hildalight.deviantart.com

Kartini dan Sebentuk Apresiasi Berwujud Puisi

Posted on

Tepatnya hari ini, di tanggal 21 April, masyarakat Indonesia diingatkan kembali pada salah satu sosok wanita yang menjunjung tinggi serta memperjuangkan hak-hak wanita di zamannya, baik itu dalam segi pendidikan ataupun dalam hal kesetaraan wanita dalam berperan, baik itu di dalam keluarga maupun di masyarakat. Wanita itu tidak lain adalah Raden Ajeng Kartini atau biasa dikenal dengan RA. Kartini.

Jika kita tilik lagi sejarah, sebenarnya tidak hanya Kartini saja, wanita yang punya peran besar untuk bangsa ini, namun masih banyak pahlawan wanita lainnya yang punya jasa besar, sebut saja Cut Nyak Dien. Namun apa yang membuat RA. Kartini lebih istimewa dan membuat hari kelahirannya dirayakan dengan aneka macam lomba ataupun parade busana hingga hari ini?

Kartini lebih banyak dikenal dan menjadi sosok yang terkesan lebih istimewa, karena ia menulis. Sehingga sampai hari ini, kita masih bisa membaca pesan-pesan dan harapan beliau terhadap wanita Indonesia. Oleh karena itu, pantaslah jika banyak orang mengapresiasi beliau dengan menuliskan memoarnya ataupun menuliskan puisi untuk atau terkait tentangnya. Dan puisi-puisi itu banyak tersebar sebelum dan saat hari perayaan kelahirannya, seperti hari ini.

Di antara puisi yang dibuat oleh sebagian masyarakat dan tersebar tanpa tau siapa penulisnya, bisa kita lihat, kita baca dan kita maknai di hari ini, hari di mana tokoh emansipasi wanita Indonesia dilahirkan. Dan inilah puisi-puisi tersebut.

Salah Satu Contoh Puisi

rri.co.id
rri.co.id

Ibu Kartini

 

Ibu Kartini …

Meski kau telah tiada                                                 

Namun semangatmu yang membara                                  

Masih membajar hati kaum wanita Indonesia

 

Lihatlah kini kartini-kartini Modern                                   

Yang terus berjuang dalam semangatmu

 

Ingin kurasakan lagi hadirmu                                            

Yang selalu menyemangati jiwa                                           

Dan mengingatkan kembali

 

Bahwa habis gelap pasti terbitlah terang

Puisi Lainnya yang Bisa Kita Nikmati

cusspahing.deviantart.com
cusspahing.deviantart.com

Raden Ajeng Kartini

 

Raden Ajeng Kartini…                                                        

Kau adalah wanita sejati                                                      

Cita-citamu luhur ingin memajukan kaummu

Tak gentar kau melawan takdirmu                                 

Demi kebangkitan kaummu

 

Raden Ajeng Kartini…                                                      

Kau adalah teladan bagi kami                                          

Kau sejajarkan kami di mata dunia                                     

Kau adalah cerminan bagi kami

 

Raden Ajeng Kartini…                                                    

Dunia kami cerah karenamu                                               

Kini mereka tak memandang rendah pada kami                    

Kini kami bangga sebagai wanita                                   

Karena kami adalah kehormatan negeri ini

 

Raden Ajeng Kartini…                                                   

Kami berjanji padamu                                                         

Untuk memajukan negeri kami                                         

Ingin kami berjuang mengisi kemerdekaan                           

Dengan ilmu dan kasih sayang kami                                    

Demi mewujudkan cita-cita luhurmu

Selain Puisi, Kata-Kata Bijak Tentang Kartini Pun Bisa Kita Nikmati

1080.plus
1080.plus

“Tidak ada sesuatu yang lebih menyenangkan, selain menimbulkan senyum diwajah orang lain, terutama wajah yang kita cintai”.

“Jangan pernah menyerah jika kamu masih ingin mencoba. Jangan biarkan penyesalan datang karena kamu selangkah lagi tuk menang”.

“Mati satu tumbuh seribu. Kartini mungkin sudah tiada, namun semangat juangnya tidak boleh padam begitu saja. Maju terus para Kartini muda. Selamat hari Kartini”

“Teruslah bermimpi, teruslah bermimpi, bermimpilah selama engkau dapat bermimpi! Bila tidak bermimpi, apakah jadinya hidup!”

“Terkadang, kesulitan harus kamu rasakan terlebih dulu sebelum kebahagiaan yang sempurna datang kepadamu”.

“Karena ada bunga mati, maka banyaklah buah yang tumbuh. Demikianlah pula dalam hidup manusia. Karena ada angan–angan muda yang mati, kadang-kadang timbullah angan–angan lain, yang lebih sempurna, yang kelak menjadikannya buah”.

[td_smart_list_end]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *