Siapa tak kenal Abu Bakar Ash Shidiq? Beliau adalah khalifah yang diangkat selepas wafatnya Rasulullah. Ayah dari Aisyah istri kesayangan Rasulullah ini terkenal kedermawanannya.

Selain itu Abu Bakar juga terkenal akan kebaikan, keberanian, sangat kuat pendirian, mampu berpikir tenang bahkan disaat genting, zuhud, lemah lembut, orang yang paling dalam ilmu agamanya, serta bertawakal terhadap janji Allah.

www.ekafitriasari.blogspot.com
www.ekafitriasari.blogspot.com

Abu Bakar adalah sahabat yang paling dicintai Rasulullah. Begitu pula sebaliknya. Abu Bakar sangat menyayangi Rasulullah.

Dari Amr bin Ash, Rasululllah pernah mengutusku dalam Perang Dzatu As Salasil, saat itu aku menemui Rasulullah dan bertanya kepadanya.

“Siapakah orang yang paling Anda cintai?” Rasulullah menjawab, “Aisyah.” Kemudian kutanyakan lagi, “Dari kalangan laki-laki?” Rasulullah menjawab, “Bapaknya (Abu Bakar).”

Apa saja keistimewaan Abu Bakar dibandingkan sahabat yang lainnya? Berikut keistimewaan Abu Bakar.

1Termasuk Orang Pertama yang Masuk Islam

www.ekafitriasari.blogspot.com

“Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk islam) dari golongan muhajirin dan anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan mereka pun ridha kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya selama-lamanya…” (QS At Taubah ayat 100).

Abu Bakar Ash Shidiq termasuk orang yang pertama kali masuk Islam. Saat dakwah Rasulullah banyak dihujat, namun hati Abu Bakar dengan mudah terpaut dengan kebenaran Islam.

2Dijamin Masuk Surga, Bahkan Saat Masih Hidup di Dunia

www.pelajarislam.com

Abu Musa Al Asy’ari menceritakan ia menjadi penjaga pintu Rasulullah SAW di sebuah kebun yang terdapat sumur yang dinamai Sumur Aris.

Tak lama kemudian datanglah seseorang yang ingin masuk ke kebun, kutanyakan, “Siapa itu?” Dia menjawab, “Abu Bakar.” Lalu ku jawab, “Tunggu sebentar.”

Aku datang menemui Rasulullah dan bertanya padanya, “Wahai Rasulullah, ada Abu Bakar datang dan meminta izin masuk.”

Rasulullah menjawab, “Persilakan dia masuk dan beritahukan padanya bahwa dia adalah penghuni surga.”

3Orang yang Paling di Percaya Rasulullah Menemani Hijrah ke Madinah

www.serambidakwah.blogspot.com

“Jika kamu tidak menolongnya (Muhammad) maka sesungguhnya Allah telah menolongnya (yaitu) ketika orang-orang kafir (musyrikin Mekah) mengeluarkannya (dari Mekah) sedang dia berkata kepada temannya, ‘Janganlah kamu berduka cita, sesungguhnya Allah beserta kita.” (QS At Taubah 40).

Saat Rasulullah hendak hijrah ke Madinah lantaran ancaman orang-orang kafir Mekah semakin berbahaya, Rasulullah memilih Abu Bakar untuk menemani beliau.

Selama perjalanan Abu Bakar menjaga, menemani, dan melayani Rasulullah dengan sebaik-baiknya. Bahkan selama Rasulullah beristirahat, Abu Bakar menjaganya.

www.walimahan.com
www.walimahan.com

Rasulullah dan Abu Bakar kemudian beristirahat di dalam sebuah gua. Abu Bakar khawatir, jika saja orang-orang kafir melihat di bawah kaki mereka, maka orang-orang kafir dapat menemukan Rasulullah dan Abu Bakar.

Rasulullah kemudian menenangkan Abu Bakar dan meyakinkan bahwa Allah bersama mereka berdua.

4Abu Bakar Sangat Dermawan

www.sirah-nabawiyah.com

Saat Perang Tabuk Rasulullah meminta umat muslimin untuk mengorbankan hartanya di jalan Allah. Abu Bakar datang kepada Rasulullah dan membawa seluruh harta bendanya kemudian meletakkan di antara kedua tangan Rasulullah.

Rasulullah terkejut dengan harta yang diberikan Abu Bakar. Beliau kemudian bertanya, “Hai sahabatku yang budiman, kalau sudah semua harta bendamu kau korbankan apa lagi yang akan engkau tinggalkan untuk anak-anak dan isterimu?”

Abu Bakar menjawab dengan tenang seraya tersenyum, “Saya tinggalkan untuk mereka Allah dan Rasulnya.”

Sosok Abu Bakar yang sangat mencintai Rasulullah melebihi kecintaannya terhadap diri sendiri serta sangat mencintai berjuang di jalan Allah sangat sulit ditemukan di zaman sekarang.

Di zaman yang semuanya diukur dengan materi, adakah orang yang rela melepaskan seluruh hartanya untuk berjuang di Jalan Allah?

SHARE