Bawang putih kerap dipakai dalam masakan sebagai bumbu penyedap rasa. Mempunyai sejarah penggunaan oleh manusia selama lebih dari 7.000 tahun, terutama tumbuh di Asia Tengah.

Bawang putih sendiri sebenarnya sudah digunakan manusia untuk campuran makanan dan obat-obatan selama beribu-ribu tahun. Bawang putih termasuk keluarga umbi-umbian.

Bawang putih dipercaya berasal dari pegunungan di Asia Tengah seperti Tajikstan, Turkmenia, Uzbekistan dan Iran Utara. Selain sebagai bumbu penyedap masakan, bawang putih ternyata memiliki beberapa khasiat untuk tubuh.

Tapi sayang, terkadang aroma nya yang menyengat membuat tanaman tidak banyak dikonsumsi langsung, melainkan hanya sebagai bumbu, sehingga hanya dalam jumlah sedikit bawang putih kita konsumsi.

Hampir semua bahan-bahan alami mempunyai khasiat masing-masing dalam tubuh. Begitu juga dengan bawang putih, namun sebelum beralih ke manfaatnya, ada baiknya kita mengetahui kandungan nutrisi menarik dalam bawang putih.

Mengandung Senyawa Allicin

Bawang putih merupakan tanaman yang telah digunakan sejak jaman mesir kuno, kandungan allicin memang salah satu zat yang digunakan sebagai obat.

Allicin ini merupakan salah satu komponen biologis aktif yang paling utama dan besar kandungannya dalam bawang putih. Apa fungsi dari allicin ini ? ia merupakan zat anti bakteri yang terkandung dalam bawang putih.

Berbagai riset telah dilakukan terhadap zat ini dan menemukan bahwa ia memiliki efek penting untuk beberapa isu kesehatanantara lain, menurunkan berat badan, mengencerkan darah, mencegah hipertensi, zat anti kanker, antioksidan dan anti mikroba atau bakteri.

Zat ini lah yang membuat ciri khas pada bau bawang putih. Bawang putih memiliki kandungan senyawa sulfur yang disebut Allicin, yang diyakini sangat besar peranannya dan membawa manfaat kesehatan yang tiada duanya.

Kaya Akan Nutrisi dan Rendah Kalori

Bawang putih merupakan salah satu herbal yang memiliki kandungan nutrisi yang sangat baik dan di butuhkan oleh tubuh. Bawang putih sangat tinggi kandungan vitamin C dan Kalsium serta zat besi.

Berikut adalah ringkasan dari nutrisi yang diberikan oleh bawang putih per 136 Gr bawang putih:

  • Vitamin C; Memenuhi 71 % kebutuhan harian
  • Kalsium; Memenuhi 25 % kebutuhan harian
  • Besi; Memenuhi 13 % kebutuhan harian
  • Karbohidrat (45 gr); 15 % kebutuhan harian
  • Serat (3 g); memenuhi 11 % kebutuhan harian.

Nutrisi yang terdapat dalam kandungan bawang putih ini sangat bermanfaat bagi tubuh manusia, namun uniknya ia tidak mengandung zat atau nutrisi yang mungkin berbahaya bagi tubuh jika terlalu besar seperti lemak jenuh dan kalori.

Herbal ini dipastikan dapat membantu menunjang kesehatan tubuh dan menjadikan kita bebas dari berbagai penyakit berbahaya.

Mengandung Minyak Atsiri

Bawang putih mengandung minyak atsiri, yang bersifat anti bakteri dan antiseptik. Kandungan allicin dan aliin berkaitan dengan daya anti kolesterol untuk mencegah Jantung koroner, tekanan darah tinggi dan lain-lain. Selain itu juga, umbi bawang putih mengadung beberapa zat diantaranya :

  • Kalsium : bersifat menenangkan sehingga cocok sebagai pencegah hipertensi.
  • Saltivine : bisa mempercepat pertumbuhan sel dan jaringan serta merangsang susunan sel saraf.
  • Diallysulfide, alilpropil-disulfida : anti cacing.
  • Belerang
  • Protein
  • Lemak
  • Fosfor
  • Besi

Bawang Putih adalah bahan makanan yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia.  Bawang Putih mengandung energi sebesar 95 kilokalori, protein 4,5 gram, karbohidrat 23,1 gram, lemak 0,2 gram, kalsium 42 miligram, fosfor 134 miligram, dan zat besi 1 miligram.

