Risiko besar harus dihadapi oleh para penemu yang sudah berjasa menciptakan sebuah teknologi bagi masa depan. Kehidupan mereka terancam oleh hasil temuannya sendiri. Tentu sang penemu harus bertanggung jawab terhadap teknologi yang ia ciptakan.

Para penemu harus mencoba sendiri apa yang ia ciptakan sebelum orang lain mencobanya. Jika gagal dan tidak terjadi hal-hal buruk, maka selamatlah hidup sang penemu.

Tapi jika mereka mengalami luka atau bahkan kematian, itulah konsekuensi paling buruk yang harus ditanggung.

Kehidupan seorang penemu tidaklah mudah. Anda harus terlebih dahulu mempunyai ide untuk memecahkan masalah yang tidak terpikirkan sebelumnya.

Nah, di antara banyaknya penemu sebuah teknologi di dunia, ada 6 tokoh yang mati tragis akibat temuannya sendiri. Siapakah mereka?

1Marie Curie

motherboard.vice.com

Marie Curie terkenal di dunia berkat hasil temuannya di bidang radioaktif. Tapi ahli fisika sekaligus pakar kimia ini juga tercatat sebagai ilmuan yang pertama kali menemukan elemen polonium dan radium.

Selama hidupnya, Marie Curie sukses menggondol dua hadiah Nobel. Satu di bidang fisika (radioaktif) yang ia menangi bersama sang suami, Pierre Curie dan ilmuan Henri Becquerel pada 1896, dan Nobel lainnya di bidang kimia. Ia juga tercatat sebagai orang pertama yang memenangi dua Nobel sekaligus.

Curie mendedikasikan hidupnya untuk mengembangkan teori radioaktif, termasuk terapi radioaktif. Selain menemukan radioaktif dan manfaatnya, Curie juga menemukan bahaya radioaktif, yang akhirnya merenggut nyawanya.

Lantaran terus menerus terpapar radioaktif, Curie mengidap leukemia dan berujung kematian ironis pada 4 Juli 1934.

2Thomas Jr. Midgley

youtube.com

Hasil penemuannya telah merevolusi banyak hal dalam peradaban manusia. Thomas Midgley Jr. dikenal sebagai penemu bensin bertimbal (lead gasoline) dan gas freon.

Belakangan ia diketahui menderita berbagai penyakit akibat keracunan timbal, jenis logam berat yang tersimpan dalam darah jika terus menerus terhirup.

Di hadapan para wartawan dalam sebuah konferensi pers, Midgley Jr. menghirup uang bensin temuannya selama satu menit, hanya untuk membuktikan bahwa bahan bakar tersebut tidak berbahaya bagi kesehatan manusia.

Anda mungkin berpikir bahwa ia meninggal akibat keracunan timbal. Namun, sesungguhnya, Midgley Jr. tewas oleh penemuannya yang lain.

Yakni sebuah mekanisme tali penarik yang membantu menopang tubuhnya di tempat tidur ketika menderita penyakit polio. Sistem tali penopang itu gagal, Midgley Jr. terjerat dan mati lemas pada 2 November 1944.

3Franz Reichelt

tagesspiegel.de

Kisah tragis berikutnya dialami oleh Franz Reichelt, orang yang pertama kali mendesain parasut khusus untuk para pilot tempur.

Laki-laki Perancis kelahiran Austria ini sejatinya adalah seorang tukang jahit. Di sela-sela waktu luangnya, ia merancang parasut untuk pilot pesawat.

Di masa itu, awal tahun 1900-an, pesawat terbang belum lama ditemukan. Reichelt sendiri baru satu kali menumpang pesawat terbang jenis Kitty Hawk pada 1903. Mekanisme tentang cara pilot menyelamatkan diri saat pesawat akan jatuh, kala itu juga masih dirancang.

Penemuan Reichelt sendiri sudah dianggap berhasil, meskipun masih diuji coba menggunakan boneka seukuran manusia.

