Jenis jenis software (perangkat lunak) yang ada saat ini sangatlah beragam. Jika dlihat dari lisensinya, ada perangkat lunak yang gratis, semi gratis, dan berbayar.

Untuk mengetahui jenis-jenis software (perangkat lunak) berdasarkan pada lisensinya, yuk kita bahas satu persatu.

1Freeware

cogniview.com

Freeware adalah perangkat lunak gratis yang dapat digunakan tanpa dengan batasan waktu. Freeware umumnya disumbangkan kepada komunitas-komunitas, namun memiliki hak sebagai pengembang dan pengontrol dalam pengembangan aplikasi selanjutnya.

Terkadang jika para pengembang aplikasi memutuskan untuk berhenti mengembangkan sebuah produk freeware, mereka akan memberikan source code (kode sumbernya) kepada pengembang lain atau mengedarkan kode sumber tersebut kepada umum sebagai software bebas yang bisa dikembangkan secara bersama-sama.

2Shareware

ctmpscratch.blogspot.com

Shareware adalah perangkat lunak uji coba yang diberikan secara gratis dengan keterbatasan fitur-fitur tertentu seperi ketersediaan, fungsi, dan kenyaman yang tidak dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Shareware merupakan perangkat lunak uji coba yang bertujuan untuk memperkenalkan perangkat lunak tersebut dan sebagai strategi marketing pengembangan aplikasi Shareware.

Selain itu, biasanya perusahaan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mencoba menggunakan program sebelum membeli lisensi versi lengkapnya. Shareware disebut juga dengan Trialware.

3Firmware

cubitlab.com

Firmware adalah jenis aplikasi yang mengacu kepada software yang disimpan di dalam Memori Read Only (hanya baca). Tidak seperti memori akses acak, Firmware tidak akan dapat berubah meski tidak dialiri listrik.

Firmware berisi instruksi input/output dasar (semacam BIOS atau sistem operasi embedded) disimpan di dalam Firmware. Modifikasi memang masih bisa dilakukan, akan tetapi hal tersebut tergantung dari jenis jenis ROM (Read Only Memory) yang digunakan.

Firmware yang disimpan dalam ROM tidak dapat diubah, tetapi Firmware yang disimpan dalam ROM yang dapat diubah semacam EEPROM atau Flash ROM, masih dapat diubah sesuai dengan kebutuhan. Contohnya penggunaan firmware pada hardisk

4Commercial Software

nichebuilderblog.com

Commercial Software adalah jenis jenis software yang dibuat untuk tujuan komersil. Setiap pengguna yang ingin menggunakan atau mendapatkan software tersebut dengan cara membeli atau membayar pada pihak yang mendistribusikannya, bisa langsung kepada developers (pengembang) software, atau kepada rekanan dari pengembang software tersebut.

Pengguna yang menggunakan software berbayar biasanya tidak dilegalkan untk menyebarluaskan atau membagikan ulang software yang sudah dibeli lisensinya secara bebas tanpa izin dari penerbitnya.

Contoh software berbayar (commercial software) adalah Corel Draw, Adobe Photoshop, Microsoft Visual Basic NET. Commercial Software dilindungi Undang-Undang Hak Cipta.

5Free Software

vivalarazablog.wordpress.com

Free Software (perangkat lunak bebas) adalah istilah yang diciptakan oleh Richard Stallman dan Free Software Foundation (organisasi nirlaba dan merupakan sponsor utama dari proyek GNU) yang mengacu kepada jenis software yang bebas untuk digunakan, dipelajari dan diubah serta dapat disalin dengan atau tanpa modifikasi, atau dengan beberapa keharusan untk memastikan bahwa kebebasan yang sama tetap dapat dinikmati oleh pengguna-pengguna berikutnya.

Bebas di sini juga berarti dalam menggunakan, mempelajari, mengubah, menyalin atau menjual sebuah software, seseorang tidak perlu meminta izin dari siapa pun. Dengan kata lain Kamu bisa mengutak atik sesuka hati.

Untuk dapat menjadikan free software sebagai perangkat lunak bebas, software tersebut biasanya harus memiliki sebuah lisensi, atau berada dalam domain publik dan menyediakan akses ke kode sumbernya bagi setiap orang.

Gerakan perangkat lunak bebas (free software movement) pertama kali dikembangkan pada tahun 1983, yang bertujuan untk memberikan pada setiap pengguna komputer.

