Di era kemajuan teknologi ini, tak bisa dipungkiri bahwa semuanya serba mudah dan instan. Berbondong-bondong orang ‘hijrah’ dari teknologi lama ke masa sekarang demi dianggap kekinian.

Bagaimana kemudian kaset pita ditinggalkan karena telah mudahnya mendengarkan lagi lewat Mp3 di ponsel atau iPod.

Bagaimana pula kemudian banyak majalah atau koran ditinggalkan karena lebih mudah dan murah mengakses berita lewat berita online.

Dan masih banyak lagi hal-hal yang dianggap primitif telah ditinggalkan demi mendapatkan kemudahan dan sebutan yang kekinian, istilahnya semua orang ingin dianggap up to date.

Miris sekali, namun kita tak bisa menyangkal bahwa berbagai kebiasaan buruk di sekitar kita ini memang telah menjamur semenjak semakin berkembangnya teknologi sekarang ini.

1Lebih Senang Chatting di Media Sosial Daripada Bertemu Langsung

jalantikus.com

Sudah menjadi pemandangan umum, ketika kita melihat dua atau tiga atau bahkan sekumpulan orang sedang bersama, beberapa atau bahkan sebagian besar dari mereka asyik dengan gadget.

Sehingga suasana yang seharusnya ramai dan menyenangkan karena ada obrolan atau sekedar candaan menjadi kering dan sepi karena masing-masing telah memiliki dunia sendiri.

Orang-orang juga sudah mulai malas mendatangi acara pertemuan atau reuni dengan teman-teman, sekedar jalan-jalan atau ngobrol santai.

Karena banyak yang berpikir lebih praktis chatting lewat media sosial, bisa berekspresi sesuka hati, daripada harus memperlihatkan diri di depan orang lain.

Menyedihkan sekali!

2Bangganya Menjadi Artis Dadakan

www.rmol.co

Istilah selfie mulai menjamur sejak semakin berkembangnya gadget di muka bumi ini.

Bagaimana manusia mulai berusaha muncul dipermukaan lewat media sosial, dengan berbagai foto kebanggaan, agar disebut kekinian.

Yang parah, mereka berfoto atau memfoto sesuatu yang tidak pada tempatnya.

Banyak sekali kabar beredar bahwa seseorang lebih memilih memfoto korban kecelakaan yang sedang sekarat daripada segera menolongnya.

Atau seseorang yang dengan tega selfie bersama pasien sekarat, mayat korban kecelakaan, tempat terjadinya sebuah kecelakaan, dan sebagainya. Semua itu hanya karena ingin dianggap kekinian.

Akhirnya, jiwa sosial kemanusiaan menjadi semakin terkikis oleh suatu anggapan ‘up to date’ yang ingin disandang. Miris!

3Fashion Yang Tidak Pada Tempatnya

workshared.wordpress.com

Sekarang ini banyak manusia latah yang berduyun-duyun mengikuti berbagai mode dan fashion yang tengah menjadi jamur di masyarakat dunia.

Mereka mengikuti tren tersebut tentu dengan satu harapan, agar dianggap anak gaul atau kekinian.

Pada akhirnya, banyak fashion yang digunakan tidak pada tempatnya, menjadi buah bibir bagi masyarakat.

Beberapa orang memakai pakaian tidak resmi sama sekali saat mengikuti perkuliahan, atau mengajar di kelas, bahkan parahnya saat rapat kedinasan.

Dan masih banyak lagi kasus yang menunjukkan kepada kita, bahwa era kekinian sekarang malah justru memutar balik pola pikir manusia dalam hal berbusana.

4Memudarnya Sikap Saling Menghargai Antar Manusia

en.wikipedia.org

Beberapa kejadian mungkin mengingatkan kita tentang hal ini, seperti kasus orang tua murid yang melaporkan gurunya ke polisi karena memarahi anaknya.

Kalau dipikir, ketika seseorang telah menitipkan anaknya ke sekolah, maka anak tersebut sudah menjadi tanggungjawab dari guru di sekolah.

Sehingga wajar kalau guru memarahi atau menghukumnya saat dia melakukan kesalahan di sekolah.

Dan tentunya masih banyak kasus-kasus lain di sekitar kita, yang menunjukkan betapa buruknya sikap antar individu sekarang ini.

Kita tak bisa menyalahkan teknologi yangs emakin berkembang, namun kita juga harus sadar bahwa kita adalah makhluk sosial yang artinya sangat membutuhkan orang lain dalam kehidupan kita.

Sehingga sekeren apapun teknologi tersebut, tak akan pernah mampu membeli atau menggantikan seseorang yang tulus di samping kita.