Film sejatinya adalah sebuah seni peran yang ditujukan untuk menghibur atau menjadi sarana pendidikan. Film-film yang bergenre komedi, drama romantis, action, kolosal bisa sepenuhnya hiburan atau sebagiannya diisi hal yang mendidik.

Sedangkan untuk film yang bertemakan religi, sejarah, biografi, normalnya berorientasi pada pendidikan dengan ditambah bumbu hiburan.

Film religi adalah genre film yang cukup diminati di Indonesia maupun dunia. Apalagi masyarakat Indonesia yang dinilai cukup religius, memastikan film-film religi tetap eksis berproduksi dan memiliki banyak penggemar.

Di barat sendiri film-film religi christian, sudah di produksi dari pertengahan abad 20. Namun, puncaknya baru pada tahun 2004, di mana film Passion of the Christ yang digarap oleh Mel Gibson sukses masuk Box Office dan meraup 612 juta dolar US.

Hollywood sebagai kiblat perfilman dunia tentu tidak menyia-nyiakan peluang itu. Film bertema religi atau terinspirasi dari agama banyak digarap oleh sutradara-sutradara Hollywood.

Namun film-film yang mengangkat tentang Tuhan, nabi, dan orang yang disucikan tentu tidak sembarangan. Agamawan menjadi pihak pertama yang akan menilai kelayakan film tersebut pantas diputar atau tidak.

Salah satu manusia yang disucikan dan dihormati oleh tiga agama samawi adalah Nabi Nuh. Sampai sekarang setidaknya ada 4 film hollywood yang mengangkat kisah Nabi Nuh, dan salah satunya yang terbaru dan paling kontroversial berjudul Noah.

Jika 3 film sebelumnya masih bisa diterima dan tidak terlalu menjadi kontroversi, film Noah ini benar-benar dihujani kritik oleh agamawan. Bahkan sejumlah negara termasuk Indonesia melarang peredaran film tersebut.

Sebenarnya apa yang membedakan masing-masing film ini sehingga ada yang diterima dan tidak ? Berikut uraiannya.

1Noah’s Ark (1999)

amazon.com

Ini adalah film religi sejarah pada umumnya. Menceritakan kisah Nabi Nuh secara apa adanya menurut iman Kristiani. Karena film ini sifatnya lokal di Amerika dan Eropa, juga segmented untuk Ksristiani saja, sehingga tidak ada kontroversi setelahnya.

Padahal sebetulnya banyak penafsiran sejarah Nabi Nuh yang berbeda baik intern agama maupun antar agama. Seperti film Noah’s Ark ini yang mengisahkan Nabi Nuh yang sezaman dengan Nabi Luth dan juga kaum Sodom.

Tapi perbedaan itu dapat ditolerir dalam pembuatan sebuah film, asalkan tidak ada maksud untuk melecehkan karakter tokoh yang disucikan tersebut.

2Evan Almighty (2007)

nice-cool-pics.com

Setelah sukses menggarap film komedi bernuansa religi berjudul Bruce Almighty, 4 tahun berikut sutradara Tom Shadyac memroduksi film yang bertema sama, Evan Almighty.

Film ini berkisahkan seorang manusia masa kini dan karyawan biasa, tiba-tiba mendapat perintah dari Tuhan untuk membuat bahtera dan menyelamatkan manusia, layaknya sang Nabi Nuh.

Dan memang benar diakui oleh sutradara bahwa film ini terinspirasi oleh kisah bahtera Nabi Nuh. Namun, dengan setting modern dan cerita komedi didalamnya, jelas sang sutradara tidak sedang menceritakan kisah Nabi Nuh.

Namun, sekedar cerita serupa yang bisa terulang di zaman berbeda, disaat banyaknya keserakahan melanda manusia. Tuhan yang dipersonifikasi dalam tubuh manusia juga tidak bertentangan dengan iman Kristiani terhadap Yesus.

fanpop.com
fanpop.com

Namun, memang bagi umat Islam harus banyak filter dan penjelasan tentang film ini, bahwa film ini hanya komedi dan fantasi semata, dan dibuat oleh orang Kristian untuk orang Kristian.

Film Evan Almighty juga hanya terbatas pada pemutaran bioskop saja, dan tidak diputar di televisi. Sehingga aman bagi umat Islam awam yang bisa mensalahartikan film ini.

3All Creatures Big and Small (2015)

animationmagazine.net

Ini film animasi baru yang rilis tahun 2015. Sebenarnya tidak ada yang perlu dikhawatirkan dalam film ini, karena sepenuhnya fantasi dan ditayangkan untuk anak-anak.

Walaupun ceritanya ada kaitannya, yakni sekelompok hewan yang dibawa Nabi Nuh dalam bahteranya, tapi sama sekali dalam film ini menyinggung langsung Nabi Nuh. Hewan-hewan ini bahkan bisa berbicara dan menjadi tokoh utama.

yifymovies4u.blogspot.com
yifymovies4u.blogspot.com

Jadi ini hanya film fantasi biasa untuk hiburan dan pendidikan anak-anak. Bahkan untuk menghindari kontroversi, film yang awalnya berjudul “Oops! Noah is Gone” berganti menjadi All Creatures Big and Small.

4Noah (2014), Film yang Ditolak 3 Agama

fandango.com

Nabi Nuh adalah nabinya tiga agama, yakni Yahudi, Kristian, dan Islam. Jika film ini saja ditolak 3 agama tersebut, berarti sangat jelas menggambarkan betapa film ini sangat menyimpang dan menyesatkan kisah Nabi Nuh.

Setidaknya ada 4 hal yang membuat film ini dianggap melecehkan Nabi Nuh. Pertama, jika memberi judul dengan nama ‘Noah’, maka cerita harus merunut pada fakta sejarah dan bukannya fantasi dari sang sutradara.

Kalau tidak mengambil nama Noah dan hanya inspirasi saja mungkin tidak masalah. Dalam kisah ini bahkan diceritakan ada manusia batu dan manusia pohon yang berperang melawan manusia, cerita yang benar-benar fantasi belaka.

Kedua, Nabi Nuh digambarkan sebagai sosok yang pemarah dan suka membunuh. Bahkan dalam cerita film ini, Nabi Nuh sampai hati mau membunuh cucu yang masih dalam kandungan.

Ketiga, Nabi Nuh digambarkan sebagai pembenci manusia lainnya, dan seolah-olah mendapat perintah Tuhan untuk memerangi semua manusia durjana. Padahal dalam cerita Nabi Nuh, justru mengajak semua orang untuk menyelamatkan diri dengan bahteranya.

Alasan keempat khusus bagi umat Islam. Dalam Islam menggambar nabi apalagi memerankan dalam sosok manusia adalah haram.

Karena dianggap akan mengurangi kesucian, serta khawatir ketidakserupaan bentuk visual dan perilaku akan menjadi sebuah penistaan terhadap nabi.

Simak juga, kisah detik-detik kelahiran Nabi Muhammad SAW.