Salah satu fitnah dunia dan merupakan godaan paling hebat dari setan adalah harta dan jabatan. Banyak orang lupa tentang hakikat hidup abadi yang sesungguhnya adalah di akhirat bukan di dunia.

Itus emua karena pandainya setan menyebarkan tipu dayanya ke umat Manusia dengan harta dan jabatan yang dibuat gemilang dan menjadikan seseorang memiliki status social tinggi di mata manusia.

Dan pada akhirnya demi mendapatkan seluruh harta dan jabatan yang diinginkan, banyak manusia lupa diri, lupa Tuhan, dan lupa segalanya, menghalalkan segala cara.

Salah satu yang menandakan seseorang telah lupa tentang akhirat dan menjadi budak dunia adalah saat dia mulai sangat mencintai hartanya, hingga enggan berinfaq untuk orang yang membutuhkan.

Padahal jika seseorang tahu betapa besar hikmah dan keutamaan yang terkandung dalam infaq yang diberikannya kepada fakir miskin atau disedekahkan di jalan Allah, maka dia akan semangat untuk berinfaq.

Yang pertama, infaq sesungguhnya tidak akan pernah membuat seseorang miskin, justru Allah akan mengkayakannya.

Allah itu Maha Kaya, dan semua kekayaan rezeki itu berasal dariNya. Maka jika kita mau menginfaqkan harta kita di jalanNya, Dia akan melipatgandakan harta kita.

Selain dilipatgandakan di dunia, Allah juga akan melipatgandakan rezeki serta pahala siapapun yang gemar berinfaq di kehidupan akhirat kelak.

Yang kedua, infaq akan membuat kita lebih lancar dalam mendapatkan rezeki dan jalan kemudahan hidup dari Allah SWT.

Seseorang yang gemar berinfaq sadar sepenuhnya bahwa harta yang dimilikinya adalah titipan, maka dia siap jika harus mengembalikan kepada pemilik aslinya, yaitu Allah.

Dengan keikhlasannya tersebut, Allah akan ridho dan menambah keberkahan hidup kepadanya hingga berkali-kali lipat tanpa disangka-sangka dari arah manapun.

Yang ketiga, infaq akan menentramkan hati kita, karena kita tahu kemana arah harta kita mengalir, yaitu jalan Allah yang mengarah pada syurgaNya.

Nah, masihkah kamu berniat terus menyembunyikan hartamu dan menghindari berinfaq?