edubuku.com

Macam-macam Riba yang Harus Kamu Hindari

Posted on

Semakin berkembangnya zaman, semakin beragam pula model transaksi keuangan yang terjadi didunia saat ini. Ketika masih kecil yang kamu tahu mungkin hanya sebatas membeli dan menjual, atau menukar uang kertas menjadi uang receh.

Tetapi semakin beranjak dewasa, kamu mulai dipertemukan dengan ragam hal yang berhubungan dengan uang. Mulai dari jual beli yang tidak menggunakan uang, simpan pinjam, bunga di tabungan bank, atau hal-hal lainnya yang memiliki hubungan kental dengan uang.

Dalam islam hukum keuangan diatur secara mendetail. Salah satu yang harus kamu tahu adalah fiqih tentang riba. Riba adalah penambahan yang diambil tanpa ada satu transaksi pengganti atau penyeimbang yang dibenarkan syariah.

Bingung?

Nah, misalnya kamu meminjam uang dari temanmu sebesar lima puluh ribu. Satu bulan kemudian ketika kamu hendak membayar hutang, ternyata temanmu menagih sebesar enam puluh ribu. Inilah yang dinamakan riba.

Hati-hati ya, ada hadits yang berbunyi :

Dari Jabir ra berkata, “Rasulullah melaknat orang yang memakan riba, orang yang memberikannya, penulisnya dan saksinya. Lalu beliau berkata, “mereka semua adalah sama.” (H.R. Muslim)

Nah! Siapapun yang terlibat dalam riba, akan mendapatkan laknat dari Allah dan rasul-Nya. Berhati-hatilah ya.

Riba ternyata memiliki banyak jenis. Dan ini harus kamu ketahui karena akan sangat berguna untuk menghindari transaksi yang mengandung unsur riba. Tidak ingin jadi manusia terlaknat kan?

Riba Fadhl

kabar17.com
kabar17.com

Riba fadhl adalah riba yang timbul akibat pertukaran barang sejenis yang tidak memenuhi kriteria. Misalnya secara kualitas, kuantitas dan proses penyerahannya tidak dilakukan secara tunai.

Pertukaran jenis ini memang tidak memliki kejelasan bagi kedua belah pihak terhadap barang yang ditukar. Dalam lembaga keuangan perbankan, riba fadhl dapat ditemui pada transaksi jual beli valuta asing yang tidak dilakukan secara tunai.

Misal lainnya adalah, kamu menukarkan cincin emas 24 karat sebesar 5 gram dengan cincin emas 24 karat sebesar 4 gram. Nah kelebihannya itulah yang dinamakan dengan riba.

Riba Nasi’ah

www.voaindonesia.com
www.voaindonesia.com

Riba nasi’ah adalah riba yang timbul akibat hutang piutang yang tidak memenuhi kriteria untuk muncul bersama resiko dan hasil usaha yang muncul bersama biaya.

Atau dengan bahasa yang mudah, riba nasi’ah bisa terjadi pada akad jual beli dengan proses penyerahan barang yang dilakukan beberapa waktu kemudian.

Riba nasi’ah juga bisa terjadi ketika ada yang membeli buah-buahan atau pohon yang masih kecil, tetapi diserahkannya saat sudah besar atau sudah berbuah. Misal lainnya ketika membeli dimusim kemarau namun diserahkan ketika musim dingin.

Riba Yadi

esdynoa.wordpress.com
esdynoa.wordpress.com

Yang dimaksud riba yadi adalah akad jual beli barang sejenis dan sama timbangannya, tetapi penjual dan pembeli berpisah sebelum melakukan serah terima. Seperti penjualan kacang atau ketela yang masih didalam tanah.

Ya dipanen dulu deh, baru dijual. Hehe.

Riba Qordhi

ngomongbae.com
ngomongbae.com

Yang ini adalah riba saat melakukan pinjam-meminjam dengan syarat harus memberi kelebihan saat mengembalikannya. Misalnya Udin meminjam uang pada Budi sebesar lima ratus rupiah, tetapi budi memberikan syarat untuk mengembalikan sebesar seribu rupiah.

Waduh Budi, ngga boleh gitu ah sama Udin.

Beberapa jenis riba yang dipaparkan diatas memang sangat perlu diperhatikan. Karena saat ini jenis pertukaran uang atau aktifitas yang berhubungan dengan uang sudah sangat banyak jenisnya, ditambah lagi semakin samar mana yang putih dan hitam.

Jadi kamu perlu mengetahui ilmunya agar tidak menyentuh larangan-Nya.

[td_smart_list_end]

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *