Makanan berkuah memang akan terasa enak ketika kita santap ketika sedang panas-panasnya. Kopi atau teh pun juga begitu, ditambah pisang goreng hangat pasti mantapnya bukan main.

Dengan alasan ‘agar tidak hilang enaknya’, lantas kebanyakan orang menyantapnya ketika masih panas, sehingga meniup makanan / minuman itu pun semakin tak terhindarkan.

Padahal Rasulullah telah bersabda dalam hadistnya bahwa sangat  tidak dianjurkan untuk meniup makanan atau minuman yang masih panas.

Bukan tanpa sebab Guys Rasulullah melarang kita untuk itu. Dan di tengah teknologi yang kian berkembang pesat saat  ini telah ditemukan penyebab kenapa kita tidak boleh meniupnya. Mau tahu apa saja? Check this one out Guys!

1Asam Karbonat

rcchem.co.id

Did you know Guys? Asam karbonat atau H2O3 adalah senyawa kimia yang sebenarnya sudah ada di dalam tubuh kita.

H2CO3 ini berfungsi untuk mengatur kadar keasaman darah. Jika  kandungan H2CO3 ini makin tinggi, maka semakin tinggi pula kadar asam dalam darah.

Jika kadar asam dalam darah tinggi, tubuh akan berada dalam kondisi asidosis. Kondisi asidosis ini cukup berbahaya bagi tubuh Guys.

Pasalnya asidosis ini dapat menyebabkan gangguan jantung, ditandai dengan napas menjadi lebih cepat, sesak, pusing karena tubuh berusaha menyeimbangkan kadar pH darah.

Nah, hubungannya dengan meniup makanan panas Guys. Ketika seseorang bernafas, pasti akan ada proses membuang atau meniupkan nafasnya, dan pada proses ini akan mengeluarkan senyawa kimia karbondioksida atau CO2.

Dan sementara itu, makanan dan minuman panas akan mengeluarkan uap air H2O. Lalu apa yang terjadi ketika meniup makanan atau minuman panas tersebut? Yup, betul Guys, CO2 akan bertemu dengan H2O.

Alhasil, jika kedua senyawa ini bereaksi akan menghasilkan asam karbonat  yang berbahaya tadi Guys.

2Pylori

tekno.tempo.co

Bakteri H. Pylori merupakan bakteri penyebab gangguan lambung mulai dari luka kecil hingga membesar menjadi tukak lambung. Dan kamu tahu? Bakteri ini juga dapat dengan mudah menyebar melalui pernafasan lho!

Jadi jika seseorang mempunyai penyakit lambung, tidak menutup kemungkinan dia akan menyebarkan bakteri yang membahayakan ini melalui pernapasannya. Efeknya malah  lebih ke orang lain Guys.

Jika dia dengan sengaja atau tidak meniup makanan atau minuman yang akan diberikan orang lain, bakteri itu nantinya akan mengontaminasi makanan atau minuman tersebut dan akhirnya masuk pada tubuh orang lain.

3Virus

jameserich.com

Kita pasti sudah mengetahui, bahwa pernapasan merupakan salah satu cara penyebaran dan perpindahan mikroorganisme, virus maupun bakteri.

Nah, misalnkan saja pengidap TBC meniup atau membuang napas ke makanan dan minuman, tentu uap airnya akan membawa virus TBC itu bukan? Lantas, bagaimana jika yang memakan atau meminum orang lain? Tentu ada kemungkinan tertular bukan?

4Kotoran

alltoptens.com

Kotoran disini yang dimaksud adalah kotoran yang berada di mulut Guys. Kita tahu, mulut adalah tempat kita menghaluskan semua makanan dengan dibantu berbagai enzim.

Makanan yang hancur ini, tidak seluruhnya akan masuk ke dalam lambung, pasti ada sisa makanan yang terselip di sela-sela gigi atau menempel di dinding-dinding mulut.

Tentunya hal tersebut berhubungan dengan adab menyajikan makanan pada tamu atau orang lain yang sangat tidak sopan jika kita meniupnya.

Jadi, jika sudah tahu seperti itu penyebabnya, apakah kalian masih akan meniup makanan atau minuman panas untuk mendinginkannya?

Semoga bermanfaat!