lifewithcats.tv

Kamu Bukan Petualang Sejati Kalau Belum Punya Kucing Petualang Seperti Ini!

Posted on

Seorang petualang sejati tidak hanya memuaskan diri dengan melakukan perjalanan ke berbagai tempat eksotik di berbagai penjuru bumi. Seorang petualang harus memiliki jiwa yang tulus akan cintanya pada alam.

Menjaga habitat fauna yang dilindungi dan melestarikan flora yang terancam oleh kepunahan adalah keharusan petualang sejati. Tetapi semua itu belum sempurna tanpa petualanganmu yang mengagumkan dengan hewan-hewan peliharaanmu.

Tentu saja dibuktikan dengan foto-foto hewan peliharaanmu yang mantap dengan pose action keren. Berikut kompilasi foto-foto kucing yang melakukan kegiatan petualangan bersama pemiliknya.

Laura Moss memulai menulis di adventurecats.org setelah melakukan kompilasi beberapa cerita dan foto kucing-kucing peliharaan hasil adopsi yang melakukan petualangan mengesankan bersama pemiliknya.

Laura berharap dengan meyebarkan foto-foto ini dapat menghilangkan anggapan buruk pada kucing dan para pemiliknya. Kemudian hal tersebut dapat meningkatkan awareness dalam upaya adopsi kucing dari tempat-tempat penitipan hewan.

Kuli, One Eyed Surfer

boredpanda.com - Foto oleh Alex Gomez dan Krista Littleton
boredpanda.com – Foto oleh Alex Gomez dan Krista Littleton

Kuli kehilangan mata kirinya karena infeksi, ia diadopsi dari tempat penitipan hewan di Hawai. Pemilik Kuli mengungkapkan bahwa Kuli menjadi seolah “tahan air” karena beberapa masalah kesehatan yang pernah dialaminya.

matakucingberair.blogspot.com
matakucingberair.blogspot.com

Infeksi pada mata kucing dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti bakteri, virus dan jamur. Luka atau cedera juga dapat menyebabkan infeksi pada mata kucing. Beberapa gejalanya adalah mata kemerahan, berair, nyeri dan gatal.

Yuki, Penguasa Hutan Dan Sungai

boredpanda.com - Foto oleh Nathalia Valderrama Méndez
boredpanda.com – Foto oleh Nathalia Valderrama Méndez

Pemilik Yuki menduga bahwa anak kucing yang mereka temukan sengaja dibuang di Sungai di daerah Lithuania. Hal ini justru jadi awal petualangan mereka dalam meyelamatkan banyak kucing yang dibuang di daerah pinggiran hutan dan sungai.

Saat ini mereka terus mengadopsi kucing-kucing buangan itu dan bahkan berpetualang bersama mereka. Mendaki lembah dan gunung, hingga berenang bersama mereka di Swedia.

Shade, Penakluk Bebatuan yang Tangguh

boredpanda.com - Alyse-Beth Avery
boredpanda.com – Foto oleh Alyse-Beth Avery

Kucing ini, Shade, jelas seekor kucing petualang yang tangguh. Bersama pemiliknya, ia sering menggagahi akar-akar bebatuan yang terjal. Ia bahkan dapat melompatinya satu demi satu dengan jangkauan panjang kakinya yang kuat.

Georgie, Keturunan Marco Polo

boredpanda.com - Foto oleh Jessica Johnson
boredpanda.com – Foto oleh Jessica Johnson

Kucing petualang sejati tidak gentar menghadapi ketakutan terbesar mereka, air. Bahkan Georgie telah mengarungi lautan bersama pemiliknya ke lebih dari 16 negara.

Rencana berikutnya, sang pemilik akan membawa Georgie menghabiskan “sembilan nyawa”-nya dengan bertualang ke tujuh samudra dunia. Sepertinya Georgie memang punya darah keturunan Marco Polo. Mengagumkan.

Emma, Penjelajah Alam Liar Alaska

boredpanda.com - Foto oleh Nicole Gaunt
boredpanda.com – Foto oleh Nicole Gaunt

Emma Deans ia dinamai oleh pemiliknya, setelah diadopsi dari tempat penampugan hewan di Michigan. Sejak saat itu pula kucing yang tak kenal takut ini menjalani hari-harinya dengan penuh petualangan.

Emma bersama pemiliknya segera menjelajahi jalur trek alam liar yang telah dibuat oleh pemiliknya. Selain penjelajahan alam liar, Emma juga kokoh menempel pada pundak pemiliknya saat melakukan penjelajahan dengan sepeda.

Nah, bagaimana? Rencana petualangan Kamu berubah? Kucing adalah hewan cerdas yang sangat mudah beradaptasi dengan kondisi apapun. Kucing liar juga dapat bertahan menghidupi dirinya sendiri dengan baik tanpa sedikitpun bantuan dari manusia.

Namun, seiring berkembangnya kehidupan pedesaan menjadi kawasan pembangunan gedung, pabrik dan bangunan properti lainnya. Habitat kucing mulai terganggu, terutama pada negara-negara maju.

Jadi, mari perlahan biasakan memberikan makanan pada kucing liar yang mendekati rumah kita. Paling tidak itulah kompensasi bagi mereka karena pembangunan manusia menggusur habitat bebas kucing-kucing liar.

[td_smart_list_end]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *