Sepasang suami dan isteri adalah bagaikan sepasang sepatu yang saling melengkapi. Jika satu buah hilang, maka satu buah yang lain juga akan kehilangan fungsinya.

Sepasang sepatu tersebut memang tidak sama persis, karena mereka memiliki fungsi yang berbeda pula, namun keduanya sama-sama mengarah atau berjalan ke arah yang sama.

Ya begitulah seorang laki-laki dan perempuan dalam pernikahan.

Mereka berjalan ke arah visi yang sama, namun dalam perjalanannya mereka memiliki fungsinya masing-masing.

Kemudian dalam perjalanan tersebut, pasangan sepatu tersebut tidak boleh saling menginjak satu sama lain, karena akan menghambat perjalanan menuju tujuan.

Sama halnya dengan pasangan suami dan istri, tidak boleh dalam menjalani pernikahan mereka saling melukai, menyakiti, menindas, dan hal-hal yang dapat melukai keutuhan rumah tangga.

Nah, berikut ini adalah beberapa hal yang masih sering lalai dilakukan beberapa orang terhadap pasangannya dalam pernikahan.

Padahal hal-hal ini justru adalah penyebab awal timbulnya keretakan dalam rumah tangga. Jadi, jangan pernah lakukan hal-hal berikut ini ya?

1Mengungkit Kesalahan dan Masa Lalu Pasangan

krilianeh.com

Sebagai seorang istri atau suami, seharusnya kalian memahami dan menyadari penuh bahwa kalian dipertemukan oleh Tuhan pada saat kalian telah melampaui fase kehidupan sebelumnya.

Mungkin saja kalian telah lama saling mengenal atau bahkan dari kecil, namun dahulu kalian hanya berteman dan tak menyangka akan menjadi sepasang kekasih halal.

Bisa juga kalian baru saja bertemu dan mulai saling mengenal satu sama lain setelah menjalani pernikahan ini.

Dan hanya sedikit mungkin yang beruntung, bahwa kalian terjaga dari hal-hal buruk sehingga dalam usia muda kalian bertemu dan langsung mengikat janji suci pernikahan kepada Tuhan.

Bukankah dalam melewati fase kehidupan sebelumnya manusia manapun pernah menemui masa lalu dan melakukan kesalahan?

Dengan berbesar hati dan mengikhlaskan, bahwa pun diri kita juga pernah memiliki masa lalu dan banyak kesalahan, maka pun halnya dengan pasangan, kalian bisa lebih tenang menerima semuanya.

Sehingga tak ada lagi pertengkaran-pertengkaran tidak bermutu yang masalahnya hanya sepele, mengungkit masa lalu dan kesalahan-kesalahan yang telah disesali oleh pasangan.

Ikhlaskan dan terima. Karena pasangan juga telah menerima kalian dengan semua masa lalu kalian bukan?

2Mempermasalahkan Kekurangan Pasangan

www.tipsanakbayi.com

Bukankah setiap manusia itu tak ada yang sempurna? Itulah kenapa manusia membutuhkan pelengkap dalam hidupnya, yaitu seorang pasangan halal dalam pernikahan.

Pasangan inilah yang akan melengkapi hidup dan membersamai menjalani segala lika-liku kehidupan dalam mencapai tujuan pernikahan bersama.

Namun ketika kalian mulai mempermasalahkan kekurangan pasangan kalian, yang ada kalian akan semakin tidak puas dan lambat laun akan membenci pasangan kalian.

Jangan sampai hal tersebut terjadi, pahamilah bahwa kalian juga makhluk yang tidak sempurna dan pasangan kalian menerima kalian dengan penuh kesabaran juga.

Dengan saling memahami dan menerima kekurangan masing-masing, maka sepasang suami istri akan semakin kuat dalam menjalani pernikahan dan semakin kokoh dalam perjalanan melengkapi hidup.

3Membenci Orangtua dan Keluarga Pasangan

fimadani.com

Bagaimanapun, pasangan kalian adalah orang terbaik dari sekian banyak orang yang ada di muka bumi ini. Karena dia lah yang telah Tuhan pilihkan untuk menjadi pendamping hidup kalian.

Dia adalah orang yang dengan rela dan sabar membersamaimu dalam kehidupan, meninggalkan orangtua dan keluarga yang telah mengasuh dan bersamanya sejak dia dialahirkan.

Padahal kalian siapa? Orang yang baru saja dikenalnya bukan?

Nah, walaupun perlakuan orangtua atau keluarga pasangan kalian buruk, jangan pernah membalasnya dengan keburukan apalagi di depan pasangan.

Hargai mereka, terutama orangtuanya. Dan terus doakan agar Tuhan membalik hati mereka agar menjadi lembut dan baik kepadamu. Manis bukan?

4Jangan Membuka Aib dan Keburukan Pasangan

kata2hikmah

Entah kepada orang lain atau kepada keluarga dan orangtua, bahkan terlebih kepada anak-anak sendiri, jangan pernah melukai hati pasangan dengan mengumbar aib dan keburukannya.

Bukankah kalian juga tidak menyukai jika aib dan keburukan kalian diperbincangkan?

Sehingga jangan pernah meretakkan rumah tangga sendiri dengan melakukan hal tersebut.

Jaga pernikahan kalian dengan penuh cinta, keikhlasan, dan amanah.

Karena Tuhan telah menitipkan seseorang berharga dan terbaik untuk kalian jaga dalam sebuah perjalanan hidup bernama pernikahan.