Selama ini ayam hanya dipandang biasa-biasa saja oleh manusia. Sekedar hewan yang memiliki daging atau telur yang enak dimakan, dengan hobi berkokok pagi hari, dan suka mengais-ngais makanan.

Namun siapa sangka, bahwa dari kehidupan ayam, jika kalian mau mengamati, akan ada banyak pelajaran berharga tentang kedisiplinan hidup mereka yang bisa kita sebagai manusia contoh.

Memang hewan itu adalah makhluk yang tidak berakal, namun tanpa akal mereka mengandalkan nalurinya, naluri kehewanan, yang telah turun temurun mereka adaptasi dari nenek moyang mereka.

Penasaran apa saja 4 pelajaran berharga dari kehidupan ayam itu? Yuk simak ulasannya berikut ini!

1Ayam Sangat Pintar dalam Mendidik Anak-anaknya

korkomimmunmuha.blogspot.com

Pernah melihat gerombolan anak ayam yang mulai belajar mencari makan dengan kemanapun diiringi oleh induknya?

Dan tentunya kamu pasti sudah hafal, jika salah satu anaknya kamu ganggu, si Induk tak segan-segan akan melakukan perlawanan demi melindungi mereka.

Sebuah pelajaran berharga bagi kita sebagai makhluk yang memiliki akal dan jauh lebih pintar dari mereka, bahwa apa yang dilakukan si Induk tentu demi melindungi anak-anaknya.

Kewaspadaannya yang tinggi dalam menjaga anak-anaknya, serta juga kedisiplinannya dalam memperkenalkan alam tempat mencari makan bagi anak-anaknya sejak mereka masih kecil.

Sebagai orangtua atau calon orangtua, kita bisa mengambil pelajaran tersebut dalam hidup ini. Demi kebaikan masa depan anak-anak kita kelak.

2Ayam Mulai Membiarkan Anak-anaknya Bebas Saat Mereka Mulai Dewasa

yanlegium.blogspot.com

Ketika anak-anak ayam beranjak dewasa, Induknya mulai membebaskannya keluar dari penjagaan. Mereka mulai dipercaya oleh Induknya dalam mencari wilayah makan yang baru.

Namun jika kita lumayan jeli mengamati, maka kita bisa melihat bahwa sebenarnya Induk tak benar-benar melepaskan mereka, karena Induk masih ada di sekitar mereka.

Dan seringnya, saat si Anak ada yang mengganggu, Induk masih dengan spontan segera menyerang si Pengganggu anaknya tersebut.

3Ayam Sangat Pintar Memenajeman Waktu

seramamalang.wordpress.com

Sudah menjadi sebuah kebiasaan bagi para Ayam, bahwa waktu ‘bekerja’ dalam mencari makan itu hanya pada pagi sampai sore hari.

Setelah waktu maghrib tiba, akan sangat jarang sekali kita lihat ada ayam berkeliaran di luar mencari makan. Kalaupun ada mungkin itu ayam yang sedang akan kembali ke kandangnya. Hehehe.

Hal ini erat sekali kaitannya dengan manajemen waktu yang baik dari kalangan ayam tersebut. Mereka sangat memanfaatkan waktu dengan baik.

Bahwa pagi untuk maksimal mencari makan, dan sore sampai besok pagi lagi adalah untuk beristirahat.

4Ayam Terbiasa Bangun Pagi

www.brilio.net

Apakah kalian sering mendengar orangtua atau orang-orang sepuh bilang, “Jam segini masih tidur apa tidak malu sama ayam?”.

Ya, kata-kata tersebut bukan sekedar kata yang tidak bermakna, karena sebenarnya makna sindiran tersebut sangat dalam sekali.

Ayam dengan semangat pada waktu sepertiga malam langsung bangun dan berkokok membangunkan sekitarnya. Setelah itu mereka akan bergegas keluar kandang untuk mulai ‘bekerja’ mencari makan.

Lalu, dengan kehidupan ayam yang begitu disiplin dan penuh pelajaran manfaat itu, masihkah kita sebagai makhluk yang punya akal membiarkan hidup kita berjalan tidak disiplin?

Malu sama ayam dong! Hehehe.