Dengan konsep kebebasan ini, setiap orang bebas untk menjual perangkat lunak bebas, menggunakannya secara komersial dan mengambil untung dari distribusi dan modifikasi kode sumbernya.

Walaupun demikian setiap orang yang memiliki salinan dari sebuah jenis free software dapat pula menyebarluaskan software bebas tersebut secara gratis.

Jika semuanya disebarluaskan secara gratis dan bebas dimodifikasi sesuka hati, tlalu dari mana dapat keuntungannya?

Biasanya, model bisnis dari perangkat lunak bebas terletak pada nilai tambah seperti dukungan, pelatihan, kustomisasi, integrasi atau sertifikasi. Dengan menggunakan model bisnis seperti ini, pastinya ada kekurangan dan kelebihannya juga.

Perangkat lunak bebas (free software) jangan disalahartikan dengan perangkat lunak gratis (freeware) yaitu perangkat lunak yang digunakan secara gratis. Perangkat lunak gratis dapat berupa perangkat lunak bebas atau perangkat lunak tak bebas.

Sejak akhir tahun 1990an, beberapa alternatif istilah untuk perangkat lunak bebas mulai muncul seperti “perangkat lunak sumber terbuka” (opensourcesoftware), “software libre”, “FLOSS”, dan “FOSS”.

Saat ini, umumnya perangkat lunak bebas tersedia secara gratis dan dibangun atau dikembangkan oleh suatu komunitas terbuka.
Para anggota komunitas tersebut biasanya bersifat sukarela tetapi dapat juga merupakan karyawan suatu perusahaan yang memang dibayar untuk membantu mengembangkan perangkat lunak tersebut.

Untuk memudahkan pemahaman mengenai perbedaan antara freeware (perangkat lunak gratis) dengan free software (perangkat lunak bebas), Richard Stallman selaku pendiri gerakan perangkat lunak bebas memberikan penjelasan sebagai berikut.

Perangkat lunak bebas adalah perihal kebebasan, bukan harga. Untuk mengerti konsepnya, Kamu harus memikirkan kata bebas seperti dalam kebebasan berpendapat, bukan bebas dalam arti makanan gratis.

6Open Source

justtotaltech.co.uk

Open Source Software (perangkat lunak sumber terbuka) adalah jenis perangkat lunak yang kode sumbernya terbuka untuk dipelajari, dikembangkan, diubah, ditingkatkan dan disebarluaskan.

Karena sifat ini, umumnya pengembangannya dilakukan oleh satu komunitas terbuka yang bertujuan mengembangkan perangkat lunak bersangkutan.

Anggota-anggota paguyuban itu seringkali sukarela tapi bisa juga pegawai suatu perusahaan yang dibayar untuk membantu pengembangan perangkat lunak itu. Produk perangkat lunak yang dihasilkan ini biasanya bersifat bebass dengan tetap menganut kaidah dan etika tertentu.

Lalu apa bedanya dengan Free Software? Semua perangkat lunak bebas adalah perangkat lunak sumber terbuka. Sebaliknya, perangkat lunak sumber terbuka belum tentu perangkat lunak bebas, tergantung kaidah yang dipakai dalam melisensikan perangkat lunak sumber terbuka tersebut.

7Malware

radio.krcb.org

Malware adalah perangkat lunak yang diciptakan untuk merusak sistem komputer, jejaring komputer tanpa izin dari pemiliknya. Malware disebut sebagai perangkat perusak yang berasal dari kata Malicious dan Software.

Istilah ini adalah istilah umum yang dipakai oleh pakar komputer untuk mengartikan berbagai macam perangkat lunak atau kode perangkat lunak yang mengganggu atau mengusik.

Istilah virus komputer kadang-kadang dipakai sebagai frasa pemikat (catch phrase) untuk mencakup semua jenis perangkat perusak, termasuk virus murni (true virus).

Istilah virus komputer digunakan sebagai sebutan dalam jenis perangkat perusak. Jenis-jenis perangkat perusak meliputi virus komputer, kuda troya (trojan horse), perangkat iklan (adware), cacing komputer, rootkit, perangkat pengintai (spyware), perangkat jahat (crimeware) dan perangkat lunak jahat lainnya.

Menurut Undang-Undang, perangkat perusak kadang-kadang dikenali sebagai pencemar computer. Hal ini tertera dalam kode UU di beberapa negara bagian Amerika Serikat, termasuk California dan West Virginia.