Selain itu di dalam Bawang Putih juga terkandung vitamin A sebanyak 0 IU, vitamin B1 0,22 miligram dan vitamin C 15 miligram.  Hasil tersebut didapat dari melakukan penelitian terhadap 100 gram Bawang Putih, dengan jumlah yang dapat dimakan sebanyak 88 %.

Bawang putih merupakan tanaman yang telah digunakan sejak jaman mesir kuno, kandungan allicin memang salah satu zat yang digunakan sebagai obat. Allicin ini merupakan salah satu komponen biologis aktif yang paling utama dan besar kandungannya dalam bawang putih. Apa fungsi dari allicin ini ? ia merupakan zat anti bakteri yang terkandung dalam bawang putih.

1Membunuh Bakteri

source: www.poconogarlic.com

Khasiat paling populer dari bawang putih adalah sumber antioksidan yang sangat kaya dan tentunya dibutuhkan oleh tubuh. Bukan hanya untuk mencegah, bawang putih juga dikenal sebagai anti virus dan bakteri, zat yang terkandung dalam bawang putih ini dapat membantu mencegah perkembangan bakteri, jamur, ragi, dan virus serta cacing dalam tubuh.

Bawang putih mengandung beberapa senyawa yang sangat berguna untuk tubuh. Zat yang terkandung dalam bawang putih antara lain selenium, magnesium, allicin, vitamin C, B6, kalium, kalsium dan flavonoid.

Zat-zat tersebut berguna untuk membunuh bakteri, jamur, parasit dan virus secara alami. Sehingga konsumsi bawang putih bisa mempercepat penyembuhan tubuh karena infeksi.

Karena khasiat ini bawang putih banyak diolah menjadi bubuk khusus yang digunakan sebagai obat. Bawang putih sendiri sudah lama digunakan sebagai obat anti infeksi di China sejak 510 tahun sebelum Masehi.

2Mengurangi Risiko Penyakit Jantung

source: www.westernlaneambulance.com

Sakit jantung kerap dijuliki sebagai pembunuh nomor satu di dunia. Biasanya penyakit jantung terjadi karena ada penyumbatan pembuluh darah yang terhubung ke jantung. Penyumbatan ini disebabkan penumpukan kolesterol di dalam pembuluh darah

Zat allicin yang terkandung dalam bawang putih berguna untuk mengurangi kolesterol tubuh. Jika kandungan kolestrol tubuh menurun maka aliran darah ke seluruh tubuh akan lancar. Salah satu efeknya adalah jantung kita menjadi lebih sehat.

3Menghindari Tekanan Darah Tinggi

source: doctormurray.com

Bawang putih juga akan mengurangi tekanan pada darah. Sehingga bawang putih sangat baik dikonsumsi bagi penderita tekanan darah tinggi berkat kandungan senyawa di dalamnya.

Sifatnya yang memecah kolesterol akan membuat aliran darah menjadi normal dan lancar.Dengan konsumsi yang tepat dan teratur, bawang putih akan menurunkan tekanan darah dalam tubuh.

4Membantu Pengobatan Jerawat Dan Perawatan Kecantikan

source: www.huffingtonpost.co.uk

Siapa yang tak sebal kala jerawat menghinggapi wajah kita. Jerawat yang bisa merusak penampilan kadang jadi musuh untuk tampil sempurna. Namun jangan khawatir. Ternyata bawang putih juga bisa menjadi obat bagi penyembuhan jerawat.

Sifat bawang putih yang membunuh kuman bisa dimanfaatkan untuk membunuh kuman jerawat. Cukup tumbuk bawang putih yang sudah dibersihkan lalu oleskan pada bagian jerawat yang menempel.

Perawatan lain untuk menyembuhkan jerawat tetap diperlukan karena bawang putih hanya membantu membunuh kuman penyebab jerawat.

Tidak hanya berfungsi menghilangkan jerawat, bawang putih juga mampu menjadi anti aging pada wajah kamu.

Tak hanya seiring pertambahan usia, garis-garis halus dan keriput bisa muncul caaa usia yang lebih dini. Hal Ini bisa disebabkan oleh penggunaan zat-zat kimiawi pada paparan sinar matahari. Banyak orang mengeluarkan uang puluhanjuta untuk melawan penuaan ini dengan cara menarik keriput dan sebagainya.

Kini, cobalah menggunakan bawang putih, gunakan sebagai masker dengan menghaluskan beberapa siung bawang putih oleskan merata pada wajah satu minggu sekali. Penggunaan secara berkala ini dapat melembutkan kulit dan membuat wajah tampak lebih halus karena senyawa allicin yang terkandung dalam bawang putih.

Sifat antibakteri dan antiperadangan yang dimiliki oleh bawang putih dapat: mengurangi peradangan kulit, menghilangkan bekas luka dan mengurangi bekas selulit di area paha, perut, dan pantat. Caranya, oleskan bawang putih yang telah halus pada bekas luka dan kulit yang meradang.

Kerontokan rambut adalah wajar yang dialami setiap orang. Namun menjadi tak wajar bila kerontokan ini mencapai 100 helai rambut setiap harinya. Berbagai masalah dapat menjadi pemicu kerontokan rambut ini.

Di antaranya, stres, penggunaan sampo yang tidak cocok, penggunaan obat-obatan tertentu, sakit, dan sebagainya. Bawang putih dapat membantu masalah kerontokan rambut yang berpotensi menghabisi kepercayaan diri kamu.

Bawang putih juga mengandung senyawa allicin yang berkhasiat melembutkan wajah. Caranya, jadikan sebagai masker. Ambil beberapa siung bawang putih, kemudian haluskan. Beri sedikit air. Setelah halus, oleskan pada wajah.

Selain masker bawang putih juga bisa digunakan sebagai scrub wajah. Scrub wajah dengan bawang putih bisa dicampurkan dengan beberapa bahan baku seperti stroberi, tea treeoil, air panas dan oatmeal. Campurkan semua bahan.

Setelah halus, pijat pada wajah 2-3 menit, kemudian biarkan sedikit mengering. Bilas dengan air panas dan cuci wajah (facial wash). Kemudian akhiri dengan air dingin.

5Mencegah Kanker

source: www.insockmonkeyslippers.com

Saat ini kita dapati beragam jenis penyakit kanker. Kanker sendiri adalah penyakit di mana sel-sel abnormal membelah tanpa kontrol dan mampu menyerang jaringan lain. Sel-sel kanker dapat menyebar ke bagian lain dari tubuh melalui darah.

Kanker bukan hanya satu penyakit tapi banyak penyakit. Saat ini ada lebih dari 100 berbagai jenis kanker di dunia.

Bawang putih mengandung mineral berguna seperti mangan dan selenium. Kandungan ini bermanfaat untuk membunuh sel tumor yang biasanya akan berubah menjadi sel kanker.

Penelitian menunjukkan zat yang ada di dalam bawang putih membantu mencegah berbagai jenis kanker seperti kanker payudara, prostat dan pankreas.

6Menghilangkan Sakit Gigi

source: www.spacelinedental.com

Sakit gigi memang sangat mengganggu. Kebanyakan sakit gigi disebabkan karena bakteri dan kuman yang terdapat dalam gigi. Sifat bawang putih yang dapat membunuh bakteri dan kuman sangat bermanfaat untuk membantu pengobatan sakit gigi.

7Meningkatkan Metabolisme Zat Besi

www.kioopo.com

Riset terkini mengenai bawang putih telah menunjukkan bahwa ia sangat ampuh dalam memboost metabolisme zat besi. Zat besi disimpan dalam sel yang terdapat pada tubuh kita, aktivitas selanjutnya adalah pemindahan keluar dari sel dan kembali dalam sirkulasi tubuh yang tentu membutuhkan protein yang dinamakan ferroportin.

Ferroportin adalah protein yang berjalan melintasi membran sel, dan menyediakan jembatan bagi zat besi untuk menyeberang dan meninggalkan sel. Bawang putih dapat meningkatkan produksi protein ini sehingga membantu menjaga zat besi yang beredar dalam tubuh sesuai dengan kebutuhan.

Hal lain yang juga penting diketahui terkait bawang putih adalah bawang putih memiliki efek samping. Ini adalah beberapa efek samping bawang putih yang mungkin terjadi yang perlu anda pertimbangkan.

Efek samping pada kulit,  Jika anda menggunakannya untuk kulit, bawang putih sangat “berbahaya” jika anda oleskan terlalu tebal karena akan menyebabkan seperti bekas terbakar.

Bagi ibu hamil, mengkonsumsi bawang putih dengan kadar wajar tidak akan membahayakan. Bawang putih mungkin tidak aman bila digunakan dalam jumlah besar dalam kehamilan dan menyusui.

Tidak ada informasi yang cukup dapat diandalkan tentang keamanan menggunakan bawang putih pada saat sedang hamil atau menyusui.

