Kucing persia adalah salah satu kucing favorit bagi para pecinta kucing. Ketika memutuskan membawa kucing persia ke rumah, tentu harus di iringi dengan komitmen untuk merawatnya secara rutin setiap hari.

Perawatan kucing persia ini tidak sesulit yang dibayangkan. Memang butuh perhatian lebih, tapi hasil nya tentu akan sebanding berupa kucing persia yang cantik, bersih dan sehat.

Kucing Persia merupakan salah satu kucing peliharaan yang banyak dipelihara oleh para pecinta kucing. Jenis kucing ini juga sangat populer di Indonesia.

Kucing Persia pada umumnya memiliki bentuk tubuh yang gemuk, besar, dan tambun. Selain itu, yang menjadi khas juga dalam kucing Persia ini adalah bentuk hidungnya yang pesek, wajahnya terlihat bulat, dan memiliki bulu yang panjang.

Jika diamati dari samping, dahi, hidung, dan dagu terlihat sangat datar. Terbayangkan bagaimana wajah lucunya kucing Persia ini? Kucing Persia ini juga memiliki sifat yang manja.

Sehingga kucing Persia ini sangat cocok untuk dijadika hewan peliharaan kamu dirumah. Namun, saat ini sudah banyak sekali para pengembangbiak kucing mengawinkan kucing Persia dengan ras kucing lainnya. Sehingga, sedikit banyaknya ada yang hilang dari kucing ini.

Kucing Persia hasil persilangan dengan ras kucing lainnya biasanya beberapa ciri-cirinya hilang. Ada yang mempunyai warna bulu baru, ada yang mempunyai hidung yang sedikit mancung, ada yang mempunya bentuk tubuh yang lebih ramping dari kucing Persia pada umumnya, dan ada pula yang mempunyai bulu yang lebih pendek.

Beberapa jenis kucing Persia hasil persilangan tersebut sudah sangat populer di kalangan para pecinta kucing Indonesia. Untuk mengetahui jenis kucing Persia apa saja yang sudah sangat populer di Indonesia, mari kita lihat beberapa gambar dan ulasan yang mungkin bisa kita jadikan pertimbangan untuk memilih jenis kucing Persia.

Kucing Flatnose merupakan jenis kucing Persia yang pesek. Oleh karena itu, kucing jenis ini dinamakan kucing flatnose. Kucing ini memiliki tubuh yang cukup gemuk dan wajah yang bulat, serta pipinya tembem.

Kemudian ada juga yang dikenal dengan kucing persia medium. Kucing Persia Medium merupakan jenis kucing persia yang memiliki ukuran tubuh standar seperti kucing lainnya.

Selain itu, bulu yang dimiliki pun tidak terlalu panjang, hidungnya pun tidak terlalu pesek seperti jenis kucing Persia lainnya.

Kucing Persia jenis ini banyak disukai oleh para pecinta kucing yang suka dengan kucing wajah oriental. Jadi, wajah kucing pada umumnya masih dapat terlihat di wajah kucing ini.

Salah satu jenis kucing persia juga dikenal kucing persia peaknose. Kucing Persia Peaknose merupakan jenis kucing persia yang paling digemari di Indonesia. Para pecinta kucing di

Indonesia menyukai jenis kucing ini karena kucing ini memiliki hidung pesek dan bisa dikatakan bahwa hidung kucing ini paling pesek diantara jenis kucing Persia lainnya.

Selain itu, badan kucing ini juga jauh lebih gemuk dibandingkan jenis Persia lainnya. Kucing jenis ini sering diikutkan kontes-kontes yang diatakan para pecinta kucing.

Ada juga lho jenis kucing persia yang namanya menyerupai salah satu gunung tertinggi. Yap! Kucing Himalaya. Kucing Himalaya merupakan salah satu ras kucing hasil dari persilangan antara kucing Persia dengan kucing Siamse.

Himalaya merupakan kucing yang mempunyai tubuh yang gemuk, kaki pendek, tubuh dan wajah bulat seperti halnya kucing Persia. Yang membedakan dari kucing Himalaya dengan kucing Persia pada umumnya adalah warna yang dimiliki kucing ini. Warna himalaya lebih cendrung mengikuti kucing Siamse.

Namun, ada juga himalaya yang mempunyai tubuh seperti kucing Siamse. Himalaya seperti ini mempunyai bentuk tubuh yang langsing, tubuh ramping, dan terlihat anggun. Sehingga kucing Himalaya yang seperti dapat melompat dengan ketinggian 2 meter.

Meskipun demikian, kucing jenis ini banyak di sukai para pecinta kucing. Mereka memelihara kucing jenis ini karena kucing ini memiliki wajah yang unik dan tingkah lakunya juga sangat lucu.

Apa saja yang perlu dilakukan dalam perawatan harian kucing Persia?

1Jaga Kebersihan Kandang

germantownvet.com

Bersihkan kandang dengan menggunakan cairan pembersih. Kamu bisa memakai desinfectan TH4 / K-MAX / bayclin.

Cara pemakaiannya dengan dilarutkan terlebih dulu ke air dan digunakan untuk menyemprot ke seluruh area kandang dan di pel hingga bersih. Biarkan kering terlebih dulu, baru kucing-kucing dimasukkan kembali ke kandang.

2Jaga Kebersihan Bak Pasir

radiokucing.blogspot.com

Bak pasir ini digunakan untuk tempat pasir. Tempat ini disediakan untuk membantu kucing kamu untuk buang air besar maupun buang air kecil. Seperti layaknya toilet bagi kita. Kucing juga butuh tempat untuk buang air. Jadi kucing tidak sembarangan buang airnya.

Bak pasir perlu di cek. Secara naluri, kucing akan mengubur kotorannya sendiri.Untuk kucing yang sehat, dia akan rutin buang air besar dan kecil setiap harinya dengan intensitas dan bentuk yang normal.

Oleh karena itu, sangat baik jika satu kucing, memiliki satu bak pasir miliknya sendiri sehingga kamu mudah untuk mengontrolnya. Isi bak kotoran dengan pasir yang cukup.

Gunakanlah pasir khusus untuk kucing yang wangi ada aroma buahnya. Pasir khusus kucing ini juga mempunyai fungsi sendiri, yaitu ketika ada kotoran kucing dipasir tersebut, maka kotoran itu akan menggumpal dan kering.

Jadi tidak mudah bau dan mudah untuk diambil. Biasanya pasir ini hanya untuk sekali pakai. Jika sudah terkena kotoran kucing, segera dibuang pasir yang terkenanya.

3Cek Suhu dan Kelembapan Ruangan

prabucats.blogspot.com

Suhu dan kelembapan ruangan ternyata sangat mempengaruhi kesehatan kucing. Terutama kucing persia yang memiliki bulu panjang.

Suhu yang dingin akan membantu bulunya tumbuh maksimal, dan kelembapan yang ideal akan mematikan bakteri-bakteri yang terdapat di dalam ruangan. Pastikan suhu di 20-24 derajat celcius, dan kelembaban di 40%-50%.

Jika memungkinkan beri jendela kecil atau ruang kosong di sekitar jendela rumah agar kucing Persia dapat berjemur.

Berjemur bisa membantu menjaga kesehatan mereka.

4Perhatikan Makanan dan Minuman Kucing

athenacatgoddess.com

Ganti setiap hari tempat makan dan minumnya pastikan dalam kondisi yang bersih. Untuk air minum, gunakan air matang untuk menghindari resiko diare pada kucing persia kesayanganmu.

Obesitas pada kucing bisa dihindari dengan pemberian takaran makanan yang tepat. Pola makan kucing adalah sedikit tapi berulang kali.

Jadi ada baiknya kamu tidak langsung memberikan makanan dalam porsi yang sekaligus banyak. Karena pakan kering yang sudah lembab biasanya tidak terlalu diminati lagi oleh kucing.

Kucing yang mengandalkan indra penciumannya lebih memilih makan yang segar, kering dan berbau harum. Beri makan kucing Persia dengan makanan yang dikhususkan atau cocok untuk jenis kucing ini.

Makanan harus mengandung semua nutrisi yang diperlukan agar kucingmu selalu berada dalam kondisi prima, penuh energi, serta bulu yang tumbuh indah dan mengkilap.

5Jaga Kesehatan Tubuh Kucing

takecarecat.wordpress.com

Kucing Persia sering mengeluarkan air mata berlebih. Jika tidak dibersihkan setiap hari, bulu disekitar mata bisa kotor, berwarna kecoklatan bahkan menyebabkan iritasi.

Merawat dan membersihkan telinga kucing persia juga harus dilakukan rutin. Minimal setiap hari kamu harus cek apakah telinganya dalam keadaan bersih atau banyak terdapat earmite.

thepetbeastro.com
thepetbeastro.com

Kucing yang memakan pakan kering biasanya tidak terlalu bermasalah pada gigi. Karena potongan-potongan makanan kering di dalam mulutnya berfungsi juga untuk membantu dirinya membersihkan gigi.

