Kita pasti pernah mendengar jika pemuda itu adalah kunci generasi penerus bangsa, namun melihat relaita saat ini, mayoritas kondisi seorang pemuda indonesia belumlah mengarah kesitu. Karena penulis seorang mahasiswa, berapa persenkah teman-teman di sekolah kita yang benar-benar peduli soal bangsa ini? Pengalaman saya penulis, pernah bertanya kepada seorang teman tentang “bagaimanakah menurutmu soal keputusan pemimpin A?” teman penulis menjawab “aku tidak peduli pada hal itu”. Hal ini menunjukan masih jauhnya harapan yang diberikan kepada pemuda yang sebenarnya.

 

Bagaimanakah seharusnya seorang pemuda itu?

Seorang pemuda seharusnya memperhatikan masa mudanya dengan baik, karena fase ini adalah persiapan untuk menuju masa depan. Ada pepatah yang mengatakan “Muda foya-foya, tua kaya raya, mati masuk surga” ini adalah hal yang mustahil, seorang pemuda yang hanya mencari kesenangan yang tak berguna, tidaklah mungkin bisa menjadi kunci generasi penerus bangsa. Seharusnya pemuda adalah sosok  yang produktif, optimis, berfikir maju dan berintelektual. Dengan memperhatikan masa muda maka akan adanya pergerakan perubahan ke arah yang lebih baik, karena yang diharapan dari pemuda adalah menjadi pelopor untuk mencetuskan perubahan, pengganti dari pemuda yang terdahulu, dan pengontrol bangsa.

 

Lalu bagaimana menjadi pemuda yang islam?

Menjadi seorang beragama islam itu dengan melaksanakan rukun islam dan rukun iman, kita sudah bisa menjadi seorang muslim yang baik. Namun apakah seorang pemuda hanya akan berhenti sebatas itu?

Pemuda sangat identik dengan mahasiswa, dan karena penulis juga seorang mahasiswa, bagaimanakah seorang pemuda/mahasiswa muslim itu?

Seperti dalam surat Ali-Imran ayat 104 “Jadilah di antara kamu sebaik-sebaik umat yang mengajak kepada kebaikan, menyeru kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang mungkar. Mereka itulah orang-orang yang beruntung.” Ternyata kita sebagai umat muslim diperintah juga untuk mengajak pada kebaikan atau lebih dikenal dengan berdakwah, karena itulah adanya Lembaga Dakwah Kampus yang menjadi sarana dakwah kita sebagai mahasiswa muslim. Dengan mengoptimalkan peran kampus dalam proses perubahan masyarakat menuju masyarakat yang lebih baik. Dakwah di kampus juga bisa dijadikan sebagai tempat latihan beramal, mempersiapkan diri untuk memasuki dakwah di masyarakat kelak. Dakwah kampus merupakan tempat yang paling strategis untuk mencetak kader dan meluluskan tokoh serta pemimpin masyarakat di segala bidang. Pemuda seperti inilah yang mampu mejadi kunci generasi penerus bangsa.