Rasa khawatir seringkali menghinggapi para suami yang istrinya sedang hamil tua. Inilah saat dimana seorang calon ayah menantikan kehadiran sang buah hati.

Mungkin kamu sebagai seorang istri dan calon ibu menduganya sebagai rasa cemas karena memikirkan keselamatan kalian berdua.

Namun pada hakikatnya, tidak saja keselamatan ibu dan sang bayi saja. Calon ayah juga memikirkan banyak hal. Kira-kira apa saja yang menyebabkan kekhawatiran seorang ayah menjelang kelahiran anaknya? Berikut ulasan singkatnya.

1Kerinduan Pada Sang Istri

kangsoal.blogspot.co.id

Seringkali seorang suami mengkhawatirkan atas hilangnya perhatian istri kepadanya. Dirinya berprasangka dan resah bila bayinya lahir nanti, perhatian istri akan tercurah seluruhnya kepada si bayi.

Apalagi jika dirimu masih baru saja menjadi seorang ibu. Tentunya kamu membutuhkan proses belajar dan adaptasi yang terkadang membuatmu tidak menyadari kehadiran dirimu sebagai seorang suami.

Solusinya, berikan perhatian kepada suami ketika si bayi terlelap. Biarpun dirimu merasa kantuk dan lelah, cobalah beberapa saat untuk memberi perhatian kepada suami. Kamu harus menyadari bahwa suami sangat merindukan saat-saat berdua denganmu seperti masa baru menikah dulu.

Luangkan waktu untuk menjalin komunikasi lebih intim dengan pasangan. Jangan lupa untuk meyakinkan padanya bahwa dirinya dapat menjadi ayah yang baik untuk anak kalian kelak dan kamu sangat bangga padanya.

2Dia Juga Butuh Arahan

blognasihatayah.wordpress.com

Seorang suami lebih membutuhkan waktu beradaptasi untuk bisa mengasuh bayi. Dia membutuhkan arahan lebih banyak saat merawat bayi yang baru saja lahir. Cobalah untuk memandunya belajar bagaimana memandikan, menyiapkan makanan bayi, serta bertindak saat bayi sedang rewel.

Tapi jangan sampai memberinya arahan dengan cara menggurui. Cobalah membimbingnya dengan baik sehingga tercipta kedekatan antara ayah dan anak sejak dini.

3Merindukan Aktifitas Lamanya

www.hipwee.com

Rasa lelah dan bosan dalam rutinitas merawat bayi seringkali membuat suami membutuhkan waktu untuk menyendiri. Berikan waktu untuk aktiitas seperti menonton televisi atau berkumpul bersama kawan-kawannya tanpa harus membuatnya merasa bersalah.

4Dia Sebenarnya Ketakutan

pensilberwarnaoranye.wordpress.com

Umumnya, seorang suami yang baru menjadi ayah nampak tegar dan kuat dalam menghadapi kehadiran sang buah hati. Namun sebenarnya terselip rasa takut dalam hatinya. Takut dalam melakukan kesalahan saat merawat bayi yang baru lahir.

5Dia Ingin Menciptakan Bonding

abiummi.com

Bonding bagi sang ayah seringkali dimaknai sebagai aktifitas bermain dengan si bayi. Masalahnya seorang bayi yang baru saja lahir belum dapat diajak untuk bermain bersamanya.

Kamu bisa membimbing suami untuk membangun bonding dengan menggendong, membelai dan menciumnya.