Sementara kucing yang kerap menerima pakan basah, cukup rentan untuk mendapatkan masalah gigi. Karang gigi yang berwarna kecoklatan dan gusi yang memerah adalah tanda bahwa kucing harus segera dibersihkan giginya.

petful.com
petful.com

Kuku kucing jika dibiarkan akan meruncing dan tajam. Perawatan dengan memotongnya perlu dilakukan, biasanya dalam dua minggu setelah pemotongan terakhir kuku kucing sudah mulai panjang dan meruncing kembali.

6Memandikan, Menyisir, dan Mengeringkan Bulu Kucing

zoocenter.ru

Kucing persia harus rutin dimandikan. Jadwal seminggu sekali, adalah pilihan yang tepat untuk merawat bulu panjang kucing persia yang kita miliki.

Mandikanlah dengan menggunakan sampo yang tepat sesuai dengan kebutuhan bulu si kucing. Segera keringkan kucing dengan blower atau minimal hairdryer.

Dengan bulu yang panjang, kucing Persia harus disikat (disisir) setiap hari.

Ini menjadi perawatan dasar yang harus dilakukan mengingat kucing Persia memiliki kemampuan terbatas untuk merawat bulu mereka sendiri.

Idealnya, bulu kucing Persia harus disisir dengan sisir logam dua kali sehari untuk mencegah kusut dan memastikan bulu mereka tetap bersih dan berkilau.

Sangat penting untuk membantu menyisir kucing persia setiap hari. Hal ini dimaksudkan agar bulu–bulu mati dapat terangkat dan tidak menjadi kusut kemudian gimbal. Bulu mati yang kita biarkan adakalanya tertelan oleh si kucing.

Sebagai perawatan tambahan, seka bulu kucing Persia dengan tisu bayi setiap hari.

Tisu bayi ideal digunakan karena selain akan membuat bulu kucing berbau harum, juga tidak akan menyebabkan alergi karena formula tisu bayi yang lembut. Jika bulu kucing Persia sudah terlanjur kusut, hal terbaik yang dapat dilakukan adalah dengan meminta bantuan profesional.

Bulu kusut bisa menyakitkan dan membuat kulit mereka tertarik atau bahkan terluka.

Proses memandikan ini juga bisa menjadi sarana mendekatkan diri secara emosional dengan kucing.

7Rutin Ke Dokter Hewan dan Vaksin

centrevilleanimalhospital.com

Vaksinasi wajib dilakukan untuk mencegah virus berbahaya menjangkiti kucing. Idealnya, vaksin pertama dilakukan ketika kucing sudah berusia dua bulan dengan berat badan yang cukup dan kesehatan yang baik.

Vaksin kedua merupakan booster/penguatan dari vaksin pertama, dilakukan sebulan setelah vaksin pertama. Dan untuk selanjutnya kucing wajib vaksin setiap tahun.

Jangan lupa untuk memberikan obat cacing bagi kucingmu. Terkadang kucing yang cacingan tidak terdeteksi, kemudian kamu baru mengetahuinya setelah cacing-cacing keluar dari kotoran si kucing.

Hal yang demikian bisa dikatakan cukup terlambat. Jadi kita harus mencegahnya dengan rutin memberikan obat cacing . Pemberian obat cacing biasanya dilakukan setiap 3 bulan sekali. Pastikan kucing dalam kondisi sehat ketika memberikan obat cacing.

8Berikan Alas Tidur yang Nyaman

hammacher.com

Agar memiliki perilaku yang bersahabat, manja dan menyenangkan, luangkanlah waktu untuk bermain dengan kucing.

Kucing yang aktif bermain akan menjadikan badannya sehat dan padat, tidak obesitas, dan berlebihan lemak. Berikan juga alas kandang atau tempat tidur yang nyaman.

Kucing persia senang sekali bermalas malasan, sebagian besar waktu nya dihabiskan untuk tidur. Jadi memberikannya bantalan atau karpet yang nyaman untuk dia tidur sangat berarti untuknya.

9Mengajak Kucing Jalan-jalan

floridafelines.blogspot.com

Sinar matahari di pagi hari dapat memang dapat membuat sehat tulang manusia, hal ini juga berlaku pada kucing.

Supaya kesehatannya lebih terjaga, kamu dapat mengajaknya jalan-jalan di pekarangan rumah. Di samping itu otomatis membuat si kucing berjemur di bawah sinar matahari pagi.

10Bergabung Di Komunitas

ceres.k12.ca.us

Terkadang kita mempunyai kendala dalam merawat kucing kesayangan. Jangan sungkan untuk mencari kawan yang sama-sama menyukai dan memelihara kucing untuk meminta saran dan berdiskusi.

11Bagaimana Cara Mengetahui Kucing Persia yang Sakit?

www.bekas.com

Tanda pertama bahwa kucing sedang sakit adalah adanya perubahan tingkah laku dan penampilan normalnya yang hanya bisa terlihat oleh kita.

Jika biasanya kucing yang senang bermain mulai menunjukkan sifat agresif, atau biasanya kucing yang ramah tiba-tiba kabur, penakut dan menjadi pemalu, segera cari tahu tanda lain penyakitnya.

Kurangnya respon ketika sedang dipanggil bisa disebabkan karena kucing sedang demam atau tuli temporer yang disebabkan serangan ear mites.

Kamu juga bisa mengetahui bahwa kucing sedang sakit dengan melihat feses si kucing. Feses kucing normal seharusnya padat, dan tidak terlalu bau menyengat. Jika feses kucing sedikit cair, berarti ia terkena diare.

Diare bisa terjadi karena perutnya yang bermasalah yang disebabkan akibat memakan makanan yang terkontaminasi, tapi juga bisa menjadi tanda dari penyakit yang lebih serius, terutama jika terjadi terus menerus. Sembelit juga menjadi masalah bagi kucing, terutama jika terlihat ada darah di fesesnya.

Jika kelopak mata ketiga – yaitu membran matanya – terlihat, itu menandakan adanya infeksi atau ada benda asing di matanya. Jika ada tanda kemerahan atau peradangan atau keluarnya kotoran kekuningan yang banyak dan terus menerus  dapat menjadi perhatian kita juga. Jika pupil matanya terlihat membesar atau tidak bereaksi pada cahaya terang, ini perlu segera ditangani dokter hewan.

Lapisan lilin di dalam telinga adalah normal, namun lapisan lilin berwarna coklat gelap menandakan adanya ear mites yang membutuhkan pengobatan dokter hewan. Cari juga apakah di telinga tertinggal biji-bijian, biasanya biji rerumputan.

Biji-bijian bisa tersangkut di kuping dan masuk ke saluran telinga, membuat kucing menggoyang-goyangkan dan mencakar-cakar telinganya.

Dinding saluran dan kelopak (pinna) telinga kucing sangat rapuh dan rentan kerusakan dalam perkelahian. Tusukan pada pinna seringkali menyebabkan hematoma (pembengkakan gumpalan darah pada jaringan) yang bisa menyebabkan infeksi jika tidak dirawat.

Jika telinga kucing sangat panas, si kucing mungkin si kucing sedang sakit, namun sebelum buru-buru ke dokter hewan, coba periksa dulu apakah si kucing berbaring dibawah sinar matahari atau di samping radiator.

Memiliki kucing persia yang patuh dan penurut memang menyenangkan sehingga bisa menjadi hiburan – hanya saja tidak semua kucing ini patuh terhadap pemiliknya, tapi jangan khawatir, karena yang diperlukan hanya kesabaran untuk melatih dan memelihara agar menjadi penurut, biasanya agar menjadi penurut membutuhkan waktu yang cukup lama, tapi jika dilakukan dengan dasar suka tidak akan terasa dan kita akan memiliki piaraan yang benar-benar menyenangkan.

Kucing persia termasuk salah satu dari jenis kucing yang disukai banyak orang, bulunya yang  panjang dan lebat menjadi daya tarik tersendiri, belum wajahnya yang tampak lucu dan menggemaskan sering membuat orang terpesona sehingga terdorong untuk memiliki, bahkan jenis hewan piaraan ini biasanya sangat penurut terhadap pemiliknya sehingga bisa dijadikan teman bermain yang menyenangkan

Namun seperti yang telah disebutkan pada tulisan sebelumnya, bahwa kucing termasuk binatang liar yang memiliki karakter ingin selalu bebas dan cendrung mengikuti kebiasaannya hidup di alam liar, walaupun istilah ‘Kucing’ yang selama ini kita kenal identik dengan hewan jinak yang selalu berdampingan dengan manusia, namun kita tetap harus melatihnya agar menjadi penurut agar sesuai dengan kehidupan dilingkungan manusia.

