dan kehidupan sosial lainnya. Kondisi yang memprihatinkan ini seharusnya mengetuk pintu hati kamu para pemuda yang baru saja lulus dari lembaga pendidikan formal.

Setidaknya, kamu tidak mengatakan 7 hal berikut ini ketika sedang melamar pekerjaan atau kamu tidak perlu menjadi karyawan sama sekali.

1Pekerjaan Tidak Sesuai Dengan Jurusan

niopa.wordpress.com

Catatan untuk lulusan baru, baik yang sarjana maupun lulusan SMA, pekerjaan pertama kamu adalah penentu perjalanan kamu selanjutnya. Di tengah krisis seperti sekarang, sebaiknya kesampingkan dulu soal jurusan.

Hal yang paling penting yakni mendapatkan pengalaman kerja. Coba kamu pikirkan, berapa banyak orang yang mengantri untuk mendapatkan pekerjaan. Sementara kamu yang mendapatkan kesempatan, melepaskan begitu saja.

Gelar atau pun jurusan sudah tidak penting lagi kamu bicarakan. Yang penting kamu dapat pekerjaan dulu. Itu kalau kamu benar-benar ingin jadi karyawan. Zaman sekarang sangat sulit sekali mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan jurusan.

Kalau kamu masih berpikir ingin mendapatkan pekerjaan sesuai jurusan, lebih baik kamu tidak usah jadi karyawan. Dirikanlah usaha sendiri yang sesuai dengan jurusan kamu sewaktu sekolah atau kuliah. Sederhana bukan?

2Jam Kerja Menyita Waktu

gregetan.com

Jam kerja yang panjang merupakan risiko seorang karyawan. Siap tidak siap, saat kamu jadi karyawan ya harus patuh terhadap aturan perusahaan. Kecuali kalau kamu menjadi pegawai negeri, mungkin jam kerjanya lebih sedikit.

Jika kamu masih berpikir bahwa jam kerja terlalu panjang, jangan melamar jadi karyawan. Posisi kamu nantinya hanya karyawan, bukan pengambil kebijakan. Jadi, kamu harus patuh pada aturan.

3Merasa Diri Kamu Paling Hebat

abiummi.com

Kadang, prestasi dan pencapaian akademik saat kuliah atau sekolah membuat seseorang lupa diri. Secara tidak sadar, kamu selalu menunjukan kehebatan yang kamu miliki.

Kalau kamu melamar menjadi karyawan, tidak perlu melebih-lebihkan kemampuan diri. Perusahaan tidak mencari orang pintar, tapi orang yang mau bekerja dengan baik untuk mereka.

Berikanlah sikap rendah hati. Tidak perlu terlalu banyak menceritakan keberhasilan. Pimpinan perusahaan tetap bisa menilai kepribadian kamu meskipun kamu tidak mengatakan kelebihan yang kamu miliki.

4Merasa Tidak Mampu

csdnews.com

Benarkah kamu ingin jadi karyawan? Pikirkan itu baik-baik. Jangan asal ambil keputusan. Mengapa?

Karena seorang karyawan itu harus mau mengerjakan apapun yang diperintahkan atasannya. Kalau kamu merasa tidak mampu dengan jabatan yang kamu emban sekarang, lebih baik jangan jadi karyawan.

5Menginginkan Jabatan yang Tidak Dibutuhkan

cangcut.com

Sebuah perusahaan biasanya mencari orang sesuai dengan posisi yang dibutuhkan perusahaan. Sebelum kamu masuk ke perusahaan, mantapkanlah hati kamu terlebih dahulu. Posisi mana yang ingin kamu tekuni.

Setelah kamu diterima dan masuk di perusahaan, lakukan semua pekerjaan dengan sepenuh hati. Kalau kamu masih setengah-setengah dalam bekerja, lebih baik berhenti jadi karyawan.

6Membicarakan Hal Negatif

bisnisukm.com

Ini mungkin akan terjadi ketika kamu berada di tahap wawancara. Jika kamu berniat dan ingin menjadi karyawan, jangan menceritakan hal-hal negatif tentang diri kamu.

Hal-hal negatif itu seperti, hubungan buruk dengan perusahaan sebelumnya atau pertemanan kamu yang selalu berakhir tidak baik. Berceritalah tentang hal positif saja.

7Jangan Kelewatan Percaya Diri

igoadrian87.wordpress.com

Sikap percaya diri memang merupakan faktor pendukung dalam tahap wawancara kerja. Namun, jangan kelewatan. Kalau kamu terlalu percaya diri, orang-orang yang mewawancarai kamu bisa menjadi illfeel.

Kamu akan dianggap sombong dan angkuh. Bersikaplah sewajarnya saja. Misalnya, berikan salam selamat pagi atau permisi, bukan salam say hello.

Itulah beberapa sikap yang harus kamu hindari jika ingin menjadi karyawan. Apabila kamu tetap tidak bisa menghindarinya, jangan sekali-sekali berpikir jadi karyawan ya.