Jika Istri yang Lebih Banyak Bekerja, Suami Harus Bagaimana?

majalahembun.com

Sudah menjadi barang umum ketika seorang istri menjadi pegawai negeri atau BUMN tentu akan lebih banyak bekerja dan menyita waktu. Mereka seperti tidak bisa diganggu ketika sudah bekerja seperti itu.

Tentu sebagai seorang suami mau tidak mau harus mengalah jika mengalami keadaan seperti itu, suami harus lebih aktif dan lebih siaga dalam kondisi rumah tangga yang sedemikian rupa.

Yang sering menjadi problem adalah ketika istri bekerja dan pengahsilannya lebih besar daripada suami, iya kalau istri itu baik dan memahami, kalau tidak pasti akan banyak terjadi perselisihan di rumah tangga tersebut.

Alhasil suami biasanya lebih banyak mengalah dan lebih banyak “patuh” terhadap istrinya yang bekerja.

Bagi kamu para suami yang mengalami hal seperti ini kamu harus paham beberapa hal dibawah ini agar rumah tangga kamu tetap aman, nyaman dan terkendali.

1Suami Harus Tetap Bekerja

flickr.com

Namanya pria harus tetap bekerja, walau sudah punya uang banyak dari penghasilan bekerja istri, pria tidak bisa berpangku tangan tinggal menjagain dari hasil istri.

Kehormatan pria adalah bekerja, ketika pria tidak bekerja akan kehilangan kehormatannya dan akan menjadi seperti makmum di bawah kendali imam seorang istri.

Pria harus bekerja karena juga ia harus menafkahi secara lahir, nafkah secara harta dan bukan masalah berapa jumlahnya, asalkan cukup buat makan dan konsisten insyaALLAH istri akan menerima dan tetap menghormat suami sebagai pemimpin rumah tangga.

2Membantu Pekerjaan Istri di Rumah

majalahembun.com

Tentu seorang suami jika istrinya bekerja dari pagi sampai sore, pekerjaan rumah tangga adalah sebagian dari tanggung jawabnya.

Ingat para suami, pekerjaan rumah tangga memang bukan tanggung jawab istri semata, tapi tanggung jawab bersama.

Jika suami mau bekerja seperti membereskan rumah, membersihkan kamar, ngepel dan sebagainya tentu akan membuat istri merasa terharu dan semakin cinta dan hormat kepada suaminya.

3Bukan Sesuatu yang Rendah

majalahembun.com

Suami berpenghasilan lebih rendah dari istri dan lebih banyak bekerja di rumah itu bukan sesuatu yang rendah kok, kalau di mata orang lain itu rendah, maka biarkanlah, ikhlaskan apa yang mereka katakan.

Toh semua apa yang kamu lakukan akan menjadi bahan perbincangan, entah itu baik atau buruk, semua akan menjadi bahan gosip dan pembicaraan mereka yang tidak suka.

4Rizky Memang Milik Berdua

dailymoslem.com

Ketika seseorang menikah dengan wanita yang lebih tinggi penghasilannya bukan berarti itu nanti rizky hanya milik seorang istri, tapi milik berdua walau sejatinya istri berhak atas hartanya.

ALLAH bisa saja menurunkan rizky harta yang lebih di sebuah rumah tangga itu melalui seorang istri, bisa saja seperti itu dan itu merupakan rizky berdua atau lebih tepatnya rizky rumah tangga.

Suami harus tetap dan terus bersyukur dengan keadaan tersebut, tapi bukan berarti stagnan dalam posisi penghasilan lebih rendah, harus terus berusaha dan bergerak agar suatu saat istri tak perlu lagi bekerja. Dengan doa dan semangat insyaALLAH bisa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here