Berlibur ke penjuru nusantara rasanya tak lengkap jika tak membeli buah tangan. Oleh-oleh dapat menjadi salah satu cara untuk berbagi kebahagiaan bersama tetangga atau sanak saudara.

Oleh-oleh merupakan pertanda rasa sayang kita terhadap mereka meskipun kita sedang berada di tempat yang jauh. Nusantara kaya akan keragaman kuliner. Masing-masing daerah memiliki makanan khas yang unik.

ceritaperut.com
ceritaperut.com

Sayangnya banyak diantara oleh-oleh yang ada tidak memiliki umur simpan lama, sehingga harus segera dihabiskan ketika sampai di rumah. Padahal sering kita ingin menyimpan oleh-oleh dalam waktu yang lama.

Namun, ada beberapa oleh-oleh khas nusantara yang awet bahkan sampai berbulan-bulan. Biasanya oleh-oleh yang awet rasanya manis dan teksturnya kering.

Nah, berikut ini ada 5 kuliner nusantara yang awet dan cocok buat oleh-oleh saudara atau kawan kamu yang mungkin akan menetap lama di luar negeri.

1Rendang

masterresep.com

Makanan dengan berbagai tingkatan pedas khas Provinsi Sumatera Barat ini awet sampai 3 bulan tanpa harus dipanaskan dan tidak terjadi perubahan warna dan rasa.

Ciri khas rendang khas Pariaman adalah warnanya coklat tua dan bumbu rendang yang hampir kering. Waktu pemasakannya pun cukup lama, 8 jam dengan api kecil.

Masakan terenak sedunia menurut CNN Internasional dalam World’s 50 Delicious Food ini dahulunya merupakan sajian untuk raja-raja dan kaum bangsawan. Rasa pedas sangat cocok dikombinasikan dengan rasa gurih dari santan kelapa.

2Gudeg Kering

yogyakarta.panduanwisata.id

Berbeda dengan Rendang, gudeg tidak berasal dari lingkungan kerajaan. Gudeg adalah makanan tradisional rakyat. Gori atau nagka muda yang merupakan bahan utama membuat gudeg sangat berlimpah di kebun-kebun rakyat Jogjakarta.

Makanan yang memiliki rasa manis ini dahulunya hanya tersedia dalam versi basah yang tidak tahan lama. Namun seiring tuntutan wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri yang menginginkan gudeg sebagai oleh-oleh, lahirlah gudeg dalam versi kering.

Gudeg kering ini selain lebih awet ternyata juga berdampak menambah keuntungan home industry gudeg di Jogja.

3Geplak Jogja

kuliner.panduanwisata.id

Makanan manis yang juga berasal dari Jogja ini juga memiliki tahan lama. Warna geplak berwarna-warni sehingga menarik untuk anak-anak. Sejarah geplak sangat berkaitan dengan banyaknya pabrik gula, perkebunan tebu dan perkebunan kelapa.

Bahan utama dari geplak adalah kelapa dan gula, sehingga rasanya manis dan gurih. Geplak sangat mudah dijumpai di deretan toko oleh-oleh di Jogja, Bantul dan sekitarnya.

4Wajik Ketan

dapurcabi.blogspot

Masih berkaitan dengan makanan manis, oleh-oleh yang juga awet adalah wajik ketan. Oleh-oleh khas Solo ini terbuat dari bahan dasar beras ketan, gula jawa, santan kelapa dan jahe. Warna wajik ketan saat ini bukan hanya coklat, namun juga hijau bahkan merah muda.

Makanan yang lengket dan legit ini awet meskipun disimpan di suhu ruang. Terlebih lagi jika dikemas dalam kemasan yang kedap udara.

5Bakso Asli Wonogiri

silmas2010.wordpress.com

Bola daging yang berasal dari Wonogiri ini sudah sangat familiar. Kamu tidak harus datang ke Wonogiri langsung untuk dapat menikmati semangkuk bakso. Hampir di semua wilayah di Indonesia terdapat penjual bakso.

Bahkan bakso diproduksi oleh perusahaan makanan besar dalam kemasan. Bakso memiliki umur simpan yang cukup lama apabila di simpan di freezer. Penyimpanan harus di freezer karena daging merupakan bahan makanan yang cepat rusak oleh mikroorganisme.

Pembuatan kuah bakso pun tidak terlalu sulit. Kamu hanya membutuhkan bawang putih, garam dan lada. Biar lebih nikmat tambahkan air rebusan tulang sapi.

Jika kamu malas untuk meracik bumbu kuah bakso, saat ini kamu juga dapat membeli bumbu kuah bakso instan.

Selain makanan-makanan di atas, masih banyak kuliner khas Indonesia yang awet dan siap menggoyang lidahmu. Jadi tidak ada lagi alasan untuk tidak mencintai kuliner Indonesia.