Begitu juga bagi anak-anak, akan aman jika mengkonsumsinya dengan kadar wajar dan masa yang tidak terlalu panjang. Tapi bawang putih mungkin tidak aman ketika diminum dalam dosis besar.

Beberapa sumber menyatakan bahwa dosis tinggi bawang putih bisa berbahaya atau bahkan fatal bagi anak-anak. Namun, alasan untuk peringatan ini tidak diketahui. Tidak ada laporan kasus yang tersedia efek samping yang signifikan atau kematian pada anak-anak terkait dengan mengkonsumsi bawang putih.

Bawang putih juga dapat meningkatkan pendarahan. Wah, tapi kenapa vampir takut bawang putih ya? Hihi.

8Cara Menggunakan Bawang Putih

pewartayogya.com

Konsumsi hanya satu siung bawang putih sehari dapat membantu menyingkirkan beberapa masalah kesehatan sehari-hari, termasuk demam, dingin, flu, diare pelancong, infeksi jamur, gigitan bug.

Dianjurkan agar kamu mengkonsumsi mentah bawang putih, sebagai bahan aktif yang disebut allicin kehilangan efeknya ketika diproses termal (dimasak). Kamu hanya harus menghancurkan dan mengiris cengkeh dan membiarkan untuk sekitar 15 menit, dan kemudian memakannya.

Penggunaan cengkeh memicu reaksi yang meningkatkan bio-ketersediaan allicin. Saran lain untuk makan bawang putih untuk makan pada saat perut kosong. Konsumsi bawang putih membuatnya lebih mudah bagi tubuh untuk menyerap nutrisi dari bahan ini ketika perut tidak penuh.

Kamu juga bisa mencampur bawang putih dengan madu. Ambil dua atau tiga siung bawang putih, cincang mereka, dan campurkan dengan satu sendok makan madu.

Mengkonsumsi campuran ini setiap hari. Segera, kamu akan melihat perubahan dalam kesehatanmu secara keseluruhan, terutama dalam hal energi Anda akan merasakan perbedaan.

Jika kamu memiliki kulit yang sensitif, gunakanlah sarung tangan saat mengolah tonik ini. Selain itu, jangan pernah menggosok mata ketika kamu sedang mempersiapkan ramuan ya.

Terlebih lagi produksi bawang putih di Indonesia cukup rendah. Sampai-sampai Indonesia harus mengimpor bawang putih dari luar negri. Padahal kita dikenal dengan kekayaan rempah-rempah lho.

Pada 2016 ini, Kementerian Pertanian (Kementan) bertekad membatasi impor atas komoditas bawang putih mulai tahun ini. Saat ini, 95% dari sekitar 400.000 ton kebutuhan bawang putih dipasok dari impor, terbanyak dari China.

Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS), pada Maret 2016, impor bawang putih mencapai 21.858 ton atau senilai US$ 18,6 juta. Untuk akumulasi Januari-Maret 2016, impornya sebesar 98.414 ton dengan nilai US$ 74,8 juta. Sedangkan negara asal pemasok bawang putih ke dalam negeri adalah China.

Bahan untuk obat pencegah penyakit flu, batuk, dan pilek:
Lima siung bawang putih cincang
cuka sari apel organik
Setengah cincang bawang bombay
Satu sendok makan jahe cincang
Dua cabai merah
Jus dari satu lemon

Bagaimana mempersiapkan itu?

Ambil toples kaca ukurang sedang, sekitar 350-500 ml.

Lalu tempatkan bawang cincang ke dalam toples, dan kemudian tambahkan bawang putih.

Hal berikutnya yang harus kamu tambahkan ke toples adalah cabai (tidak menghilangkan bijinya), dan kemudian jahe.

Pada akhirnya, tambahkan jus lemon diperas dan cuka sari apel, tinggalkan satu sentimeter dari ruang kosong di atas.

Menutup tutup dengan baik dan menyimpan toples di tempat yang dingin dan gelap.

Obat yang siap untuk dikonsumsi hari berikutnya sudah tersedia. Obat ini akan berhasil melawan flu, sakit tenggorokan dan pilek.

Jika kamu merasa enggan membelanjakan bawang putih karena harganya yang tidak stabil, kamu bisa mencoba membudidayakan sendiri bawang putih. Selain kamu mendapatkan khasiatnya kamu juga bisa meraih keuntungan dari hasil panen bawang putih.