Kucing secara alamiah termasuk hewan yang bersih dan tidak mau membuang kotorannya sembarangan apalagi jika mengganggu manusia, namun jika kondisinya terpaksa ia bisa membuang kotorannya dimana saja, untuk itu sediakan tempat (toilet) khusus agar terbiasa membuang kotoran ditempat yang sudah disediakan,

Caranya setelah tempat disediakan, antarkan kucing pada tempat tersebut, misalnya pagi dan sore untuk membuang air. Jika tidak mau patuh dan masih buang air ditempatnya semula, bersihkan tempat sebelumnya  lalu ambil sedikit dari kotorannya letakkan ditempat yang baru agar tahu bahwa ditempat itu toilet khusus untuknya.

Adakalanya hewan juga membuatuhkan suasana riang dan tidak semata-mata berburu makanan dan tidur, tapi juga membutuhkan waktu rilek. Ajak kucing bercanda misalnya dengan melemparkan bola kecil agar bisa dijadikan obyek permain atau apa saja yang sekiranya tertarik.

Biarkan kucing dapat mengenali lingkungan dan kebiasaan disekitarnya, agar tidak takut dan stres misalnya memperkenalnya suara mesin cuci, penghisap debu, suara pintu, tamu dll, dengan demikian akan membuatnya bisa menyesuaikan diri dengan kondisi yang ada dilingkungan tersebut.

Membuat kucing tampak lebih percaya diri dan tidak merasa takut terhadap keadaan disekiranya akan membuat kucing lebih pintar, sehingga mampu berinteraksi dengan pemiliknya.

Seperti biasa kucing memiliki naluri liar, namun pada saat tertentu akan menjadi penurut bahkan menjadi penakut jika tidak bisa memperlakukannya dengan baik. Jika ada prilakunya yang tidak cocok sebaiknya jangan memukulnya cukup dengan isyarat bahwa hal itu tidak diperbolehkan

Misalnya mengucapkan kata ‘jangan’ dengan nada halus sambil menjaukan dengan cara mengangkat kucing secara berlahan dari obyek yang akan diambilnya, jika masih belum paham bisa dengan cara mencipratkan sedikit air diwajahnya.

Tapi jangan membentak misalnya ‘Hus Hus’ karena hanya akan membuatnya takut namun pada saat pemiliknya lengah akan mengulang kembali.

12Harga Pasaran Kucing Persia

www.meongku.com

Di dalam dunia bisnis, harga kucing Persia anakan tergolong cukup terjangkau yaitu rata-rata berkisar dari 500.000 hingga 1.500.000 sesuai dengan jenis dan kualitasnya.

Di samping itu, ada beberapa jenis kucing Persia anakan yang paling banyak diminati kalangan penggemar kucing atau pebisnis kucing. Diantaranya kucing Himalaya, kucing medium, kucing Persia mix, kucing Persia flatnose dan kucing Persia flatnose Longhair.

Secara umum harga kucing Persia relatif mahal karena biaya operasional perawatannya juga cukup tinggi. Namun, bagi para pebisnis kucing ataupun penggemar kucing Persia dapat mencari alternatif lain yaitu beralih pada kucing Persia anakan yang cukup terjangkau.

Bagi para pebisnis maupun penggemar kucing Persia anakan, saat memilih perlu melihat dahulu kualitas dan jenisnya.

Jenis kucing Persia yang paling banyak diminati adalah jenis Persia medium yang harganya relati murah, penampilannya kualitas medium, memiliki bentuk hidung semi mancung.

Selain itu, juga ada beberapa jenis kucing Persia anakan di pasaran yang harganya tidak jauh berbeda dengan kucing Persia medium.

Kucing Persia anakan meskipun harganya terjangkau tentu harus diketahui dahulu kualitasnya sebelum membeli atau pun menjualnya.

Suatu persamaan bahwa kualitas sangat berbanding lurus dengan harga selalu relevan dengan zaman sampai pada saat ini, sehingga ada beberapa faktor yang mempengaruhi harga kucing Persia anakan yaitu faktor kesehatan yang biasanya kucing mengalami gangguan kesehatan dan dapat menularkan penyakit kepada manusia.

Lalu faktor Ras (keturunan) dimana kucing Persia anakan yang di pasaran bukanlah kucing Persia asli atau kebanyakan hasil breed dengan kucing lokal.

