Dia menyerahkan diri beberapa saat setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait pembahasan dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) DKl Jakarta soal reklamasi Teluk Jakarta.

Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land, Ariesman Widjaja,yang tidak mau masuk dalam Daftar Pencarian Orangt (DPO), langsung menyerahkan diri kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada hari Jumat, 1 April 2016.

Ariesman menyerahkan diri setelah KPK menetapkan namanya termasuk ke dalam tersangka pemberi suap kepada Ketua Komisi D DPRD DKI, M Sanusi terkait pembahasan Raperda Zonasi dan Pulau-Pulau Kecil.

Ada juga Raperda tentang Rencana Tata Ruang (RTR) Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta (Pantura).

Back

1. Datang Seorang Diri

Ariesman dating ke Gedung KPK sekitar pukul 19.50 WIB, tanpa ditemani siapa pun, termasuk penasehat hukumnya. Ia langsung mendatangi pihak penyidik KPK di markas kawasan Kuningan Jakarta.

Ariesman tidak bicara apapun saat dikonfirmasi oleh awak media mengenai kasus yang menjeratnya. Bersama kawalan ketat sejumlah petugas, Ariesman langsung masuk ke dalam Gedung KPK.

Terkait penyerahan diri Ariesman selaku Presdir Agung Podomoro ini belum muncul keterangan resminya dari KPK.

Kabag Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha menyebut bahwa Ariesman sebelumnya telah menghubungi penyidik KPK dan mengatakan akan menyerahkan diri.

makassar.tribunnews.com
Back