Kamu pasti tidak asing lagi dengan tanaman bonsai. Tanaman kerdil yang di tanam dalam pot dangkal. Tanaman bonsai merupakan miniatur dari tanaman aslinya yang berupa pohon besar.

Dalam istilah seni tradisional Jepang, bonsai disebut dengan penzai. Pemeliharaan tanaman bonsai ditujukan sebagai penghargaan terhadap keindahan bentuk seluruh bagian tanaman.

Cakupan pemeliharaan bonsai meliputi pemotongan, pemangkasan dan pembentukan cabang serta dahan pohon. Akar tanaman bonsai dibiarkan menyebar di atas batu.

Memang proses pembuatan tanaman bonsai ini memakan waktu lama. Mulai dari memberikan pupuk sampai dengan mengganti pot dan tanah.

Tapi, bagi pecinta tanaman, melakukan pekerjaan tersebut adalah hal mengasikkan.

Meskipun hanya berupa tanaman kerdil, bonsai tetap bisa tumbuh seiring dengan musim. Perubahan warna dan bentuk juga akan terus terjadi sejalan dengan perawatan yang dilakukan.

Indonesia punya banyak jenis tanaman yang bisa dijadikan bonsai. Contohnya, pohon beringin, asam Jawa, asam Belanda dan lain sebagainya.

Lalu, bagaimana jika bonsai ditanam di pot dari tengkorak manusia? Tampak cantik atau malah menyeramkan ya?

Inilah terobosan yang dilakukan oleh perusahaan Jack of The Dust. Perusahaan asal Australia tersebut mendesain tengkorak manusia menjadi pot tanaman bonsai.

Menakjubkan bukan? Mereka membuat sebuah tengkorak manusia tidak lagi terlihat seram. Justru, tengkorak itu nampak bernilai seni tinggi dengan adanya tanaman bonsai di atasnya.

Tengkorak-tengkorak ini asli lho, Guys. Bukan tengkorak tiruan!

Hanya saja, mereka mengemas tengkorak dengan memakai plastik PVC atau polimer termoplastik yang beratnya 850 gram. Lebar tengkorak kira-kira 13 cm, tingginya 16 cm dan dalamnya 22 cm.

Tahukah kamu? Tanaman bonsai ini dibandrol dengan harga 399 Dolar Australia atau setara 3,9 juta rupiah. Wow, harga yang fantastis!

Perusahaan Jack of The Dust tidak hanya melayani pesanan domestik, tetapi juga internasional, lho. Lama pengiriman antara 10-14 hari kerja. Ongkos kirimnya tidak terlalu mahal, kisaran 600 ribu rupiah.

Awalnya, bonsai tengkorak ini terinspirasi dari kata-kata memento mori, yang artinya ingatlah kamu bisa mati. Memento mori adalah kata yang berasal dari Bahasa Latin. Dari artinya saja sudah menyeramkan ya, guys.

Namun, apakah benar tanaman bonsai ini seseram yang menginspirasinya? Lihat saja yuk!

1Taman Maritim

boredpanda.com

Andrew Firth, seorang pencetus bonsai tengkorak ini sangat menyukai dunia maritim. Itulah sebabnya ia begitu terinspirasi menyontek habis-habisan desain yang dekat dengan dunia maritim.

boredpanda.com
boredpanda.com

Seperti model bonsai tengkorak di bawah ini. Air terjun nampak mengalir di salah lubang mata tengkorak. Benar-benar mirip air terjun sesungguhnya.

Di kepala tengkorak, dibangun miniatur taman sakura. Agaknya keindahan bunga sakura menepis kesan seram dari tengkorak dari kepala manusia sungguhan tersebut.

2Taman Sakura

boredpanda.com

Yap! Ketika bonsai dirawat dengan baik, dipupuk dan disirami, maka akan tumbuh menjadi bonsai yang indah. Cantik dengan bunga-bunga pinknya.

Begitu pula tatkala rumput-rumput mini dipelihara dengan sempurna, pasti tumbuhlah rumput hijau nan menawan.

boredpanda.com
boredpanda.com

Nuansa mengerikan hilang sama sekali saat melihat rimbunan bunga sakura yang tumbuh subur di pot tengkorak ini.

3Taman Pemakaman

boredpanda.com

Apa jadinya jika tengkorak yang sudah seram itu dibuat miniatur kuburan? Makin seram dan menakutkan bukan? Meskipun di sekitarnya ada banyak pohon hijau, tapi tetap saja lebih dominan kesan ngerinya.

Terlebih kalau benar-benar ditambahkan replika kuburan persis seperti aslinya, seramnya jadi berpuluh-puluh kali lipat.

boredpanda.com
boredpanda.com

Sebenarnya, ini hasil dari tanaman bonsai yang tidak dirawat dengan baik. Akibatnya, yang tumbuh bukan bunga sakura cantik, melainkan tanaman kuburan.

Itulah uniknya kreasi bonsai dari Australia. Tertarik untuk menjadikannya kado untuk temanmu? Silakan pesan langsung ke perusahaan pembuatnya.

SHARE