Bulan ini kita baru saja diramaikan dengan ajang pemilihan kepala daerah di Indonesia. Dengan munculnya pemimpin-pemimpin baru ini, memunculkan harapan baru di tengah-tengah masyarakat.

Harapan-harapan ini muncul terutama dari keadaan perekonomian yang semakin hari terasa mencekik. Mulai dari kenaikan bahan bakar minyak, tarif dasar listrik dan diikuti dengan kenaikan bahan makanan pokok dan lain sebagainya.

archives.portalsatu.com
archives.portalsatu.com

Bukan hanya itu saja, layanan kesehatan bagi orang yang tidak mampu pun menjadi salah satu bentuk harapan masyarakat. Kenapa begitu? Karena di Indonesia yang boleh sakit hanya orang kaya, soalnya biaya rumah sakit sudah tidak terjangkau untuk mereka.

pouringpoint.wordpress.com
pouringpoint.wordpress.com

Walaupun saat ini sudah diberlakukan BPJS, namun tetap saja belum menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Layanannya pun terbatas dan prosedurnya pun cukup merepotkan bagi mereka yang sedang sakit.

dakwatuna.com
dakwatuna.com

Dengan hal yang disebutkan di atas, pantas saja jika masyarakat berharap memiliki pemimpin yang bisa meningkatkan kondisi ekonomi di daerah mereka.

Andai saja semua pemimpin di Indonesia belajar dari kepemimpinannya Khalifah Umar bin Khattab, maka bisa dipastikan kondisi perekonomian kita akan lebih baik.

Apa saja yang bisa dipelajari oleh seorang pemimpin kepada Khalifah Umar? Untuk mengetahui jawabannya, kita lihat langsung ulasannya yuk!

1Sebelum Umar bin Khattab Menjadi Khalifah

uzm1010.blogspot.co.id

Jauh sebelum Umar bin Khattab menjadi Khalifah, tepatnya sebelum beliau memeluk agama Islam, Umar adalah orang yang disegani dan dihormati oleh penduduk Mekkah. Saat masa jahiliyah, Umar pun terkenal sebagai pemabuk.

Namun, setelah menyatakan diri sebagai seorang Muslim, ia pun tidak pernah menyentuh alkohol lagi. Walaupun ketika itu belum diturunkan ayat mengenai larangan meminum khamr.

beobachter.ch
beobachter.ch

Saat Umar memutuskan masuk Islam, maka seisi penduduk Mekkah pun terkejut, karena ia terkenal yang paling menentang ajaran Nabi Muhammad saw kala itu. Saat itu ia pun dikucilkan oleh penduduk Mekkah, terutama oleh petinggi-petinggi suku Quraisy.

Setelah Umar memeluk Islam, ia menjadi salah seorang sahabat yang disegani kala itu, selain Abu Bakar dan sahabat lainnya. Ia menjadi pembela agama Islam yang cukup kuat kala itu. Walaupun yang dihadapi adalah sahabatnya sendiri saat masih jahiliyah.

2Saat Menjadi Khalifah

maulasramadhan.wordpress.com

Setelah kepergian Rasulullah, maka Abu Bakar diangkat menjadi Khalifah dan ketika itu Umar bin Khattab sebagai salah satu penasehat Abu Bakar. Setelah Abu bakar wafat, maka Umar bin Khattab lah yang menggantikannya.

Kekuasan Islam tumbuh dengan pesat saat pemerintahan Umar bin Khattab. Islam saat itu mampu mengambil alih Mesopotamia dan sebagian Persia dari kekuasaan dinasti Sassanid.

islamicity.org
islamicity.org

Saat menjadi Khalifah, Umar banyak melakukan reformasi secara administratif dan melakukan pengontrolan langsung mengenai kebijakan publik. Selain itu, ia pun membangun sistem administarasi bagi daerah yang telah ditaklukkan.

Saat kepemimpinannya, ia pun memerintahkan diadakannya sensus di semua wilayah kekuasaan Islam. Hal ini dilakukan untuk mendata jumlah rakyat serta kondisi rakyatnya. Masjidil Haram dan Masjid Nabawi pun mengalami renovasi saat Umar memimpin.

Umar merupakan seorang Khalifah yang sangat sederhana, berbeda sekali dengan para penguasa lainnya pada zaman itu. Satu hal yang paling dikenang dari kepemimpinan Umar adalah perhatiannya kepada rakyatnya.

Bentuk perhatian yang ditunjukkan Umar kepada rakyatnya adalah dengan mengantarkan langsung bahan makanan kepada rakyatnya yang kelaparan.

Dan yang perlu menjadi contoh, rakyat yang diberikan bantuan tidak tahu bahwa yang memberinya makanan adalah seorang Khalifah.

Jadi, sebagai seorang pemimpin, pantaslah jika kita belajar dari apa yang dicontohkan oleh Khalifah Umar bin Khattab. Dekat dengan rakyat tanpa pernah berharap popularitas ataupun suara di pemilihan yang berikutnya.