Salah satu cara penting bagi seseorang untuk menjadi hamba yang terus dalam ke istiqomahan adalah selalu akan ingat aib sendiri, ingat kesalahan dan dosa yang sudah banyak dilakukan.

Melihat aib sendiri merupakan suatu bentuk koreksi diri yang manfaatnya banyak sekali untuk kepribadian dan peningkatan ibadah seseorang. Hal ini sangat penting bagi seorang muslim yang senantiasa ingin dekat kepada ALLAH Swt.

Karena dengan melihat aib atau borok sendiri seorang muslim akan senantiasa hati-hati, tidak ceroboh melakukan dosa dan seketika itu juga merupakan terapi yang sangat bagus jika ingin berbuat kebaikan.

Tentu semua orang mempunyai aib masing-masing, kesalahan dan dosa masing-masing,yang dimana semua itu perlu diingat terus agar kualitas keimanan terus meningkat, untuk mengingat aib itu kita bisa melakukan 4 langkah di bawah ini.

1Duduk Bersama Para Ulama, Syaikh Atau Ustad

santriclumut.blogspot.com

Duduk bersama para ulama, ustad atau syaikh akan memberikan efek positif bagi kita, kita melihat bagaimana bersih dan tenangnya jiwa mereka, sehingga akan membuat kita terlihat tidak ada apa-apanya.

Mereka juga tawadhu’, fokus terhadap ibadah akan membuat kita serasa manusia terburuk yang tidak punya amalan sama sekali. Tentu ini akan membuat kita ingat dan seperti membaca satu-persatu aib, dosa dan kesaahan yang kita perbuat.

Selain itu duduk bersama mereka maka yang akan keluar adalah nasehat-nasehat yang baik, kata-kata yang halus tapi dalem nancep ke hati, ini akan memberikan terapi yang sangat bagus bagi diri dan hati kita.

2Bersahabat dengan Orang-Orang Shalih

mustanir.com

Dengan bersahabat orang-orang yang shalih akan selalu mengingatkan kita pada aib dan kejelekan kita.

Mereka yang shalih akan membuat diri kita seperti baru bangun dari tidur yang panjang. Dalam hati akan berkata, “Subhanallah mereka bisa shalih, trus kenapa saya ini” dan sejenisnya.

Bersahabat dengan mereka juga akan senantiasa menjaga kita dari perbuatan maksiat, mengurangi kegiatan yang negatif dan tentunya akan ada saling menasehati dalam kebaikan

3Membaca Aib dari Cercaan Orang Lain

smstauhiid.com

ALLAH menciptakan 2 telinga dan 1 mulut salah satu hikmahnya adalah kita harus banyak mendengar daripada berbicara, kita harus jadi pendengar yang baik, sabar dan lebih bijak menanggapai cercaan dan ejekan orang lain.

Yang perlu kita ketahui adalah justru penilaian yang paling benar terhadap diri kita adalah pendapat orang lain. Mereka lebih tajam dan lebih mengetahui kejelekan kita dan ini bisa menjadi bahan utnuk mengetahui aib diri serta untuk perbaikan.

4Selalu Bercermin dan Terus Mengevaluasi Diri

andriewongso.com

Yang terakhir agar kita ingat aib, kesalahan dan dosa kita adalah selalu bercermin terhadap diri sendiri, ingat siapa diri kita, untuk apa kita diciptakan dan kenapa kita diciptakan.

Selain itu terus evaluasi diri minimal setiap 1 minggu sekali, berapa banyak dosa dan kesalahan yang sudah diperbuat dan berapa banyak amalan yang dikerjakan dengan baik, kalau perlu catat di kertas agar kita tahu dengan jelas.

Dengan begitu kita akan tahu lebih banyak mana dosa daripada kebaikan yang kita lakukan, sehingga akan terus ada perbaikan dalam hidup kita.

Semoga bermanfaat ya