Masalah yang dihadapi dalam budidaya bawang putih adalah terbatasnya jumlah petani yang membudidayakan bawang putih karena keterbatasan varietas bawang putih. Saat ini, varietas yang tersedia hanya cocok untuk ditanam di dataran tinggi (> 800 m dpl).

Varietas bawang putih dataran rendah memberikan peluang khususnya untuk ekstensifikasi bawang putih dalam negeri  untuk pemenuhan kebutuhan konsumsi bawang putih yang terus meningkat tiap tahunnya. Varietas bawang putih yang cocok dikembangkan di dataran rendah antara lain Lumbu Putih, Jati Barang, Bogor Varietas dan Sanur.

Daerah yang pertama mengembangkan varietas Lumbu Putih adalah Yogyakarta. Umbinya berwama putih. Umbi memiliki berat sekitar 7 g dengan diameter 3-3,5 cm, jumlah siung per umbi 15-20 buah. Daun berukuran sempit, lebamya kurang dari 1 cm. Posisi daun tegak dan produksi rata-ratanya 4-7 ton/ha.

Sedangkan Jati Barang, banyak dikembangkan di daerah Brebes, Jawa Tengah. Umbinya berwarna kekuningan tetapi kulit luamya tetap putih. Umbi agak kecil dengan diameter sekitar 3,5 cm. Sebuah umbi memiliki berat sekitar 10-13 g. Jumlah siung terdiri ari 15-20 buah dan rata-rata produksinya antara 3-3,5 ton/ha.

Pada Bogor Varietas terdapat umbi yang berwarna putih buram berdiameter 3-3,5 cm. Umbinya berwama kuning. Bentuk umbi agak lonjong. Berat sebuah umbi hanya 8-10 g dengan jumlah siung 14-21 per umbi. Dari satu hektar lahan dapat dihasilkan 5-7 ton bawang putih.

Bawang putih varietas sanur banyak dikembangkan di Pulau Dewata, Bali. Umbinya berukuran besar, berdiameter 3,5-4 cm. Sebuah umbi memiliki berat 10-13 g. Selubung kulit berwarna putih, umbinya sendiri berwarna kuning. Susunan siung pada umbi tidak teratur dengan jumlah siung per umbi 15-20 buah. Hasil umbi yang dapat dipanen sekitar 4-6 ton/ha.

Dalam proses penanaman, umbi bibit yang digunakan harus memiliki ukuran yang seragam. Umbi ditanam dengan kedalaman 2-3 cm. Untuk jarak tanam dapat disesuaikan dengan ukuran siung yang digunakan, misalnya jika bobot siung lebih berat dari 1,5 gram maka jarak tanamnya 20 cm X 20 cm, atau bila bobot siung lebih ringan dari 1,5 gram, maka jarak tanamnya 15 cm x 15 cm atau 15 cm x 10 cm.

Pemeliharaan tanaman bawang putih dilakukan dengan menyiangi gulma serta perbaikan bedengan dengan selang waktu 20-30 hari. Ketika tanaman bawang putih masuk fase generatif, penyiangan tidak lagi dilakukan karena dapat mengganggu proses pembentukan dan pembesaran umbi.

Dalam penanaman bawang putih perlu dilakukan pembubunan. Pembubunan terutama dilakukan pada tepi bedengan yang seringkali longsor ketika diairi. Selain itu perlu diberikan pupuk susulan.

Tetapi pasti ada tantangan dalam proses penanaman bawang putih, salah satunya adalah penyerangan oleh hama. Daun bawang yang terkena serangan ulat bawang akan nampak warnanya putih berkilat seperti perak. Jika terdapat penyerangan, maka sebaiknya penyiraman dilakukan pada siang hari.

Jamur Alternaria porii melalui umbi atau percikan air dari tanah dapat menyebabkan totol ungu pada umbi. Gejala serangan ditandai terdapatnya bintik lingkaran konsentris berwarna ungu atau putih-kelabu di daun dan di tepi daun kuning serta mengering ujungnya. Untuk pencegahan gunakan GLIO.

Waktu panen dari tanaman bawang putih tergantung dari varietasnya, tapi waktu rata-rata yang dibutuhkan sejak masa tanam hingga waktu panen sekitar 90 – 120 hari.

Ciri-ciri dari tanaman yang telah siap panen yaitu terjadinya perubahan warna pada daun, dari hijau menjadi kuning dengan tingkat kelayuan 35-60%. Ketika menjelang panen inilah semua kegiatan pemupukan, pengairan dan penyemprotan pestisida harus dihentikan.

