Kamu pasti sudah sering mendengar kisah Nabi Adam kan? Nabi sekaligus manusia pertama yang diciptakan oleh Allah di muka bumi ini. Dan ternyata, tidak hanya di agama Islam saja lho kisah Nabi Adam ini, di agama lain pun ada walaupun berbeda versi.

Di dalam Alquran memuat kisah mengenai Nabi adam, di antaranya ada di surat Al Baqarah dan surat Al A’raaf. Nabi Adam hidup selama 930 tahun selama penciptaan dan Siti Hawa lahir setelah Nabi Adam berusia 130 tahun.

piizii.blogspot.com
piizii.blogspot.com

Lalu, yang jadi pertanyaan, Nabi Adam kan hidup ratusan bahkan ribuan tahun lalu, dengan jarak selama itu, kira-kira apa yang masih bisa kita pelajari dari kisah hidupnya?

statusfbme.blogspot.com
statusfbme.blogspot.com

Nah, untuk menjawab pertanyaan kamu itu, sebaiknya kita lihat dan kita kenal lebih dekat kisah Nabi Adam yuk! Supaya kita tidak menyimpan pertanyaan berlarut-larut di dalam benak.

1Sosok Nabi Adam

hendriyana.blogspot.com

Menurut hadis Iman Bukhari, Nabi Adam memiliki tinggi badan 60 hasta, yang apabila dikonversi sama dengan 27,43 meter. Wow, tinggi sekali ya! Hadis ini pun pernah disampaikan di dalam hadis Imam Muslim dan Imam Ahmad dalam sanad yang berbeda.

leo-ak.fisip12.web.unair.ac.id
leo-ak.fisip12.web.unair.ac.id

Sosok Nabi Adam yang dikisahkan dalam Alquran merupakan sosok yang berperilaku baik, cerdas dan memiliki ilmu yang tinggi. Sehingga dengan alasan itulah seluruh malaikat bersujud kepadanya atas perintah Allah.

2Pengetahuan Nabi Adam

betheteacheroftheworld.blogspot.com

Untuk membuktikan bahwa Nabi Adam memiliki pengetahuan yang lebih dibandingkan makhluk yang lain. Maka Allah menanyakan nama-nama benda kepada para malaikat, saat itu malaikat pun tidak tahu.

Namun, ketika Allah menanyakan hal yang sama kepada Nabi Adam, maka Nabi Adam bisa menjawabnya. Itulah mengapa Nabi Adam yang berwujud manusia ini, diutus menjadi khalifah di muka bumi.

Selain karena pengetahuannya, manusia diberi karunia akal yang lebih dinamis oleh Allah. Jika malaikat mengetahui sesuatu yang langsung diberi tahu oleh Allah saja, namun berbeda halnya dengan Nabi Adam selaku manusia.

tasdiqulquran.or.id
tasdiqulquran.or.id

Manusia memiliki kemampuan untuk mengambil hikmah dari semua peristiwa yang terjadi di dunia ini. Manusia pun diciptakan untuk bisa menemukan ataupun mengembangkan sesuatu. Terbukti kan dengan teknologi yang semakin berkembang?

Itulah pembeda antara manusia dengan makhluk Allah lainnya. Tapi, dengan ketentuan Allah ini, tentunya ada makhluk Allah yang tidak menerimanya. Siapakah makhluk itu? Makhluk itu adalah setan dan iblis.

3Pelajaran Taat

play.google.com

Pelajaran yang paling nyata dari kisah Nabi Adam adalah pelajaran untuk taat kepada Allah. Apapun posisi kita sekarang di dunia, sebagai presiden, sebagai direktur sebuah perusahaan, atau kah hanya seorang tukang becak. Allah hanya ingin kita taat.

Kepada siapa Allah ingin kita taat? Allah menginginkan kita taat kepada ketentuan-Nya, kepada perintah-Nya yang tertuang di dalam Alquran dan As Sunnah. Selain itu Allah tidak meminta apa-apa lagi dari kita.

Kita sebagai manusia dibebaskan oleh Allah untuk berpencar di permukaan bumi ini. Kita boleh melakukan apa saja oleh Allah, kecuali apa-apa yang dilarangnya. Dan kita pun wajib melaksanakan apa yang diperintahkan-Nya.

Ketaatan inilah yang pada akhirnya membedakan kita dengan makhluk bernama iblis dan setan. Iblis dan setan tidak taat kepada Allah. Hal ini dikisahkan di dalam Alquran.

Ketika seluruh makhluk diminta bersujud kepada Nabi Adam, maka hanya iblis dan setanlah yang tidak taat. Mereka menolak karena kesombongannya. Sampai-sampai mereka bersumpah untuk menjerumuskan anak cucu Nabi Adam selama-lamanya.

Dari kisah Nabi Adam ini, kita mau menjadi manusia yang seperti apa? Manusia yang taat kah atau manusia yang masuk dalam hasutan dan rayuan setan? Semoga kita adalah orang-orang yang taat.

SHARE