Sedangkan kucing Persia murni sulit ditemukan dan tergolong langka serta cukup mahal. Kemudian vaksinasi bagi kucing Persia anakan akan menjadil nilai jual lebih tinggi sebab vaksinasi bagi kucing Persia anakan akan menjadi jaminan kesehatan terhadap kucing itu sendiri dan terhadap pemilik kucing.

Terakhir adalah faktor umur, tentunya juga berpengaruh terhadap kucing Persia anakan yang lebih produktif (lincah, lancar dan lain lain)`dibandingkan dengan kucing tua.

Bagaimana cara menemukan kucing Persia anakan yang harganya cukup terjangkau dengan kualitas yang sama? Ada beberapa langkah jitu dalam upaya menemukan kucing Persia anakan sesuai dengan kebutuhan pasar dengan tetap memerhatikan keterjangkauan harga dan kualitas terbaik.

Bagi pecinta kucing Persia anakan sebagai pembeli yang menginginkan kualitas terbaik dan juga menyanggupi harga di pasaran dapat langsung membelinya dari cattery berkualitas yang terdapat kucing Persia anakan terbaik, selain sudah tersertifikasi para pecinta kucing Persia anakan memilih kucing Persia asli dari asalnya.

Lain halnya bagi penggemar kucing Persia anakan yang memerhatikan harga yang bisa dijangkau, yang tidak peduli dengan kemurnian rasnya juga sangat peduli pada proses pembentukan penampilan berkualitas dapat membeli kucing Persia anakan yang murah di toko hewan peliharaan yang menyediakan kucing harga terjangkau berkisar dari 500.000 hingga mencapai 1.000.000. selain itu, dapat juga melalui toko online atau mencarinya di forum-forum pecinta kucing Persia anakan kalangan menengah di media-media sosial.

Satu hal yang perlu diperhatikan dalam proses transaksi online yaitu pastikan dahulu bertemu langsung dengan penyedia kucing Persia anakan lalu memastikan pula kesehatan kucing Persia anakan yang telah divaksinasi atau dengan kata lain telah bebas dari penyakit.

Bagi pebisnis kucing Persia anakan yang memilih segmen pasar skala menengah tentunya mencari kucing Persia anakan yang murah dan terjangkau.

Meskipun perbedaannya terletak pada kualitas ras dan mungkin saja pada penampilan fisik bukan berarti menutup peluang untuk bisa menyamai kucing Persia anakan kualifikasi kontes atau setara dengan harga pasaran.

Para pebisnis di skala ini dapat mengambil langkah dengan memulai melatih kucing Persia anakan baik dari segi penampilan, kualitas, dan karakter yang ingin dibangun sesuai permintaan pasar.

Hanya saja yang akan menjadi masalah biasanya terletak pada tools-tools perawatan yang membutuhkan biaya cukup besar, namun dapat ditaktisi sesuai kreativitas pebisnis itu sendiri dengan meminimalisir pengeluaran dalam proses pembentukan kualitas kucing Persia anakan.

Sehingga bukan hal yang mustahil harga kucing Persia anakan dapat terjangkau oleh kalangan menengah dan dapat bersaing di pasaran dalam hal kualitas

Harga kucing Persia anakan cukup beragam, dimulai dengan harga murah untuk kalangan menengah ke bawah dan harga cukup tinggi bagi kalangan menengah ke atas.

Ini pun menjadi pilihan sesuai dengan selera pembeli maupun pebisnis sebab para pecinta kucing Persia anakan memiliki kualifikasi tersendiri sesuai minatnya. Bukan hanya itu, pecinta kucing Persia anakan kerap melirik dari segi jenis dan tipenya.

Oleh karena itu, baik pebisnis maupun pembeli (konsumen) kucing Persia anakan penting memerhatikan semua spesifikasi yang sesuai keinginan dan kebutuhan pasar serta harus cerdas menentukan harga kucing Persia anakan sebagai peluang besar memperluas skala bisnis serta memperluas jaringan komunitas penggemar kucing yang tersebar di Indonesia maupun secara global.

Harga kucing Persia anakan ini sewaktu-waktu akan mengalami perubahan dilihat dari peluang pasar karena semakin banyak penggemar kucing Persia anakan ini maka peluang mengendalikan pasar dapat tercapai.

Bertanyalah kepada teman yang sudah berpengalaman. Jika kamu kesulitan mencari teman yang menggemari kucing, maka bergabunglah dengan komunitas pecinta kucing. Kamu akan mendapatkan pengetahuan lebih banyak.

Semoga bermanfaat.