Bawang putih yang hendak di panen harus mencapai cukup umur, Dan tergantung pada varietas juga daerah, Umur panen yang biasa di jadikan pedoman adalah antara (90-120) Hari. Ciri-ciri bawang putih yang siap panen adalah sekitar 50 prosen daun telah menguning atau kering dan tangkai batang keras.

Bawang putih di dataran rendah biasanya telah siap di panen pada umur 80-100 hari, Tergantung pada kesuburan tanaman di lapangan. Ciri-ciri tanaman bawang putih siap di panen, Daun tanaman 50 % telah menguning atau kering dan tangkai batangnya telah keras.

Cara panen dapat di lakukan dengan pencabutan lansung terutama pada tanah yang ringan dan pencukilan di lakukan pada Tanah-tanah berstruktur agak berat. Hasil tanaman di ikat sebanyak 30 tangkai Dan tiap ikat di jemur selama 1-2 Minggu.

Tanaman bawang putih dapat di panen setelah berumur (95-125 hari) untuk varietas lumbu hijau dan umur antara (85-100 hari) Untuk varietas lumbu kuning. Setelah pemanenan Lahan dapat di tanam kembali setelah di biarkan selama beberapa minggu dan diolah terlebih dahulu, Atau dapat pula di tanami tanaman lainya untuk melakukan rotasi tanaman.

Setelah memanen di lakukan pengumpulan dengan cara mengikat batang semu bawang putih menjadi Ikatan-ikatan kecil, Dan di letakkan diatas anyaman daun kelapa, Sambil di keringkan untuk menjaga dari kerusakan dan mutunya tetap membaik.

Agar umbi bawang putih dapat tahan lama sebaiknya dilakukan pengeringan. Pengeringan umbi dapat dilakukan dengan cara :

  • Dijemur di bawah terik matahari.
  • Pengeringan dapat dilakukan di dalam rak berlapis dengan cara digantung,.
  • Pengeringan dapat pula dilakukan dengan menggunakan metode pengasapan, yakni menempatkan bawang putih di dapur. Selanjutnya bawang putih tersebut diasapi dengan menggunakan asap yang berasal dari air yang sengaja di masak.
  • Untuk memperpanjang umur umbi bawang putih, saat dilakukan penyimpanan di gudang dilakukan fumigasi dengan tablet 55% Phostoxin.

Berdasarkan ukuran umbi, Bawang putih dapat di kelompokkan menjadi beberapa kelas, Yaitu :

1. Kelas A : Umbi yang diameternya lebih dari 4 cm.
2. Kelas B : Umbi yang diameternya antara 3-4cm.
3. Kelas C : Umbi yang diameternya antara 2-3 cm.
4. Kelas D : Umbi yang kecil atau yang pecah dan rusak.

Dalam jumlah kecil bawang putih biasanya di simpan dengan cara di gantung Ikatan-ikatanya di atas Para-para. Di setiap ikatan beratnya sekitar 2 kg. Dan Para-para nya di buat dari kayu atau bambu dan di letakkan diatas dapur.

Cara seperti ini sangat menguntungkan, Karena setiap kali dapur dinyalakan, bawang putih tersebut terkena Asap. Pengasapan merupakan cara pengawetan yang cukup baik. Dalam jumlah besar, Caranya adalah di simpan di dalam gudang.

Gudang yang akan di pergunakan harus mempunyai ventilasi agar bisa terjadi peredaran udara yang Baik. Kemudian, Suhu ruangan yang di perlukan antara 25-30 derajat C. Apabila suhu ruangan terlalu tinggi, akan terjadi proses pentunasan yang cepat. Kelembaban ruangan yang baik adalah 60-70 Prosen.

Untuk memudahkan pengangkutan, Bawang putih di masukkan kedalam karung goni atau karung dari plastik dengan nyaman Tentunya. Alat pengangkutan bisa beracam-macam, Bisa gerobak, Becak, Sepeda Atau kendaraan bermotor.

Selain itu bawang putih juga memiliki kandungan analgesik yang ampuh untuk mengatasi sakit gigi. Untuk pegobatan, bawang putih bisa langsung dikonsumsi atau dalam bentuk kapsul bawang putih yang sudah banyak di pasaran.

Nah itulah tadi khasiat dan beberapa tips seputar bawang putih. Ayo mulai konsumsi bawang putih, drakula aja doyan, masa kamu engga? Hihi.