Ingin memastikan bahwa rancangannya layak untuk manusia, Reichelt nekat menguji sendiri dengan melompat dari Menara Eiffel di Paris, pada ketinggian 60 meter.

Hasilnya, ia mendarat di tanah dingin sebelum parasut berhasil mengembang. Reichelt tewas seketika namun penemuannya terus dikembangkan.

4Valerian Abakovsky

viraldiario.com

Nama Valerian Abakovsky tercatat sebagai ilmuan Rusia yang menemukan kereta api supercepat yang diberi nama Aerowagon. Ironisnya, Abakovsky tewas tragis bersama lima orang kru dalam sebuah kecelakaan saat uji coba Aerowagon.

Aerowagon sendiri menggunakan mesin pesawat terbang dan ditambah baling-baling. Aerowagon dirancang untuk mengangkut pejabat-pejabat Uni Soviet dari dan ke Moskow.

Percobaan pertama sempat sukses ketika kereta berangkat menuju Moskow dari sebuah kota di Uni Soviet. Namun kereta melaju kembali kota ibukota, kereta tergelincir keluar jalur dan menewaskan Abakovsky yang kala itu masih berusia 26 tahun.

5Henry Smolinski

bildpl.us

Ia adalah seorang teknisi mesin yang bermimpi mampu ‘menerbangkan’ sebuah mobil. Pada awal 1970-an, Henry Smolinski mendirikan Advanced Vehicle Engineers, sebuah perusahaan pembuat mobil terbang.

Pada 1973, dua purwarupa selesai dikerjakan. Dua model awal ini menggabungkan pesawat kecil Cessna Skymaster dengan mobil Ford Pinto.

Bagian ekor dan sayap mobil pesawat ini bisa dibuka pasang. Jadi, bia dioperasikan sebagai mobil di jalan raya, atau dipasangkan sayap dan ekor untuk terbang.

Rencananya, unit produksi akan dipasarkan pada 1974, namun rencana itu luluh lantak akibat kecelakaan saat uji coba terakhir pada 11 September 1973.

Bersama pilot Harold Blake, Smolinski berhasil terbang cukup lama ketika tiba-tiba sayap mobil pesawat itu terlepas di udara.

Tanpa ampun, keduanya tewas mengenaskan. National Transportation Safety Board menyatakan kecelakaan disebabkan pengelasan sayap yang tidak sempurna sehingga tak mampu menahan terjangan angin.

6Horace Lawson Hunley

el-nacional.com

Horace Lanwson Hunley sejatinya adalah seorang pengacara dan wakil rakyat dari Louisiana di masa Perang Saudara di Amerika. Ia memiliki ide membuat kapal selam yang bisa menenggelamkan kapal laut.

Ia mampu mewujudkan ide itu dengan membuat dua model kapal selam yang dipersembahkan untuk pasukan Konfederasi.

Model pertama dibangun di New Orleans pada 1862, dan dimaksudkan untuk dioperasikan jika kota itu diduduki oleh pasukan Union. Model kedua dibangun di Alabama.

Tak puas dengan dua model sebelumnya, Hunley merancang model yang ketiga yang pembangunannya ia biayai sendiri.

Pada 15 Oktober 1863, Hunley membawa tujuh awak untuk menguji coba model terbaru itu di perairan Charleston, S.C. Hasilnya, Hunley dan para awaknya tenggelam ke dasar laut.

Pihak Konfederasi berhasil menemukan bangkai kapal selam itu dan memperbaikinya. Percobaan kedua dilakukan dengan kapten dan awak baru.

Kali ini berhasil, bahkan, kapal selam yang diberi nama Hunley itu sukses menenggelamkan sebuah kapal laut. Inilah kali pertama dalam sejarah, sebuah kapal selam menenggelamkan kapal laut.

Kematian para penemu itu bukan tanpa arti. Mereka rela menanggung seluruh konsekuensi terburuk dari temuannya demi melihat masa depan yang semakin maju dan mudah, karena kontribusi mereka terhadap peradaban dunia.