Pesona kuda arab begitu mengesankan sejak dahulu. Banyak peradaban yang memposisikan kuda arab sebagai bagian penting dalam keberadaan mereka. Karakteristik khususnya teridentifikasi sejak awal sejarah peradaban manusia.

1Asal Usul Kuda Arab

pixdaus.com

Para ilmuwan Arab mengungkapkan bahwa kuda Arab, khususnya spesies equus cabattm bermigrasi dari Amerika Utara ke Asia Tengah sekitar 2500 Sebelum Masehi. Kemudian kuda ini dijinakkan oleh bangsa-bangsa di Asia Tengah. Namun tidak banyak yang tahu bagaimana kuda ini berkembang biak.

Sebagian ahli mengatakan, kuda Asia Tengah bermigrasi ke Semenanjung Arabia hingga sampai di wilayah Afrika Utara, di mana peternakan kuda banyak berkembang di sana.

Sumber lain seperti The Encyclopaedia of Islam mengatakan bahwa kuda Arab dikembangkan dari persilangan kuda dari wilayah Suriah dan Palestina dengan kuda dari wilayah Najd dan Yaman. Tentara Islam lah yang berperan menyebarkan jenis kuda ini ke penjuru dunia.

Belakangan muncul kuda jenis baru yang merupakan keturunan kuda Arab dengan kuda lainnya seperti kuda Asiria, Caspians atau Barbs dan kuda-kuda ini kemudian kembali ke Semenanjung Arab dengan kondisi lebih unggul dibanding generasi sebelumnya.

2Catatan Sejarah Kuda Arab pada Peradaban Kuno

id.wikipedia.org

Sebagai contoh ditemukannya pahatan batu berumur 2500 tahun di Semenanjung Arabia berbentuk kuda yang memiliki beberapa ciri khas seperti bentuk kuda arab. Artefak lainnya ditemukan pada lukisan kuda di dinding makam Mesir kuno dan fragmen dekorasi Pathernon denan ciri yang sama.

3Catatan Sejarah Kuda Arab di Barat

presidentsusa.net

Kuda Arab saat ini menjadi satu kepingan mozaik sejarah peradaban dunia, baik yang ada di Barat maupun di Timur Tengah. Salah satunya dalam sejarah perjuangan revolusi Amerika Serikat, George Washington dikabarkan menggunakan kuda arab sebagai tunggangannya melintasi medan.

Sebagaimana seorang Napoleon Bonaparte dalam perjalanan sejarahnya juga dilaporkan telah menempuh perjalanan sejauh 80.500 kilometer atau sekitar 50.000 mil di wilayah Marengo dengan menunggangi kuda arab. Seperti dapat dilihat dalam lukisan seniman Perancis, Delacroix.

4Catatan Sejarah Kuda Arab di Timur Tengah

photo.jkscatena.com

Di Timur Tengah pun, kuda arab telah berpartisipasi dalam mengukir sejarah militer. Richard, Sang Lion Heart begitu terpana dengan keindahan kuda arab di masa perang salib. Bahkan sampai mengatakan bahwa Terusan Suez tergantung pada kuda arab milik Ferdinand de Lesseps.

Saat itu de Lesseps sangat membutuhkan kuda untuk berlari di gurun Arab, khususnya antara Kairo dengan Aleksamdria guna membangun kanal. Dengan kuda arab yang terkenal tangguh, de Lessep mampu melompat tinggi dan membuat para pemimpin Mesir kagum dan terkesan.

Pada akhirnya mereka memutuskan untuk menyetujui pembuatan kanal dilanjutkan oleh de Lesseps.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here