Sebagaimana kita semua ketahui, bahwa dimanapun itu yang namanya perang selalu membawa perasaan duka yang mendalam bagi korban-korbannya.

Tak hanya korban fisik, entah kehilangan nyawa atau anggota tubuh, namun juga korban yang kehilangan sanak saudara atau tempat tinggal.

Seperti halnya sebuah kisah menarik dan membuat siapapun akan terhanyut oleh haru, yang ditulis oleh Cynthia Kadohata berjudul Weedflower.

Kisah yang menceritakam tentang persahabatan manis dua anak kecil, yang satu keturunan Jepang bernama Sumiko, dan satunya lagi anak kecil keturunan Indian bernama Frank.

1Berawal Dari Kamp Pengungsian Keturunan Jepang yang Berdekatan Dengan Tanah Indian

dipanugraha.org

Setelah Pearl Harbour dibom oleh Jepang, para penduduk Amerika keturunan Jepang diungsikan dalam sebuah kamp di dekat tempat tinggal penduduk Amerika asli, Indian.

Awalnya memang ada sebuah perselisihan termasuk sengketa lahan di antara kedua warga beda suku tersebut.

Mereka tak saling sapa, bahkan sempat ada yang hendak adu fisik.

Namun tidak dengan gadis kecil bernama Sumiko, dia penasaran dan berusaha memata-matai warga Indian, sampai kemudian dia tak sengaja kenal dengan Frank.

2Persahabatan Karena Persamaan Nasib

www.skipnesia.com

Sumiko yang mulai menyadari dia termasuk minoritas di Amerika karena keturunan Jepang, mengerti perasaan Frank yang keturunan Indian juga minoritas di Amerika.

Karena persamaan nasib itulah, Sumiko merasa cocok dengan Frank dan mereka kemudian diam-diam saling bertemu di tempat rahasia.

Sumiko belajar tentang kepandaian orang Indian bercocok tanam, dan Frank belajar tentang ketekunan orang Jepang dalam menuntut ilmu.

3Pelan-pelan Semua Tahu Persahabatan Mereka

www.intelijen.co.id

Namun sepandai apapun mereka menyembunyikan persahabatan mereka, beberapa keluarga dekat Sumiko maupun Frank akhirnya tahu.

Awalnya tentu saja mereka melarang, namun setelah melihat bahwa mereka tak menunjukkan niat-niat buruk justru mereka saling mendukung dan membantu, mereka pun jadi terharu.

Akhirnya beberpa orang Jepang mulai terbuka kepada orang Indian, pun sebaliknya. Mereka bahkan mulai siap untuk membangun lahan bersama.

4Saat Semua Akan Dimulai, Justru Ini yang Harus Terjadi

samerchidiac.com

Setelah semuanya terbuka dengan persahabatan baru, ternyata keadaan Perang Dunia II semakin gawat.

Jepang kalah setelah Hiroshima dan Nagasaki dibom atom oleh Sekutu. Akibatnya warga Amerika keturunan Jepang harus dipulangkan ke negara asalnya.

Beberapa ada yang dipindahkan ke kamp lain. Akhirnya kamp pengungsian Jepang kosong.

Sumiko ikut pergi bersama keluarganya.

Namun di tengah badai pasir, Frank mengejar bus Sumiko dan setelah sempat bertemu Sumiko dia mengucapkan salam perpisahan, sambil memberikan kenang-kenangan.

Sejak itu Sumiko tak pernah lagi bertemu Frank selamanya. Sebuah persahabatan yang akhirnya membuat dua suku yang berbeda bisa bersama, telah terpisahkan oleh perang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here