Mungkin di antara kita ada yang menyimpan rasa kesal dan kecewa kepada kedua orang tua kita. Kecewa atas perlakuan mereka di masa lalu kepada kita dan kecewa karena hingga hari ini kamu merasa bahwa mereka tidak pernah memahamimu sepenuhnya.

Tapi anggapan kita yang seperti ini, seringkali tidak selamanya benar. Ada banyak sisi yang tidak kita ketahui tentang kedua orang tua kita. Mungkin sampai kapanpun kita tidak pernah tau, sebelum kita jadi orang tua seperti mereka atau ketika kedua orang tua kita menuliskan surat seperti ini kepada kita.

Untuk anakku yang semakin beranjak dewasa

Sejak pertengkaran kita tempo hari, kami jadi semakin tau bahwa ada kekecewaan dihatimu terhadap kami. Oleh karena itu, semoga surat ini bisa menjawab semua kekecewaan yang kamu rasakan, Nak.

Back

1. Tidak Terasa Kamu Sudah Semakin Dewasa

Kami sebagai orang tua seringkali lupa bahwa dirimu kini sudah beranjak dewasa. Padahal, kami masih ingat dengan jelas suara tangisanmu ketika lapar atau menginginkan sesuatu di malam hari ketika kami semua telah lelap tertidur.

Maafkan kami jika sering mengaturmu untuk melakukan ini dan itu, karena yang kami ingat kamu begitu lemah dan belum tau apa-apa tentang kehidupan ini. Kami lupa bahwa kamu telah beranjak dewasa, Nak. Ternyata kamu punya keinginan sendiri dan kamu punya kemampuan untuk menyelesaikan masalahmu sendiri. Di titik ini maafkanlah kami.

ummi-online.com
Back