Kabar gembira bagi jomblo yang berpendapatan kurang dari 4,5 juta rupiah sebulan. Mulai tahun ini, pekerja lajang dengan gaji Rp4, 5 juta per bulan atau Rp54 juta setahun akan bebas pajak. Sebelumnya pendapatan tidak kena pajak adalah 3 juta rupiah sebulan atau 36 juta rupiah setahun.

Bagi pekerja yang sudah memiliki pasangan suami atau istri serta anak, akan dapat perhitungan tersendiri juga.

Jika diterapkan, kebijakan ini diprediksi akan menggerus penerimaan pajak sejumlah 18 triliun rupiah pada 2016 ini. Sebagai infomasi, target penerimaan pajak dalam APBN 2016 adalah Rp1.360 Triliun.

Menteri Ekonomi, Bambang PS Brojonegoro meyakini bahwa berkurangnya penerimaan pajak ini masih dalam level yang aman yaitu kurang dari 3%.”Pokoknya aman. Paling enggak sama dengan tahun lalu (2,58 persen)” jelasnya.

Pemerintah beralasan kebijakan itu diambil agar tidak perlu lagi ada perubahan angka gaji bebas pajak setiap tahunnya.

Bambang menyatakan bahwa kebijakan ini juga dimaksudkan untuk menggairahkan kembali laju perekenomoian nasional lewat tingkat konsumsi. Dari kebiakan ini diharapkan ada kenaikan pertumbuhan ekonomi senilai 0,16%.

Menurut Bambang gagasan menambah pendapatan tidak kena pajak itu disambut baik DPR. “DPR menerima, mungkin nanti minggu depan kami akan sampaikan lagi di komisi XI,” kata Bambang.

Tanggapan baik DPR itu, menurut Bambang, lantaran mempunyai tujuan untuk tingkatkan daya beli masyarat untuk mendorong perekonomian.

Karena itu, Bambang mengharapkan gagasan ini dapat diaplikasikan pada Juni mendatang.

SHARE