Amokrane Sabet adalah seorang warga negara Perancis yang baru saja tewas ditembak oleh polisi di Bali. Polisi terpaksa melakukan tembakan karena sebelumnya bule Perancis ini juga menusuk salah satu anggota polisi hingga meninggal dunia. Pria kekar ini memang telah dikenal sebagai pembuat onar di wilayah Berawa, Bali sejak lama.

Tubuhnya yang besar dan dipenuhi tato membuat warga sekitar takut menegur ulah Amokrane yang dikenal juga sebagai mantan petarung Martial Arts. Dia dikenal sering makan di restoran tanpa pernah membayar. Saat manajer toko protes dan menuntut hak restoran, Amokrane justru mengancam dan menganiaya manajer tersebut.

Hal lain yang pernah dilakukannya adalah pernah dengan eksplisit mengganggu istri dari seorang turis yang sedang berkunjung di Bali. Amokrane mengatakan bahwa dirinya ingin meminjam istri turis tersebut. Sontak sang turis marah dan bersitegang dengan bule Perancis tersebut.

Banyaknya laporan dari warga dan turis membuat Kepolisian Berawa mengirimkan surat panggilan kepada Amokrane. Namun, dengan arogan pria berkepala pelontos tersebut malah merobek surat tersebut dan mengatakan tak akan mengindahkan panggilan Polisi.

Akhirnya Polisi terpaksa memanggil paksa Amokrane untuk meminta penjelasan atas keonaran yang telah dibuatnya selama ini. Namun, naas justru Amokrane mengamuk dan menikam salah satu anggota polisi hingga tewas. Karena sebab inilah Amokrane dihujani timah panas oleh yang berwajib.

Kapolda Bali mengkonfirmasi bahwa yang dilakukan oleh Kepolisian Kuta Utara sudah sesuai dengan prosedur. Beliau meyayangkan kejadian ini dan berharap kedamaian kembali di wilayah tersebut atas tewasnya sang pembuat onar, Amokrane.

SHARE