Kamu pasti sering mendengar istilah ekosistem dalam kehidupan sehari-hari. Di sekolah, kamu juga kerap mendengar istilah ini dari guru Biologimu. Sebenarnya apa sih definisi ekosistem itu dan apa saja komponen ekosistem.

Kalau dilansir dari Wikipedia sih, ekosistem itu merupakan sistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik tak terpisahkan antara makhluk hidup dengan lingkungannya.

Nah, karena merupakan sebuah sistem, tentu ada komponen yang kemudian membentuk sistem tersebut. Nah, tahukah kamu apa itu komponen ekosistem dan apa saja hal menarik yang terdapat di dalamnya?

1Komponen Pembentuk

lapak1000info.blogspot.com

Kalau dilihat nih dari komponennya, ekosistem terdiri dari dua jenis, yaitu. Pertama, komponen abiotik (tak hidup) adalah medium tempat berlangsungnya suatu kehidupan.

Komponen ini yang jenisnya merupakan bahan-bahan tidak hidup (nonhayati), seperti suhu, ilim, batu, garam, tanah, matahari, udara, air, dan energi. Walau tak hidup, tapi peran komponen abiotik ini sangat penting bagi komponen biotik.

Sementara kedua, yakni komponen biotik (hidup) adalah kebalikan dari abiotik yakni untuk menyebut sesuatu yang hidup atau organisme.

Jadi ini merupakan komponen pembentuk ekosistem yang sifatnya hidup seperti hewan, manusia, jamur, dan mikroba.

2Komponen Abiotik

www.ebiologi.com

Komponen abiotik sangat berpengaruh terhadap ekosistem. Komponen abiotik ini banyak jenisnya. Pertama misalnya, air. Air berpengaruh sangat besar bagi perkembangan makhluk hidup.

Seperti hewan yang membutuhkan air untuk terus bertahan hidup. Kedua adalah garam. Garam berperan sangat vital bagi organisme. Sejumlah makhluk hidup memiliki kemampuan beradaptasi sesuai dengan kandungan garam yang berbeda di tiap wilayah.

Komponen lainnya seperti suhu. Dalam sebuah proses biologi, suhu ini ikut menentukan. Seperti misalnya mamalia yang butuh untuk hidup di suhu tertentu.

Adapun cahaya matahari termasuk jenis komponen abiotik. Fungsinya dibutuhkan seperti ketika terjadinya proses fotosintesis.

Juga tanah dan batu juga bagian dari komponen abiotik. Komponen ini berperan dalam membatasi penyebaran organisme sesuai kandungan sumber makanan yang terdapat di dalam tanah.

Sementara iklim juga berperan dalam ekosistem. Sebagai bagian dari komponen abiotik, iklim ikut mempengaruhi distribusi organisme.

3Komponen Biotik

www.ebiologi.com

Adapun dilihat dari fungsinya, komponen biotik bisa dibedakan dalam dua jenis, yakni heterotrof yang secara sederhana bisa diartikan sebagai organisme yang tidak bisa membentuk makanannya.

Sehingga untuk memenuhi kebutuhannya, harus mengambil dari luar dirinya. Contohnya seperti hewan dan manusia. Juga autotrof adalah istilah pada mahluk hidup yang bisa membentuk makanannya sendiri. Contohnya seperti tumbuhan hijau.

4Komponen Biotik berdasar Susunan Trofik

sukasains.com

Susunan trofik komponen biotik itu bisa dikategorikan dari berbagai macam komponen. Seperti produsen, konsumen, konsumen tingkat pertama, konsumen tingkat kedua, konsumen tingkat ketiga dan pengurai.

Adapun penjelasan produsen yakni organisme ini bisa menghasilkan makannan untuk dirinya sendiri. Seperti misalnya tumbuhan yang mempunya klorofil dan berbagai jenis alga.

Sementara konsumen berarti komponen biotik yang membutuhkan makanan dari luar dirinya. Sebab makhluk hidup ini tak bisa menghasilkan sendiri makanan yang dibutuhkannya untuk bertahan hidup.

Pada biota yang bersifat hanya sebagai konsumen ini dapat digolongkan kepada tiga kategori.

Pertama konsumen tingkat pertama yaitu semua makhluk hidup yang mengkonsumsi zat secara langsung dari tumbuhan (herbivora). Kedua adalah konsumen tingkat kedua yang sering disebut sebagai karnivora.

Dan konsumen tingkat tiga adalah organisme yang memakan konsumen tingkat kedua.
Kemudian, terdapat pengurai (decomposer). Organisme ini berperan penting untuk menjaga stabilitas ekosistem.

Tugas dari pengurai ini adalah menguraikan bahan-bahan dari makhluk hidup yang telah mati atau yang merupakan hasil dari pembuangan sistem pencernaan makhluk hidup.
Hubungan Komponen Biotik dan Abiotik

nainanggraeni.wordpress.com
nainanggraeni.wordpress.com

Antara komponen biotik dan abiotik memiliki sifat saling ketergantungan. Kalau salah satunya punah atau musnah, tentu dipastikan dapat menganggu kelangsungan komponen lainnya.

Hubungan ketergantungan antar komponen biotik dapat dilakukan melalui mekanisme jaring-jaring makanan dan rantai makanan.

Jaring-jaring makanan adalah sebuah gambaran dari rantai-rantai makanan yang terjadi. Seperti diketahui, mahluk hidup ada yang makan lebih dari satu jenis makanan.

Gambaran keseluruhan dari pola makan-memakan antar makhluk hidup itu kemudian terjelaskan dalam bentuk jaring makanan ini.

Kemudian rantai makanan merupakan proses makan makhluk hidup dalam bentuk yang linier. Dapat kita ambil contoh, dari daun dimakan ulat dimakan burung dimakan elang.

 

SHARE