Kepemimpinan yang diwariskan Rasulullah SAW pada umat serta pengikutnya membuktikan jika Islam adalah pondasi yang tangguh.

Selain harus kuat iman serta takwanya, kepemimpinan dalam Islam membutuhkan leadership dan juga teladan nyata. Para khalifah pewaris Rasulullah telah membuktikan hal ini.

Tidak jarang mereka turun sendiri untuk bekerja dan melihat keadaan rakyatnya kala itu. Dengan cara seperti ini, pemimpin akan semakin dicintai oleh rakyatnya.

Dalam buku Khulafaur Rasul Shallallahu Alayhi Wasallam, Syeikh Khalid Muhammad Khalid menjelaskan gaya kepemimpinan Umar bin Khattab dengan gamblang. Umar adalah sosok pemimpin yang sama sekali tidak merekayasa pencitraan dirinya.

Umar muncul sebagai pemimpin yang secara nyata memberikan solusi pada setiap permasalahan yang menimpa rakyaktnya.

Berikut ini lima gaya kepemimpinan Umar bin Khattab yang masih relevan hingga masa kini.

1Selalu Mengutamakan Musyawarah

manfaat.co.id

Mengikuti jejak Rasulullah, Umar juga selalu mengutamakan musyawarah dalam pengambilan keputusan. Beliau tidak pernah memposisikan dirinya sebagai penguasa.

Umar selalu menempatkan dirinya sebagai manusia yang memiliki kedudukan yang sama dengan yang lain. Beliau bahkan selalu menanamkan pesan bahwa meraka adalah guru yang membawanya pada jalan kebaikan.

amyasti.wordpress.com
amyasti.wordpress.com

Selain itu, sebagai penyelamat dari kesengsaraan hisab di akhirat, karena mereka membantunya dengan pendapat-pendapat mereka untuk memperjelas kebenaran.

2Kekayaan Negara untuk Melayani Rakyat

ekbis.sindonews.com

Kekayaan negara atau saat masa kini dikenal sebagai APBN, dimanfaatnya sepenuhnya untuk memenuhi rakyat.

Saat itu, Umar mendirikan sejumlah tembok dan benteng untuk melindungi kaum Muslimin. Selain itu, Umar juga membangun tata kota yang bertujuan mensejahterakan seluruh rakyatnya.

pemimpinglobalisasi.blogspot.com
pemimpinglobalisasi.blogspot.com

Tidak terpikirkan oleh Umar untuk mengambil keuntungan dari kekayaan negara itu untuk dirinya atau keluarganya. Sebaliknya, Umar sang khalifah justru memilih hidup sangat sederhana.

Kehidupannya jauh dari kata mewah dan nikmat serta penuh dengan pujian dan harta benda.

3Menjunjung Tinggi Kebebasan

dakwatuna.com

Menurut Umar, setiap orang dilahirkan dari rahim ibunya dalam keadaan merdeka. Karenanya, Umar pernah berkata pada dirinya sendiri, “Sejak kapan engkau memperbudak manusia, sedangkan mereka dilahirkan ibunya dalam keadaan merdeka?”

Umar tidak memandang rakyatnya berdasarkan asal usul mereka. Beliau memandang kebebasan secara universal, kebebasan yang didasarkan pada kebenaran menurut Islam.

Umar sama sekali tidak takut akan kebebasan bangsanya, tidak pula khawatir akan mengancamnya, bahkan ia mencintai kebebasan manusia itu sendiri, seperti cinta seorang yang mabuk kepayang serta menyanjungnya dengan penuh ketulusan.

4Selalu Siap Menerima Kritikan

shaffik.com

Meski posisinya adalah pemimpin tertinggi, Umar adalah sosok yang tidak pernah merasa marah jika mendapat kritikan.

Pernah pada suatu hari Umar terlibat percakapan dengan salah seorang rakyatnya. Orang tersebut bersikeras dengan pendapatnya dan berkata kepada Umar, “Takutlah engkau kepada Allah.” dan orang itu mengatakan hal itu berulang kali.

Saat itu, salah seorang sahabat Umar membentak si laki-laki dan mengatakan, “Celakalah engkau, engkau terlalu banyak bicara dengan Amirul Mukminin!”

Apa yang selanjutnya dilakukan Umar? Beliau justru minta agar orang tersebut dibiarkan saja.

5Menawarkan Solusi Langsung untuk Rakyatnya

bunchoffeeling.word

Bagi muslim saat itu, Umar terkenal sebagai pemimpin yang sangat merakyat. Ada kalanya Umar turun sendiri berpatroli melihat keadaan rakyatnya, mengecek kondisi mereka, “Jangan-jangan ada yang tidak bisa tidur karena lapar,” begitu mungkin pikirnya.

Sebuah kisah muncul saat Umar menemukan seorang ibu bersama anak-anaknya yang kelaparan. Sang ibu memasak air dengan batu hanya untuk membuat anak-anaknya percaya ada makanan.

Melihat hal ini, Umar segera kembali ke Baitul Maal. Beliau mengambil dan memikul sendiri sekarung gandum bersama minyak untk kebutuhan keluarga tersebut.

Umar datang memberikan solusi nyata, tanpa harus mencitrakan dirinya melalu berbagai cara.

taufik79.wordpress.com
taufik79.wordpress.com

Jika lima gaya kepemimpinan Umar ini bisa diterapkan juga di masa kini, maka negeri ini tentu akan menjadi lebih baik.

Indonesia di masa depan membutuhkan pemimpin yang bisa menjadikan negeri ini menjadi bangsa yang maju, adil, makmur, cerdas dan mandiri serta bebas dari intervensi pihak manapun juga.